Band Ungu menggelar konser tunggal bertajuk "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" pada 30 Oktober 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Kabar ini diumumkan Ungu lewat unggahan di akun Instagram mereka pada Jumat (3/7). Mengenai konser tunggal Ungu dibenarkan oleh pemain bas Ungu, Makki Parikesit.
"Iya (Ungu gelar konser tunggal)," kata Makki kepada kumparan, Jumat (3/7).

Alasan Konser Ungu Digelar
Konser Ungu "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" merupakan bentuk perayaan terkait tiga dekade mereka berkarya.
Selain itu, penyelenggaraan konser tunggal Ungu merupakan bentuk apresiasi untuk para penggemar mereka, Cliquers, yang telah mendukung selama ini.
Makki mengungkapkan bahwa perjalanan selama 30 tahun bukan hanya tentang musik, tetapi juga mengenai persahabatan yang terus bertahan. Konser ini menjadi momen yang penuh makna dan refleksi.
"Selama 30 tahun, kami belajar bahwa yang membuat Ungu tetap berdiri bukan hanya lagu-lagu yang kami ciptakan, tetapi juga persahabatan, kepercayaan, dan dukungan luar biasa dari para penggemar," tutur Makki dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Jumat (3/7).

Ucap Terima Kasih Lewat Konser
Vokalis Ungu, Pasha, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama para penggemar. Menurutnya, tidak banyak band yang diberi kesempatan untuk terus berkarya.
"Kami sangat bersyukur karena perjalanan ini tidak pernah kami lalui sendirian. Ada jutaan orang yang tumbuh bersama lagu-lagu Ungu, dan konser ini adalah cara kami mengucapkan terima kasih kepada mereka," ucap Pasha.
Gitaris Ungu, Enda, mengatakan lagu-lagu yang mereka ciptakan telah menjadi bagian dari kisah hidup banyak orang. Dalam konser "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter", Ungu ingin menghidupkan kembali semua kenangan itu.
Gitaris Ungu, Onci, memastihkan bahwa konser "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" akan menghadirkan energi yang berbeda. Bakal banyak kejutan di konser tersebut.
Sementara itu, drummer Ungu, Rowman, mengungkapkan konser "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" sebagai bagian dari warisan yang ingin terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
"Harapan kami sederhana, semoga lagu-lagu Ungu tetap hidup, terus didengarkan, dan dapat menemani generasi berikutnya seperti halnya menemani perjalanan hidup banyak orang selama ini," ungkapnya.
Penjualan Tiket Konser Ungu
Tiket presale konser Ungu "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" dijual mulai 8 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Tiket bisa dibeli di Tiptip.id.
Tiket dijual dalam enam kategori yakni Diamond, Platinum, Gold, Silver, Golden Festival, dan Festival. Harga tiket presale dijual mulai dari RP 550 ribu sampai Rp 1 juta. Sementara itu, harga normal tiket konser Ungu dijual dengan harga Rp 700 ribu sampai Rp 1,3 juta.
SVP Entertainment Business TipTip, Astri Novanita Ali, mengatakan bahwa konser Ungu "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" merupakan sebuah pengalaman yang dirancang untuk menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan musik Indonesia.
"Selama 30 tahun, Ungu telah menjadi bagian dari perjalanan hidup jutaan masyarakat Indonesia. Lagu-lagu mereka hadir di berbagai fase kehidupan, menemani kebahagiaan, kehilangan, harapan, hingga perjalanan spiritual banyak orang. Pencapaian sebesar ini layak dirayakan melalui sebuah pertunjukan yang juga luar biasa," kata Astri.
Sumber: Kumparan
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Komentar