Saturday, July 4, 2026
Jul 04, 2026Cari
Nasional

Dimulai Agustus, Penataan Kabel Bawah Tanah di Sanur

Penurunan kabel udara di kawasan Sanur ditargetkan mulai dieksekusi pada pertengahan Agustus 2026 setelah regulasi pendukung hampir seluruhnya rampung.Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan seluruh regulasi utama telah selesai disusun. Saat ini pemerintah hanya menuntaskan sa

Penurunan kabel udara di kawasan Sanur ditargetkan mulai dieksekusi pada pertengahan Agustus 2026 setelah regulasi pendukung hampir seluruhnya rampung.Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan seluruh regulasi utama telah selesai disusun. Saat ini pemerintah hanya menuntaskan satu Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur tarif pelaksanaan sebelum pekerjaan dimulai. “Regulasi pada dasarnya sudah selesai. Tinggal satu Perwali mengenai tarif yang sedang diproses. Setelah itu penurunan kabel di kawasan Sanur bisa segera dilaksanakan,” ujar Arya Wibawa, di Denpasar, Jumat (3/7).Penataan tahap awal akan difokuskan di kawasan Sanur meliputi Jalan Danau Poso, lanjutan Jalan Danau Tamblingan, Jalan Cemara, serta sejumlah ruas di sekitarnya. Selain memindahkan jaringan utilitas ke bawah tanah, pemerintah juga akan melakukan penataan lampu penerangan jalan agar memiliki desain yang seragam dan mendukung estetika kawasan wisata.Di sisi lain, program Extended Common Utility Tunnel (ECUT) di kawasan Jalan Danau Poso dan sekitarnya belum masuk dalam pelaksanaan tahun ini. Pemkot menargetkan seluruh kawasan Sanur, termasuk pembangunan utilitas bawah tanahnya, dapat dituntaskan pada 2027.Selain Sanur, penataan jaringan utilitas bawah tanah juga akan dilanjutkan di Kawasan Heritage Jalan Gajah Mada. Menurut Arya Wibawa, seluruh regulasi untuk kawasan tersebut telah siap sehingga pelaksanaan dapat segera dilakukan.Pemerintah juga telah menyiapkan kelanjutan penataan kawasan Heritage pada 2027 dengan menyasar Jalan Sumatera dan Jalan Thamrin. Penyelesaian proyek sempat mengalami penyesuaian setelah sebagian anggaran dialihkan untuk mendukung penanganan persoalan sampah di Kota Denpasar. “Kami berharap pada 2027 penataan kawasan Heritage dapat dituntaskan, termasuk seluruh jaringan kabel utilitasnya,” katanya.Arya Wibawa menjelaskan, penataan utilitas bawah tanah di Kota Denpasar dilakukan secara bertahap menggunakan sistem klaster. Setelah kawasan wisata Sanur dan kawasan Heritage Jalan Gajah Mada, pemerintah akan melanjutkan penataan ke kawasan bisnis sesuai skala prioritas. “Wilayah Denpasar cukup luas sehingga penataan dilakukan bertahap dengan sistem klaster. Setelah kawasan wisata dan heritage, selanjutnya akan dilanjutkan ke kawasan bisnis agar wajah Kota Denpasar semakin tertata, rapi, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujar Arya Wibawa.7mis

Sumber: Nusa Bali

Artikel Terkait

a
admin⏱ 2 menit baca

admin adalah kontributor di WarKini. Artikel ini diterbitkan pada 04 July 2026.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar