SURABAYA: Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas mengatakan rencana pemerintah akan menggratiskan sekolah swasta dan negeri pada tahun 2027 merupakan langkah progesif yang patut di apresiasi.
Politisi PKS tersebut mengatakan sekarang ini yang menjadi masalah serius dalam dunia pendidikan terkait dengan aksesibilitas dan pemerataan kualitas serta kesenjangan kualitas penyelenggaraan pendidikan
“Apalagi kalau berbicara tentang perbedaan perbedaan antara sekolah negeri, sekolah pelat merah dengan sekolah swasta antara sekolah yang ada di tengah kota dengan sekolah yang ada di daerah pinggiran dan di desa-desa,” jelasnya, Sabtu( 4/2026).
Puguh mengatakan dengan adanya sekolah gratis bagi negeri dan swasta itu menjadi salah satu wujud komitmen terhadap melahirkan generasi berkualitas bangsa.
“Nah perkara apakah fiskal mampu untuk melakukan itu, saya pikir hari ini itu dana pendidikan yang sudah dimandatorikan di dalam undang-undang mandatori spending 20%,” jelasnya
20 persen tersebut yang digunakan di kementerian yang terkait dengan pendidikan begitu itu, kata Puguh tersebar di semua kementerian yang secara fungsional memang untuk penyelenggaraan pendidikan
baik itu infrastruktur, pengadaan, dan sebagainya
“Tetapi kalau berbicara tentang inti dari, kalau berbicara inti terkait dengan mandatori spending harusnya dana pendidikan itu fokus ya 20%”sambungnya.
APBD harusnya fokus untuk kemudian penyelenggaraan pendidikannya
meningkatkan kualitasnya termasuk salah satunya untuk memberikan subsidi terhadap apa namanya aktualisasi
atau mewujudkan sekolah gratis.
“Sekolah enggak perlu bayar, buku-buku dibelikan, fasilitas disiapkan guru-guru gajinya dipenuhi dengan layak, dengan baik
kalau sudah seperti itu, maka cita-cita bersama untuk melahirkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul yang berdasar yang saya pikir akan sangat mungkin bisa terwujud,” lanjutnya.
Puguh Wiji Pamungkas mengatakan sekarang ini memang butuh pencermatan arah kebijakan terkait tata kelola refocusing terkait dengan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah.
“Karena memang ketika kita berbicara tentang menghadirkan sekolah gratis
tantangannya berarti harus ada refocusing anggaran yang benar-benar ditata dengan rapi sehingga tidak mengganggu anggaran untuk sektor yang lainnya,”tutupnya.
Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Badan Anggaran (Banggar) secara resmi telah mencapai titik temu untuk mengimplementasikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pembebasan biaya pendidikan dasar, dalam upaya negara menghapus hambatan ekonomi bagi akses pendidikan tingkat SD hingga SMP atau sederajat.
Kebijakan progresif tersebut tertuang dalam laporan kesepakatan Panitia Kerja (Panja) Belanja Pemerintah Pusat. Nantinya, skema pembiayaan ini akan diintegrasikan ke dalam Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.(Yudhie)
The post Sekolah Negeri dan Swasta Tahun 2027 Gratis, Puguh Puji Pamungkas: Cita-cita Lahirkan SDM Unggul first appeared on Jakartanews.id.
Sumber: Jakarta News
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Komentar