Wait, I need to write at least 600 words. Let me estimate word count. Each paragraph should be substantial.

Let me plan the sections more carefully to hit the word count: 1. Lead paragraph (100 words) 2. Persiapan di Booth Jetour (80 words) 3. Kronologi Peluncur

Wait, I need to write at least 600 words. Let me estimate word count. Each paragraph should be substantial.
Let me plan the sections more carefully to hit the word count: 1. Lead paragraph (100 words) 2.

Persiapan di Booth Jetour

(80 words) 3.

Kronologi Peluncuran di Main Stage

with
    containing 3-4 detailed items (150 words) 4.

    Detail Spesifikasi dan Fitur Unggulan

    (120 words) 5.

    Strategi Harga dan Target Pasar

    (100 words) 6. Closing paragraph with FAQs (100 words) Total should be around 600+. Let me draft with fuller content. Title: GIIAS 2026 — Jetour T2 i-DM Dibanderol Rp 688 Juta Body:

    Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 kembali menjadi panggung utama bagi industri otomotif nasional untuk memperkenalkan inovasi terbarunya. Pada hari pertama penyelenggaraan pameran otomotif terbesar di Indonesia ini, merek asal Tiongkok, Jetour, secara resmi meluncurkan model sport utility vehicle (SUV) kompak bertenaga hybrid, Jetour T2 i-DM. Kendaraan yang mengusung konsep Travel+ ini datang dengan banderol Rp 688 juta on the road (OTR) Jakarta, menegaskan posisi Jetour sebagai pemain serius di segmen SUV ramah lingkungan yang semakin ketat persaingannya. Kehadiran T2 i-DM tidak hanya memperluas lini produk Jetour di Tanah Air, tetapi juga menjadi penanda komitmen perusahaan terhadap elektrifikasi kendaraan bermotor di pasar Indonesia.

    Antusiasme Pagi di Booth Jetour

    Menjelang pembukaan gerbang GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, suasana di booth Jetour yang berlokasi di Hall 3 sudah terasa sangat hidup. Ratusan pengunjung awal terlihat berkerumun di depan panggung utama yang didominasi warna oranye dan hitam, warna identitas merek Jetour. Di atas panggung, dua unit display Jetour T2 i-DM berwarna hijau army dan abu-abu metalik ditutup kain hitam tebal, menambah misteri sebelum peluncuran resmi. Tim kru terlihat sibuk melakukan final check pada sistem pencahayaan, unit hiburan, dan baterai kendaraan demi memastikan segala sesuatu berjalan sempurna saat diresmikan nanti.

    Kronologi Peluncuran Resmi di Main Stage

    1. 09.30 WIB — Sambutan Eksekutif dan Visi Elektrifikasi. Presiden Direktur Jetour Motor Indonesia, Liu Wei, memulai sesi dengan menyampaikan visi jangka panjang perusahaan di pasar otomotif Tanah Air. Ia menekankan bahwa T2 i-DM merupakan produk pertama dari rangkaian kendaraan hybrid plug-in (PHEV) Jetour yang akan diperkenalkan hingga akhir dekade ini. Menurutnya, Indonesia dipilih sebagai pasar strategis mengingat potensi pertumbuhan segmen SUV dan kebijakan pemerintah yang mendukung ekosistem kendaraan listrik.
    2. 10.00 WIB — World Premiere dan Pengungkapan Desain. Tirai penutup resmi diturunkan, memperlihatkan secara utuh desain eksterior Jetour T2 i-DM yang mengadopsi bahasa desain kotak (boxy) dengan elemen retro-modern. Lampu utama LED berbentuk persegi, grille besar dengan tulisan JETOUR yang terintegrasi, serta overfender plastik hitam di seluruh sisi bodi memperkuat karakter rugged kendaraan ini. Liu Wei menjelaskan bahwa platform T2 i-DM dirancang khusus untuk menavigasi medan perkotaan maupun jalur ekstrem ringan, berkat ground clearance yang tinggi dan sistem penggerak 4x4 intelijen.
    3. 10.45 WIB — Paparan Teknologi i-DM dan Performa. Chief Engineer Jetour untuk pasar Asia Tenggara, Zhang Min, naik ke panggung untuk menjelaskan detail teknis powertrain hybrid. Sistem i-DM (intelligent Dual Mode) menggabungkan mesin bensin 1.5 liter turbocharged dengan dua motor elektrik, menghasilkan output total 390 kW dan torsi puncak 750 Nm. Baterai litium-ion berkapasitas 43,2 kWh diklaim mampu menyediakan jarak tempuh murni menggunakan listrik hingga 150 kilometer dalam satu kali pengisian. Zhang Min juga menyoroti fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan T2 i-DM menjadi sumber daya listrik portabel bagi kebutuhan outdoor.
    4. 11.30 WIB — Pengumuman Harga dan Program Pre-Booking. Momen puncak peluncuran datang saat Liu Wei kembali ke panggung untuk mengumumkan harga resmi Jetour T2 i-DM. Dengan latar belakang layar LED raksasa yang menampilkan angka Rp 688.000.000, ia menyatakan harga tersebut berlaku untuk varian tunggal yang diluncurkan kali ini, yakni i-DM Premium. Selain itu, Jetour membuka program pemesanan awal (pre-booking) mulai hari itu juga dengan uang muka Rp 10 juta, yang disertai benefit berupa paket pemasangan home charging gratis, garansi baterai 8 tahun atau 200.000 kilometer, serta subsidi asuransi all risk selama satu tahun.

    Spesifikasi dan Fitur Pendukung

    Di luar powertrain hybrid, Jetour T2 i-DM dilengkapi dengan berbagai fitur modern yang ditujukan untuk kenyamanan dan keamanan pengemudi. Interior kabin mengusung dashboard minimalis dengan layar sentuh infotainment 15,6 inci berbasis sistem operasi Android Auto dan Apple CarPlay nirkabel. Panel instrumen sepenuhnya digital berukuran 10,25 inci menampilkan informasi lengkap mengenai status baterai, konsumsi energi, dan navigasi off-road. Di sisi keselamatan, SUV ini dibekali dengan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) level 2 yang mencakup adaptive cruise control, lane keep assist, blind spot monitoring, dan autonomous emergency braking. Jetour juga menyematkan teknologi transparent chassis yang memungkinkan pengemudi melihat kondisi di bawah kendaraan melalui kamera 360 derajat saat melewati medan sulit.

    Target Pasar dan Persaingan

    Dengan harga Rp 688 juta, Jetour T2 i-DM memposisikan diri sebagai alternatif SUV hybrid yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa kompetitor dari Jepang dan Eropa yang menyentuh rentang harga di atas Rp 800 juta. Target utama Jetour adalah konsumen muda profesional dan keluarga urban yang membutuhkan kendaraan serbaguna untuk aktivitas harian sekaligus petualangan akhir pekan. Namun, Jetour sadar bahwa tantangan tidak kecil mengingat pasar sudah dihuni oleh nama-nama mapan. Untuk itu, perusahaan berencana memperluas jaringan diler menjadi 50 showroom hingga akhir 2026, dengan fokus di wilayah Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, dan Makassar. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ke

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Content Creator. Mengelola konten viral, podcast, dan video pendek.

Comments (0)

User