Kenalan Sama Yuzu, Jeruk 'Sultan' yang Lagi Viral di Mana-Mana

Bestie, coba jujur deh — siapa yang belakangan ini salfok banget sama kata 'yuzu' yang nongol di mana-mana? Dari menu kafe aesthetic, es krim artisan, mocktail fancy, sampai skincare Korea, semua au...

Kenalan Sama Yuzu, Jeruk 'Sultan' yang Lagi Viral di Mana-Mana

Bestie, coba jujur deh — siapa yang belakangan ini salfok banget sama kata 'yuzu' yang nongol di mana-mana? Dari menu kafe aesthetic, es krim artisan, mocktail fancy, sampai skincare Korea, semua auto pakai embel-embel yuzu biar keliatan premium. Parah sih, buah ini literally lagi jadi main character di dunia F&B. Tapi lo udah paham belum yuzu itu sebenarnya apaan? Kenapa harganya bisa bikin dompet nangis? Santai, gue spill semuanya di sini.

Jadi, Yuzu Itu Sebenarnya Apa Sih?

Simpelnya, yuzu adalah buah jeruk asal Asia Timur dengan nama latin Citrus junos. Buah ini hasil persilangan alami antara jeruk mandarin dan papeda ichang, dan awalnya tumbuh liar di sekitar lembah Sungai Yangtze di China. Dari sana, yuzu menyebar ke Jepang dan Korea ribuan tahun lalu — dan sekarang Jepang jadi negara yang paling identik sama buah ini. Prefektur Kochi di Pulau Shikoku bahkan dikenal sebagai sentra produksi yuzu terbesar di Jepang.

Bentuknya sendiri mirip jeruk mandarin ukuran kecil, sekepalan tangan lah. Kulitnya tebal, kasar, dan nggak rata — jujur aja nggak terlalu instagramable kalau cuma dilirik sekilas. Warnanya hijau pas masih mentah dan berubah kuning cerah waktu matang. Isinya? Biji semua, bestie. Daging buahnya dikit, air perasannya juga nggak banyak. Makanya hampir nggak ada orang yang makan yuzu langsung kayak makan jeruk biasa.

Rasanya Kayak Apa? Kok Bisa Bikin Orang Ketagihan?

Nah, ini dia yang bikin yuzu spesial parah: aromanya. Bayangin campuran lemon, jeruk mandarin, dan grapefruit dalam satu buah — asemnya nendang, segarnya dapet, plus ada wangi floral yang elegan banget. Banyak yang bilang wanginya yuzu tuh kayak parfum mahal, tapi versi buah. Karena dagingnya super asam dan penuh biji, bagian yang paling sering dipakai adalah parutan kulitnya (zest) dan air perasannya. Dikit aja udah bikin masakan atau minuman naik kelas.

Dari Dapur Jepang Sampai FYP TikTok

Di Jepang, yuzu itu bahan serbaguna banget. Ada ponzu, saus kecap asam yang segar buat cocolan shabu-shabu dan gyoza. Ada juga yuzu kosho, pasta pedas dari kulit yuzu dan cabai khas Kyushu yang lagi hits di kalangan chef dunia. Belum lagi yuzu tea — di Korea disebut yuja-cha — selai yuzu yang diseduh air anget, mood banget diminum pas hujan-hujan sambil nonton K-drama.

Di dunia dessert, yuzu juga gas pol: yuzu sorbet, yuzu cheesecake, yuzu tart, sampai cokelat rasa yuzu. Dan sekarang, trennya udah nyampe Indonesia. Kafe-kafe di Jakarta, Bandung, sampai Surabaya berlomba-lomba ngeracik yuzu sparkling, yuzu americano, sampai es krim yuzu. Harganya? Siap-siap aja merogoh 40 sampai 80 ribu per item. Sakit, tapi penasaran.

Kenapa Harganya Mahal Banget, Sih?

Ini bagian yang bikin geleng-geleng. Pohon yuzu itu literally high maintenance: batangnya penuh duri tajam, dan kalau ditanam dari biji, bisa butuh satu dekade lebih sebelum akhirnya berbuah. Panennya terbatas, perawatannya ribet, dan buat negara kayak Indonesia, yuzu harus diimpor jauh-jauh. Nggak heran satu buahnya bisa dihargai puluhan ribu rupiah, bahkan lebih kalau lagi musim. Red flag buat dompet, tapi green flag buat lidah.

Fun Fact: Orang Jepang Mandi Bareng Yuzu

Plot twist: yuzu nggak cuma buat dimakan. Di Jepang ada tradisi namanya yuzuyu — berendam di air panas dengan buah yuzu utuh yang ngambang-ngambang, biasanya pas titik balik matahari musim dingin alias toji. Tradisi ini dipercaya bisa menangkal flu, melancarkan peredaran darah, dan bikin kulit halus. Pemandian umum sampai onsen pun ikut nyediain pengalaman ini.

Nggak cuma itu, kandungan vitamin C dan antioksidan yuzu yang tinggi bikin brand skincare Korea dan Jepang berlomba masukin ekstraknya ke serum, masker, sampai body lotion. Wanginya yang calming juga sering dipakai buat aromaterapi dan parfum. Paket lengkap banget, kan?

Gimana, bestie? Sekarang udah kebayang kan kenapa buah kecil berkulit jelek ini harganya selangit tapi tetep diburu banyak orang? Kalau lo udah pernah coba menu serba yuzu — entah minuman, dessert, atau skincare — spill pengalaman lo di kolom komentar! Menurut lo worth it atau cuma overhyped doang? Gas diskusi!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User