Friday, July 3, 2026
Jul 03, 2026Cari
Nasional

Sopir Penabrak Warung Diminta Bertanggung Jawab

DENPASAR, NusaBaliWarung ayam geprek yang rusak setelah ditabrak mobil dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Ahmad Yani Utara, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Selasa (30/6) sore sekitar pukul 16.00 WITA, ditutup sementara. Selain menunggu proses perbaikan, warung terse

DENPASAR, NusaBaliWarung ayam geprek yang rusak setelah ditabrak mobil dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Ahmad Yani Utara, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Selasa (30/6) sore sekitar pukul 16.00 WITA, ditutup sementara. Selain menunggu proses perbaikan, warung tersebut juga belum beroperasi karena akan menggelar upacara.Pemilik bangunan, Kesuma Jaya, 63, kepada NusaBali saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (2/7) mengatakan akan menggelar upacara sekaligus melakukan perbaikan bangunan. Ia juga mengaku belum menerima panggilan dari kepolisian untuk dipertemukan dengan pengemudi mobil yang menabrak warung tersebut.Kesuma Jaya berharap pengemudi mobil itu bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan akibat kecelakaan. "Belum ada panggilan. Harusnya bertanggung jawab mengganti kerusakan. Sementara ini kami berinisiatif memperbaiki dulu karena tidak bisa menunggu lama," ujar Kesuma Jaya.Ia mengatakan kerusakan yang dialami meliputi gerobak dagangan, pelinggih, serta sepeda motor milik karyawan dan pengunjung. Khusus kerusakan pada bangunan, terutama pelinggih, kerugiannya ditaksir sekitar Rp5 juta, belum yang lainnya. "Kerugian yang dialami pedagang belum dapat dihitung karena merupakan tanggung jawab masing-masing," ucapnya.Kesuma Jaya juga menyampaikan bahwa salah seorang karyawan warung yang mengalami luka bakar dalam peristiwa tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wangaya. Sementara itu, warung belum kembali beroperasi karena masih mempersiapkan pelaksanaan upacara di pelinggih yang terdampak kecelakaan. "Warungnya belum dibuka karena kami masih mempersiapkan upacara terlebih dahulu," pungkasnya.Sementara itu, Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol M. Bhayangkara Putra Sejati mengatakan kasus tabrakan warung tersebut masih didalami dan belum ada penetapan tersangka. Penyidik Satlantas Polresta Denpasar masih menggali keterangan dari pengemudi mobil Suzuki XL7 DK 1926 ADU, Eko DAS, 34.Hasil pemeriksaan sementara terhadap pengemudi menunjukkan kecelakaan diduga terjadi karena kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan. "Setelah kami dalami, pengemudi mengaku kurang konsentrasi saat berkendara. Bukan microsleep. Saat membuka kaca mobil, dia sempat meleng sehingga kendaraan tiba-tiba hilang kendali," jelas Kompol Bhayangkara saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (2/7).Hasil pemeriksaan juga mengungkapkan bahwa pengemudi tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba. Hal itu dipastikan berdasarkan hasil tes urine. "Hasil tes urine sopir mobil tersebut negatif," ujarnya.Kompol Bhayangkara menjelaskan hingga kini belum dilakukan mediasi antara pengemudi dengan para korban maupun pihak yang mengalami kerugian. Sebab, salah seorang korban masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat tersiram minyak panas saat kecelakaan terjadi."Sementara belum ada mediasi. Nanti setelah korban pulang dari rumah sakit, kami akan mempertemukan kedua belah pihak. Harapannya bisa diselesaikan secara baik-baik, tetapi keputusan tetap berada di tangan korban," katanya.Sebelumnya diberitakan, mobil Suzuki XL7 bernomor polisi DK 1926 ADU yang dikemudikan Eko DAS, 34, menabrak warung ayam geprek di Jalan Ahmad Yani Utara, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Selasa (30/6) sekitar pukul 16.00 Wita.Akibat kejadian tersebut, dua karyawan warung, Lena KS, 26, dan I Ketut Sugi JA, 30, mengalami luka-luka. Lena KS mengalami luka bakar di sekujur tubuh akibat tersiram minyak goreng mendidih dari kuali yang sedang digunakan untuk menggoreng ayam. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Wangaya Denpasar untuk menjalani perawatan intensif.Sementara itu, I Ketut Sugi JA mengalami luka ringan pada kaki akibat cipratan minyak goreng yang tumpah dari kuali. Korban tidak sampai dilarikan ke rumah sakit.Selain kedua karyawan tersebut, seorang pelanggan bernama Eko Budi Nugroho juga mengalami nyeri pada kaki kiri akibat benturan. Saat kejadian, korban sedang menunggu pesanannya di warung tersebut. Korban juga tidak sampai dilarikan ke rumah sakit. 7pt

Sumber: Nusa Bali Musik

Artikel Terkait

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar