JAKARTA — iGreen+ Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Thamrin
JAKARTA, WARKINI.COM — PT iGreen Motorservice Indonesia (iGreen+) secara resmi memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan
JAKARTA, WARKINI.COM — PT iGreen Motorservice Indonesia (iGreen+) secara resmi memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan menghadirkan fasilitas ultra fast charging di kawasan strategis jantung ibu kota. Keberadaan stasiun pengisian daya berkapasitas besar ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) di Indonesia, sekaligus menjawab kekhawatiran konsumen akan ketersediaan infrastruktur pendukung di pusat mobilitas utama.
SPKLU terbaru iGreen+ yang berlokasi di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, dilengkapi dengan teknologi pengisian daya ultra cepat berdaya hingga 200 kW per nozzle. Dengan spesifikasi tersebut, pengguna kendaraan listrik berbasis baterai dapat mengisi daya dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit, tergantung kapasitas baterai kendaraan yang digunakan. Lokasi ini sengaja dipilih karena merupakan koridor padat lalu lintas dengan intensitas mobilitas tinggi, baik untuk pengguna pribadi maupun armada transportasi komersial yang melintas di sepanjang Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman.
Perencanaan dan Persiapan Infrastruktur
Proyek pembangunan SPKLU ultra fast charging di jantung Jakarta telah melalui tahapan persiapan matang sejak kuartal pertama tahun ini. Tim teknis iGreen+ melakukan serangkaian survei lokasi untuk memastikan aksesibilitas dan keandalan pasokan listrik dari jaringan utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dalam prosesnya, perusahaan juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta terkait tata letak dan dampak lalu lintas selama masa konstruksi.
- Januari 2024: Tim manajemen iGreen+ melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan pengelola gedung di kawasan Thamrin untuk penyediaan lahan komersial dan akses infrastruktur kelistrikan bertegangan menengah.
- Maret 2024: Proses perizinan dan studi kelayakan teknis (feasibility study) selesai dilaksanakan, dengan hasil menunjukkan kapasitas trafo setempat mampu menopang beban maksimal 500 kVA untuk kebutuhan multi-nozzle secara simultan.
- Mei 2024: Instalasi perangkat charger, panel distribusi, dan sistem manajemen energi (EMS) dimulai. Seluruh perangkat dilengkapi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar keamanan IEC 61851 untuk memastikan keandalan operasional.
Uji Coba Teknis dan Kalibrasi Sistem
Sebelum dibuka untuk akses publik, SPKLU menjalani fase uji coba selama dua pekan pada Juni lalu. Periode ini dimanfaatkan untuk kalibrasi sistem pembayaran digital, pengujian thermal management, serta simulasi pengisian daya pada berbagai tipe kendaraan listrik dari merek luar dan dalam negeri. Hasil uji coba menunjukkan efisiensi konversi energi mencapai lebih dari 95 persen, dengan suhu operasional tetap dalam ambang batas aman meski digunakan secara berturut-turut.
Selama masa percobaan, iGreen+ juga melibatkan komunitas pengguna kendaraan listrik untuk memberikan masukan terkait tata letak lahan parkir, kejelasan tanda petunjuk, dan responsivitas aplikasi pencarian stasiun pengisian daya. Masukan tersebut kemudian dipergunakan untuk perbaikan tata kelola antrean dan penambahan fasilitas ruang tunggu seluas 20 meter persegi yang dilengkapi konektivitas Wi-Fi.
Peresmian dan Operasional Komersial
Peresmian SPKLU Thamrin dilaksanakan pada Kamis pagi dengan dihadiri jajaran direksi iGreen+, perwakilan PLN UID Jakarta Raya, serta stakeholder terkait. Dalam sambutannya, Direktur Utama iGreen+ menegaskan bahwa penambahan fasilitas ini bukan sekadar ekspansi jaringan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun backbone infrastruktur EV di koridor strategis Jabodetabek.
“Kami memahami bahwa salah satu hambatan adopsi kendaraan listrik adalah range anxiety. Dengan hadirnya SPKLU ultra fast charging di Thamrin, kami berharap masyarakat semakin percaya bahwa mengendarai mobil listrik di Jakarta kini semakin praktis dan efisien,” ujar jajaran manajemen iGreen+ dalam keterangan resmi yang diterima Warkini.com.
Pengguna dapat mengakses SPKLU ini melalui sistem pembayaran digital yang terintegrasi dalam aplikasi iGreen+ dengan skema pay-per-use. Tarif yang diterapkan mengacu pada regulasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dengan harga jual tenaga listrik untuk keperlian pengisian kendaraan listrik ditetapkan berdasarkan mekanisme harga berlaku ditambah komponen jasa pengisian. Hingga akhir tahun, iGreen+ menargetkan penambahan 50 unit SPKLU baru di berberapa titik strategis di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Pemerintah sendiri terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur EV melalui berbagai kebijakan, termasuk Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Kehadiran SPKLU di pusat bisnis Jakarta dinilai sejalan dengan target pemerintah daerah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sektor transportasi sebesar 1,8 juta ton CO₂ hingga tahun 2030.
[SOCIAL_TWEET]: iGreen+ resmikan SPKLU Ultra Fast Charging 200 kW di Thamrin, Jakarta
Comments (0)