Kolonel Priyo Handoyo Jadi Komandan Upacara HUT RI Ke-81, Ini Sosoknya

Bestie, biasanya kita salfok sama Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) atau penampilan artis di Istana pas 17 Agustus. Tapi tahun ini ada plot twist. Selain pasukan khusus yang viral banget di media ...

Kolonel Priyo Handoyo Jadi Komandan Upacara HUT RI Ke-81, Ini Sosoknya

Bestie, biasanya kita salfok sama Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) atau penampilan artis di Istana pas 17 Agustus. Tapi tahun ini ada plot twist. Selain pasukan khusus yang viral banget di media sosial, sosok Kolonel Infanteri Priyo Handoyo auto mencuri spotlight. Yup, dia yang ditunjuk jadi Komandan Upacara (Danup) peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI. Parah sih, posisi ini nggak sembarang orang bisa dapet.

Dari Barisan Depan Istana, Sosok Ini Auto Jadi Center of Attention

Jadi gini, Kolonel Infanteri Priyo Handoyo adalah perwira menengah TNI Angkatan Darat yang tahun ini literally ditugaskan memegang komando selama upacara di Istana Negara. Bayangin aja, dari ribuan perwira yang ada, dia yang dipilih jadi orang paling depan untuk mengendalikan iring-iringan upacara 17 Agustus. Nggak nyangka? Sama.

Sebagai Danup, tanggung jawabnya bukan cuma teriak-teriak "Hormat Senjata!" atau atur barisan doang. Ini soal presisi militer yang levelnya internasional. Satu gerakan salah, satu komando miss, bisa-bisa jadi red flag besar-besaran di depan Presiden, para tamu negara, dan jutaan rakyat Indonesia yang nonton live. Mood banget sih tekanannya, tapi justru di situlah ketangguhan seorang Kolonel Infanteri diuji.

Gas Pol Disiplin dan Dedikasi

Kita semua tahu, dunia militer itu soal hierarki dan prestasi. Sampai ke pangkat Kolonel, perjalanannya pasti penuh liku. Meski detail perjalanan kariernya nggak viral di media sosial, fakta bahwa dia dipercaya memimpin upacara kemerdekaan level istana sudah cukup jadi bukti kalau track record-nya green flag semua. Dari latihan baris-berbaris hingga koordinasi dengan ribuan personel, semuanya harus gas pol.

Upacara HUT RI ke-81 punya makna spesial. Setelah beberapa tahun dengan format yang sempat dibatasi, kini kita balik ke suasana meriah yang lebih bebas. Momen ini jadi stage perfek bagi Kolonel Priyo Handoyo untuk nunjukin komando terbaiknya. Apalagi, upacara di Istana Merdeka bukan sekadar formalitas, tapi simbol keteguhan bangsa yang ditonton seluruh dunia.

More Than Just a Commander

Buat Gen-Z yang mungkin biasa skip acara formal di TV, coba deh tahun ini sempetin nonton. Lihat bagaimana Komandan Upacara mengontrol tempo, suara, dan energi ribuan orang dalam satu lapangan. Itu bukan skill biasa; itu leadership mentah. Kolonel Priyo Handoyo di sini nggak cuma jadi perwira, tapi juga storyteller yang menyampaikan semangat kemerdekaan lewat setiap komandonya.

Dan yang menarik, di era digital ini, sosok-sosok seperti dia bisa jadi inspirasi baru. Bukan cuma influencer atau content creator yang bisa jadi role model. Seorang prajurit yang disiplin, rendah hati, dan literally dipilih memimpin momen bersejarah negara, itu levelnya ikonik. Siapa tahu abis ini banyak bestie-bestie kita yang jadi tertarik masuk TNI AD atau setidaknya mulai menghargai proses di balik upacara 17-an.

Siap-Siap Salfok ke Lapangan Upacara

Jadi, pas tanggal 17 Agustus nanti, selain rebutan THR dan lomba makan kerupuk di kampung halaman, luangkan waktu buat lihat prosesi di Istana. Perhatikan bagaimana Kolonel Infanteri Priyo Handoyo menjalankan tugasnya. Dari seragam dinas upacara (PDU) yang rapi sampai suara komandonya yang firm, semuanya adalah manifestasi dari pengabdian tanpa batas.

Plot twist-nya, di balik setiap upacara megah yang kita lihat dalam hitungan jam, ternyata ada bulan-bulan persiapan intensif. Latihan demi latihan dilakukan untuk memastikan zero mistake. Kolonel Priyo Handoyo dan timnya harus menghafal setiap detik acara, memprediksi segala kemungkinan, dan tetap tenang di bawah tekanan. Itu sih bener-bener definisi kerja keras yang nggak main-main.

Di usia yang relatif masih produktif untuk seorang perwira menengah, penunjukan ini juga menunjukkan kepercayaan besar dari pimpinan TNI dan Presiden. Artinya, performa dan loyalitasnya selama ini memang sudah teruji. Bagi anak muda, ini reminder bahwa kesuksesan nggak datang instan. Butuh konsistensi, disiplin, dan komitmen yang auto bikin orang lain percaya sama kemampuan lo.

Nah, gimana menurut kalian? Apakah tahun ini kita bakal salfok sama komando-komandonya? Atau malah ada momen lain yang pengen kalian highlight pas 17 Agustus? Drop di kolom komentar!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sasha-gunawan

Reporter Fashion & Beauty. Meliput tren mode, kecantikan, dan industri kreatif.

Comments (0)

User