Pemkot Tangsel Sulap Kampung Kota Keranggan Lebih Layak Huni

Pemandangan kumuh dan jalan becek perlahan mulai sirna dari Kampung Kota di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Pemerintah Kota Tangerang Selatan kini tengah menggenjot pembangunan infrastruktur dasa...

Pemkot Tangsel Sulap Kampung Kota Keranggan Lebih Layak Huni

Pemandangan kumuh dan jalan becek perlahan mulai sirna dari Kampung Kota di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Pemerintah Kota Tangerang Selatan kini tengah menggenjot pembangunan infrastruktur dasar untuk mengubah wajah permukiman padat penduduk itu menjadi kawasan yang lebih tertata dan sehat.

Langkah ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya sistematis meningkatkan kualitas hidup warga yang selama ini bertahan di tengah keterbatasan. Melalui program penataan kawasan, sejumlah titik vital langsung disentuh, mulai dari jalan lingkungan, saluran drainase, hingga penyediaan air bersih dan sanitasi layak.

Sentuhan Infrastruktur yang Dinanti

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum setempat, pembangunan difokuskan pada perbaikan jalan setapak yang sering tergenang saat hujan. Betonisasi jalan selebar 1,5 hingga 2 meter dilakukan di beberapa gang sempit agar akses warga lebih lancar. Tak hanya itu, saluran drainase berlapis batu kali ikut dipasang untuk mengurai genangan yang kerap menjadi langganan banjir lokal.

Tak ketinggalan, instalasi pipa air bersih diperluas menjangkau rumah-rumah yang sebelumnya mengandalkan sumur dangkal dengan kualitas air mengkhawatirkan. Sanitasi pun menjadi fokus: sejumlah titik dibangun septic tank komunal dan MCK umum agar praktik buang air besar sembarangan bisa ditekan. Lampu penerangan jalan bertenaga surya juga mulai terpasang di sudut-sudut gelap, mengurangi risiko kriminalitas dan memudahkan aktivitas malam hari.

Dampak Nyata di Lapangan

Perubahan mulai dirasakan oleh warga seperti Sutrisno (45), yang rumahnya berada di gang buntu dekat kali kecil. "Dulu kalau hujan, lumpur sampai setinggi betis. Sekarang jalan sudah dirabat, anak-anak bisa main tanpa takut kotor," ujarnya. Kehadiran lampu jalan juga memudahkan para pedagang kecil yang biasa berjualan hingga larut malam.

Dari sisi kesehatan, penurunan kasus diare dan penyakit kulit dilaporkan perlahan membaik. Pengelola sanitasi komunitas menyebut, partisipasi warga menjaga kebersihan lingkungan meningkat setelah fasilitas tersedia. "Warga jadi lebih peduli, karena infrastruktur yang mereka punya sekarang rasanya sayang untuk dikotori," kata Lurah Keranggan dalam sebuah kesempatan.

Bukan Sekadar Proyek, tapi Investasi Sosial

Pemerintah Kota menegaskan, penataan Kampung Kota tidak berhenti pada pembangunan fisik. Akan ada pendampingan pemberdayaan ekonomi, seperti pelatihan kewirausahaan dan pengelolaan bank sampah. Rencana ke depan mencakup pembangunan ruang terbuka hijau mini dan balai pertemuan warga untuk mendukung aktivitas sosial.

Program serupa direncanakan menyasar kampung kota lain di Tangerang Selatan, dengan Keranggan sebagai proyek percontohan. "Kita ingin membuktikan, dengan anggaran terbatas, kawasan padat bisa disulap jadi tempat tinggal yang manusiawi dan produktif," ujar seorang pejabat Pemkot Tangsel.

Ini bukan sekadar polesan aspal dan beton. Lebih dari itu, inilah fondasi untuk mengembalikan martabat warga yang terlalu lama berada di pinggiran pembangunan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User