Friday, July 3, 2026
Jul 03, 2026Cari
Nasional

Perkuat Disiplin ASN, UIN Bandung Gelar Pembinaan Pegawai dan Sosialisasikan Arah Kebijakan Akademik

UINSGD.AC.ID (Humas) — Dalam rangka memperkuat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus meningkatkan koordinasi dan tata kelola kelembagaan, Universitas Islam Negeri (UIN) […] The post Perkuat Disiplin ASN, UIN Bandung Gelar Pembinaan Pegawai dan Sosialisasikan Arah Kebijakan Akademik

UINSGD.AC.ID (Humas) — Dalam rangka memperkuat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus meningkatkan koordinasi dan tata kelola kelembagaan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pembinaan Pegawai yang diikuti para pimpinan universitas, fakultas, lembaga, hingga program studi secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang merupakan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil ini dibuka oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., dilanjutkan pemaparan kebijakan akademik oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., serta diakhiri dengan sesi penutup.

Berdasarkan Surat Undangan Rektor Nomor B-1335/Un.05/II.2/Kp.01.2/07/2026 tertanggal 1 Juli 2026, kegiatan diikuti para Wakil Rektor, Kepala Biro, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan dan Wakil Dekan, Kepala dan Sekretaris SPI, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Kepala dan Sekretaris Pusat, Ketua dan Sekretaris Jurusan/Program Studi jenjang S1, S2, dan S3, Ketua Laboratorium Fakultas, Koordinator Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Kepala Bagian, Ketua Tim Kerja, serta Kepala Subbagian di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Rosihon Anwar menegaskan bahwa pembinaan pegawai akan menjadi agenda rutin bulanan sebagai sarana memperkuat disiplin ASN, membangun komunikasi yang efektif, menyampaikan berbagai perkembangan dan kebijakan strategis universitas.

“Pembinaan ini merupakan salah satu program wajib yang kita laksanakan secara berkala. Kita agendakan sebulan sekali agar menjadi forum komunikasi dan silaturahmi antara pimpinan universitas dengan seluruh pimpinan unit, sekaligus menyampaikan perkembangan kampus dan berbagai regulasi terbaru yang perlu diketahui bersama,” ujarnya.

Menurutnya, penyampaian informasi melalui grup percakapan sering kali tidak efektif karena tertutup oleh pesan-pesan baru. Melalui forum pembinaan, seluruh pimpinan diharapkan memperoleh pemahaman yang sama terhadap berbagai kebijakan, baik yang berasal dari pemerintah maupun kebijakan internal universitas.

Ke depan, pembinaan akan menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama maupun pejabat terkait agar sivitas akademika memperoleh informasi langsung mengenai arah kebijakan nasional di bidang pendidikan tinggi.

Pada kesempatan itu, Rektor turut mengapresiasi berbagai capaian akademik UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sepanjang tahun 2026, sejumlah program studi berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul, sehingga kini sekitar 75 persen program studi di lingkungan UIN Bandung telah berstatus Unggul.

“Ini patut kita syukuri. Terima kasih kepada seluruh tim, fakultas, program studi, dan LPM yang telah bekerja keras. Mudah-mudahan program studi lainnya segera menyusul sehingga seluruh prodi dapat meraih predikat Unggul,” katanya.

Rektor mengapresiasi berbagai prestasi kelembagaan lainnya, mulai dari proses pembangunan Zona Integritas di sejumlah fakultas, capaian Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), hingga kiprah pimpinan UIN Bandung yang dipercaya memimpin berbagai forum nasional di lingkungan PTKIN.

Menjelang dimulainya tahun akademik 2026/2027, Rektor meminta seluruh ketua program studi mempersiapkan proses pembelajaran secara optimal. Dengan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) melalui berbagai jalur seleksi.

Rektor menekankan perlunya inovasi dalam pelaksanaan tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi calon mahasiswa baru agar mampu memetakan kompetensi secara lebih akurat. Dengan meminta pedoman pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran segera disosialisasikan kepada dosen sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., menyampaikan berbagai kebijakan terbaru Kementerian Agama yang akan menjadi arah pengembangan akademik di lingkungan PTKIN.

Pemerintah tengah mematangkan regulasi mengenai penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), pengembangan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), hingga pembukaan program studi baru yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

“Untuk mata kuliah yang bersifat teoretis, ruang pembelajaran daring semakin diperluas hingga 50 persen dengan tetap mengikuti ketentuan Kementerian Agama. Sementara mata kuliah berbasis laboratorium dan praktik lapangan tetap dilaksanakan secara luring,” jelasnya.

Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi harus dibarengi dengan penguatan budaya akademik yang sehat melalui pencegahan perundungan, kekerasan seksual, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.

Dalam pemaparannya, Dadan menekankan pentingnya menjaga citra positif PTKIN di tengah berbagai isu yang berkembang di ruang publik. Menurutnya, tantangan itu harus dijawab dengan peningkatan mutu akademik, pelayanan, dan prestasi mahasiswa.

Secara nasional terjadi penurunan jumlah pendaftar pada beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru PTKIN. Kondisi ini menjadi pengingat bagi seluruh perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan daya saing institusi.

Pentingnya penguatan kompetensi keislaman mahasiswa melalui peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an, praktik ibadah, penguasaan kitab turats, serta optimalisasi pembinaan di Ma’had Al-Jami’ah. Mahasiswa yang telah memiliki kompetensi tertentu, lanjutnya, perlu diberikan rekognisi agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif.

Dadan menjelaskan arah baru pengembangan perguruan tinggi yang tengah disiapkan pemerintah melalui diferensiasi misi institusi menjadi teaching university, research university, dan community university. Meski memiliki fokus yang berbeda, seluruh model tersebut tetap berorientasi pada pembentukan lulusan yang berakhlak mulia, unggul dalam akademik, memiliki keterampilan, berwawasan rahmatan lil ‘alamin, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan adanya pembinaan rutin ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap semakin memperkuat disiplin ASN, meningkatkan koordinasi antarpimpinan, mempercepat implementasi berbagai kebijakan strategis, serta mendorong terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global.

The post Perkuat Disiplin ASN, UIN Bandung Gelar Pembinaan Pegawai dan Sosialisasikan Arah Kebijakan Akademik appeared first on UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Sumber: UIN Bandung

Artikel Terkait

a
admin⏱ 5 menit baca

admin adalah kontributor di WarKini. Artikel ini diterbitkan pada 03 July 2026.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar