Bukan Cuma Pencet Uang: Begini Kerja Departemen Keuangan AS

Pernah nggak sih lo kepikiran, duit dollar yang lo lihat di film-film Hollywood itu sebenarnya dicetak sama siapa? Bukan cuma Federal Reserve doang lho, bestie. Ada satu lembaga yang jobdesc-nya jauh ...

Bukan Cuma Pencet Uang: Begini Kerja Departemen Keuangan AS

Pernah nggak sih lo kepikiran, duit dollar yang lo lihat di film-film Hollywood itu sebenarnya dicetak sama siapa? Bukan cuma Federal Reserve doang lho, bestie. Ada satu lembaga yang jobdesc-nya jauh lebih gila dari sekadar pabrik uang, namanya Departemen Keuangan Amerika Serikat alias United States Department of the Treasury. Kalau The Fed itu kayak otak yang ngatur kebijakan moneter, Treasury ini lebih mirip bendahara negara plus polisi keuangan sekaligus. Parah sih, satu lembaga tapi beban kerjanya kayak satu tim Avengers.

Departemen Keuangan itu sebenernya ngapain aja sih?

Secara simpel, Treasury adalah kementerian yang pegang kendali urusan keuangan negara AS. Mulai dari ngumpulin pajak, ngatur kas negara, sampai nge-print uang dollar. Tapi jangan dibayangin kayak tukang cetak uang rumahan ya, prosesnya diatur super ketat sama biro khusus bernama Bureau of Engraving and Printing. Sementara buat koin, ada United States Mint yang nanganin. Jadi kalau lo lihat koin quarter atau dollar coin di konten traveling, itu semua produk resmi dari dapur Treasury.

Bagian paling pentingnya? Ngumpulin pajak. Lewat Internal Revenue Service, atau yang sering lo denger sebagai IRS, Treasury ngejaring triliunan dollar setiap tahun dari warga dan korporasi Amerika. IRS ini literally momoknya warga AS, sampai-sampai muncul banyak meme bahkan serial tentang orang yang panik karena dapat surat dari IRS. Makanya nggak heran kalau posisi Menteri Keuangan atau Treasury Secretary termasuk jabatan paling strategis di kabinet Amerika.

Plot twist: bukan cuma urusan pajak

Nah ini bagian yang jarang dibahas. Treasury ternyata juga bertugas ngelacak dan membekukan aset orang-orang yang dicap sebagai penjahat atau teroris. Ada badan bernama FinCEN yang fokus ngawasin aliran uang mencurigakan, termasuk buat perang melawan pencucian uang alias money laundering. Bahkan Secret Service, pasukan pengawal presiden yang sering muncul di film action, dulunya juga bagian dari Treasury sebelum akhirnya pindah ke Department of Homeland Security. Red flag banget kalau ada yang bilang departemen keuangan itu cuma urusan angka.

Selain itu, Treasury juga yang ngatur utang negara. Lewat Bureau of the Fiscal Service, pemerintah AS menerbitkan surat utang atau obligasi yang dibeli investor dari seluruh dunia. Iya, negara sebesar Amerika pun tetap utang sana-sini, dan yang ngelola cicilannya ya Treasury ini. Jadi bisa dibilang, Treasury itu akuntan, kolektor, dan penjaga gawang keuangan negara dalam satu paket.

Cerita di balik berdirinya: dari tangan Alexander Hamilton

Sejarah Treasury dimulai tahun 1789, alias pas Amerika Serikat baru aja merdeka dan lagi pusing banget mikirin utang perang. Presiden pertama AS, George Washington, langsung nunjuk Alexander Hamilton sebagai Menteri Keuangan pertama. Hamilton inilah yang merancang sistem keuangan negara dari nol, mulai dari bank sentral sampai sistem pajak, sampai-sampai dia dianggap salah satu Founding Father paling berpengaruh di bidang ekonomi. Kalau lo pernah nonton musikal Hamilton di Disney+, karakter yang nge-rap soal negara yang masih muda dan kelaparan itu ya dia banget.

Kantor pusatnya sendiri ada di gedung bersejarah di samping Gedung Putih, Washington DC. Ada cerita klasik yang sering dibahas: gedung Treasury awalnya didesain cuma dua lantai, tapi karena lokasinya dianggap menghalangi pemandangan Presiden Andrew Jackson dari Gedung Putih, akhirnya posisinya dipindah. Dari situlah muncul istilah lucky corner. Serius deh, bahkan urusan arsitektur pun punya drama politiknya sendiri.

Seiring waktu, fungsi Treasury makin melebar. Di abad ke-20, departemen ini ikut andil dalam kebijakan ekonomi besar kayak New Deal di era Franklin D. Roosevelt sampai penanganan krisis finansial 2008. Jadi bukan cuma soal catat-mencatat angka, tapi juga garda terdepan saat ekonomi AS lagi gonjang-ganjing.

Kenapa sih kita harus peduli?

Karena gini, bestie: dollar adalah mata uang cadangan dunia. Kebijakan Treasury dan level utang AS itu efeknya kerasa sampai ke harga barang impor, nilai rupiah, bahkan harga game dan langganan streaming yang lo bayar tiap bulan. Jadi walau kantornya di Amerika, guncangannya bisa bikin dompet lo ikut bergetar di Indonesia. Mood banget kan harus mikirin kebijakan negara orang?

Gimana menurut lo, udah kebayang kan sebesar apa peran Departemen Keuangan AS? Kalau ada yang lo pengen tau lebih dalem, entah soal utang negara, sistem pajak, atau drama Hamilton-nya, drop aja di kolom komentar! Gas pol kita bahas bareng-bareng.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User