Labuan Bajo — RSUD Komodo Evakuasi Pasien Usai Gempa Mengguncang Manggarai

Labuan Bajo — Guncangan gempa bumi yang mengguncang wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), memaksa pihak Rumah Sakit Um

Labuan Bajo — RSUD Komodo Evakuasi Pasien Usai Gempa Mengguncang Manggarai

Labuan Bajo — Guncangan gempa bumi yang mengguncang wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), memaksa pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo melakukan evakuasi besar-besaran terhadap seluruh pasien yang tengah menjalani perawatan. Kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat, termasuk di lingkungan fasilitas kesehatan utama di kawasan wisata tersebut. Proses evakuasi berlangsung cepat dan terkoordinasi guna memastikan keselamatan pasien serta tenaga medis dari potensi risiko bangunan roboh atau gempa susulan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, gempa berkekuatan signifikan tersebut terjadi pada pukul 09.30 Wita dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman dangkal. Getaran yang dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Manggarai Barat membuat warga berhamburan keluar rumah dan bangunan. Di RSUD Komodo, yang berlokasi strategis di pusat Kota Labuan Bajo, situasi menjadi semakin genting karena puluhan pasien rawat inap dan pasien di unit intensif harus segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Pihak manajemen rumah sakit langsung mengaktifkan protokol kebencanaan dan memindahkan pasien dari gedung utama menuju titik kumpul darurat yang telah ditentukan.

Proses Evakuasi Berlangsung Tertib Meski Penuh Tantangan

Direktur RSUD Komodo, dr. Andreas Merta, mengkonfirmasi bahwa proses evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak lanjutan pascagempa. Menurutnya, tim medis bekerja dalam kondisi penuh tekanan namun tetap mengedepankan keselamatan pasien.

"Kami prioritaskan keselamatan pasien, terutama yang berada di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan bangsal rawat inap. Seluruh tim medis dan paramedis bekerja sama untuk memindahkan pasien dengan peralatan medis yang masih terpasang. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa di lingkungan rumah sakit akibat gempa ini," ujar dr. Andreas saat ditemui di lokasi evakuasi, Jumat (15/11/2024).

Proses evakuasi diakui tidak mudah mengingat sebagian pasien dalam kondisi kritis dan membutuhkan peralatan medis khusus. Tim medis harus berhati-hati memindahkan pasien dari lantai dua dan tiga gedung rawat inap menuju area terbuka di halaman rumah sakit. Beberapa pasien dievakuasi menggunakan tandu darurat, sementara yang dalam kondisi stabil dibantu menggunakan kursi roda. Meskipun berlangsung dalam kondisi darurat, proses evakuasi berjalan tertib berkat pelatihan simulasi bencana yang rutin dilakukan pihak RSUD dalam beberapa bulan terakhir.

Gedung RSUD Mengalami Kerusakan Ringan

Pemeriksaan awal terhadap infrastruktur RSUD Komodo menunjukkan adanya kerusakan ringan pada beberapa bagian bangunan. Retak-retak dinding terlihat di sejumlah ruangan, terutama di lantai tiga gedung administrasi dan bangsal rawat inap kelas III. Tim teknik rumah sakit bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai Barat langsung melakukan assessment struktural untuk memastikan keamanan gedung sebelum dihuni kembali oleh pasien.

dr. Andreas menambahkan bahwa pihaknya telah mengaktifkan posko kesehatan darurat untuk memastikan layanan medis tetap berjalan meski dalam kondisi luar biasa. Peralatan medis vital seperti oksigen portabel, defibrilator, dan ambulans disiagakan di area tenda darurat. Pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan di wilayah Manggarai dan sekitarnya untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan jika terjadi korban luka parah dari gempa tersebut.

Respons Cepat Pemerintah Daerah dan Tim SAR

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung merespons kejadian ini dengan mengerahkan tim SAR gabungan beserta peralatan berat. Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk membantu proses evakuasi di titik-titik vital, termasuk rumah sakit, sekolah, dan pemukiman padat penduduk.

"Kami telah memerintahkan tim untuk segera melakukan assessment cepat di seluruh fasilitas publik. RSUD Komodo merupakan prioritas utama karena menyangkut keselamatan jiwa pasien yang tidak bisa menyelamatkan diri sendiri. Saat ini kondisi sudah terkendali dan kami akan terus memantau perkembangan gempa susulan," kata Kepala BPBD Manggarai Barat, Thomas Rangga, dalam keterangan pers resminya.

Sementara itu, warga sekitar RSUD Komodo turut membantu proses evakuasi dengan membawa makanan, air minum, dan selimut untuk pasien yang terpaksa berada di luar ruangan. Kerja sama solid antara tenaga medis, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama kelancaran evakuasi di tengah situasi yang tegang. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi struktural gedung RSUD Komodo sebelum memutuskan untuk mengembalikan pasien ke ruang perawatan.

Pihak RSUD Komodo juga mengimbau kepada seluruh keluarga pasien untuk tetap tenang dan menghubungi posko informasi yang telah dibuka di depan lokasi rumah sakit. Pascagempa, pelayanan darurat tetap dibuka 24 jam bagi warga yang membutuhkan pertolongan medis akibat kejadian ini.

[SOCIAL_TWEET]: Gempa guncang Labuan Bajo, RSUD Komodo evakuasi puluhan pasien ke area darurat. Gedung alami keretakan, tim SAR turun tangan. 🚨🏥 #Gempa #LabuanBajo #RSUDKomodo

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User