Viral

Tanaman Giok: Si Hijau Viral yang Bikin Gen Z Auto Jadi Plant Parent

Coba cek feed TikTok atau Pinterest lo belakangan ini. Kalau lo sering nemu pot kecil dengan daun tebal mengkilap yang disusun rapi di meja kerja atau rak kayu minimalis, selamat, lo udah ketemu tanam...

Tanaman Giok: Si Hijau Viral yang Bikin Gen Z Auto Jadi Plant Parent

Coba cek feed TikTok atau Pinterest lo belakangan ini. Kalau lo sering nemu pot kecil dengan daun tebal mengkilap yang disusun rapi di meja kerja atau rak kayu minimalis, selamat, lo udah ketemu tanaman giok. Yap, si Crassula ovata ini literally jadi tanaman hias paling dicari di kalangan anak muda yang baru mulai jatuh cinta sama dunia plant parenting. Dulu tanaman ini identik sama halaman rumah nenek, sekarang? Dia nongkrong cantik di kamar kos anak Gen Z yang estetik abis.

Yang bikin salfok, tanaman giok bukan cuma cantik buat konten. Ada alasan kenapa dia dijuluki money plant atau friendship tree. Konon, keberadaannya dipercaya bawa hoki dan rezeki. Nggak heran kalau banyak yang naruh di dekat kasir toko atau meja kerja. Jadi selain bikin feed makin aesthetic, ada plot twist spiritual yang bikin dia makin auto diburu.

Kenapa si Hijau Bongsor Ini Green Flag Banget buat Pemula?

Bestie, buat lo yang ngerasa punya bakat membunuh tanaman alias black thumb, tanaman giok ini bener-bener penyelamat. Dia sukulen, artinya dia nyimpen air di daunnya yang tebal itu. Lo lupa nyiram seminggu? Santai, dia masih hidup dan malah seneng. Yang bikin dia jadi red flag justru kalau lo kebanyakan nyiram. Akar dia gampang busuk kalau media tanamnya basah terus. Jadi kalau lo tipe orang yang overthinking dan refleks nyiram tiap hari, ini saatnya lo belajar healing dari tanaman giok: kadang nggak apa-apa buat nggak ngurus sesuatu tiap hari.

Perawatannya gampang banget: taruh di tempat yang dapet cahaya matahari cukup, siram cuma kalau tanahnya udah kering banget, dan pastikan potnya punya lubang drainase. Selama tiga syarat itu kepenuhan, tanaman ini bisa hidup puluhan tahun. Serius, umurnya bisa lebih panjang dari hubungan lo yang toxic itu.

"Awalnya beli cuma buat pajangan meja belajar, sekarang malah jadi temen curhat jam 3 pagi."

Kutipan itu kayaknya relate banget sama banyak plant parent baru. Ternyata bukan cuma soal dekorasi, rawat tanaman jadi semacam terapi murah. Ngerjain tugas numpuk, ada drama grup, tiba-tiba lihat daun giok yang tumbuh tebal bikin mood naik. Jadi self care versi low budget yang hasilnya nyata.

Harga dan Varian: Mulai Dari Receh Sampai Sultan

Buat yang mau gas pol beli, harga tanaman giok di marketplace sekarang bervariasi. Bibit kecil bisa lo dapet dengan harga belasan ribu aja. Tapi, varian tertentu kayak giok variegata dengan daun loreng putih atau varian hobbit yang bentuknya kayak anting, bisa dibanderol ratusan ribu per pot. Ada juga yang sudah dibentuk jadi bonsai mini, dan itu kelas sultan banget harganya. Soal harga, siap-siap aja kena scam kalau beli dari penjual nggak jelas. Cek dulu review-nya sebelum checkout.

Selain urusan jual-beli, tanaman ini juga punya nilai sosial. Tukar-menukar stek jadi hal lumrah di komunitas. Cukup patahkan satu daun atau batang, biarkan mengering beberapa hari, lalu tancap di tanah. Voila, dalam beberapa minggu lo udah punya tanaman baru. Gratis dan bikin hubungan makin dekat. Itulah kenapa dia sering disebut friendship tree.

"Stek-nya gue kasih ke temen yang lagi bad mood. Sekarang dia malah lebih rajin ngurusin tanaman daripada balas chat gue."

Awas, Ada Sisi Bahaya yang Jarang Dibahas

Nggak semua mulus, bestie. Perlu lo tau, daun dan batang giok beracun untuk kucing dan anjing. Kalau lo punya anabul di rumah, jauhkan tanaman ini dari jangkauan mereka. Gejala keracunan bisa mual, lemas, sampai kejang. Jadi buat pecinta hewan, taro di tempat tinggi atau pilih tanaman non-toksik lain.

Lalu, ada jebakan overrated. Tren plant parent bikin orang beli karena hype, bukan karena emang mau ngerawat. Akhirnya tanaman mati dan cuma jadi barang pajangan. Padahal kalau dirawat bener, tanaman giok bisa jadi warisan loh. Banyak yang cerita punya pohon giok warisan dari neneknya yang udah puluhan tahun. Mood banget, kan?

Intinya, apakah tanaman giok cuma tren sesaat atau benar-benar green flag? Balik lagi ke lo. Kalau lo cari tanaman yang tahan banting, estetik, dan punya nilai plus soal keberuntungan, ya gas pol aja. Tapi kalau lo beli cuma buat konten, mending pikir dua kali.

Gimana nih, lo tim yang udah punya tanaman giok di rumah atau masih ragu mulai? Atau mungkin lo punya cerita lucu soal gagal jadi plant parent? Drop cerita lo di kolom komentar, ya. Siapa tau ada yang mau tukar stek nih!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User