warkini.
Viral

Bio Farma Bidik Modal Danantara untuk Perluas Pasar Vaksin Global

Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Farmasi, PT Bio Farma (Persero), tengah bersiap tancap gas memperlebar sayap bisnisnya di kancah internasional. Dem

Bio Farma Bidik Modal Danantara untuk Perluas Pasar Vaksin Global

Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Farmasi, PT Bio Farma (Persero), tengah bersiap tancap gas memperlebar sayap bisnisnya di kancah internasional. Demi mewujudkan ambisi ekspansi vaksin ke pasar global, Bio Farma menaruh harapan besar pada dukungan permodalan strategis dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Langkah ini diambil guna memperkuat kapasitas produksi, membiayai riset dan pengembangan (R&D) produk baru, serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama industri farmasi dan bioteknologi dunia. Selama ini, Bio Farma dikenal sebagai produsen vaksin berskala global yang telah memasok produknya ke lebih dari 150 negara melalui kemitraan dengan lembaga dunia seperti UNICEF dan WHO.

Mendorong Kemandirian dan Ekspansi Global

Kebutuhan modal untuk penetrasi pasar internasional kian mendesak seiring meningkatnya permintaan vaksin berkualitas tinggi di negara-negara berkembang dan kawasan regional. Bio Farma melihat peluang besar dalam pengadaan vaksin polio, campak, serta pengembangan platform vaksin generasi terbaru berbasis teknologi mRNA dan rekombinan.

"Ekspansi ke pasar global membutuhkan investasi yang kuat dan berkelanjutan, baik untuk infrastruktur manufaktur berstandar internasional maupun uji klinis lanjutan. Dukungan modal dari institusi seperti Danantara akan menjadi akselerator nyata," ungkap perwakilan manajemen Bio Farma dalam keterangannya.

Dukungan pendanaan ini dinilai krusial agar Bio Farma tidak sekadar menjadi penonton di tengah kompetisi industri farmasi global yang kian ketat pascapandemi.

Peran Strategis Danantara sebagai Motor Investasi

Kehadiran Badan Pengelola Investasi Danantara diproyeksikan sebagai superholding dan pengelola dana investasi strategis nasional yang mampu mengoptimalkan aset BUMN. Dengan mandat mengelola dan melipatgandakan nilai aset negara, Danantara dinilai menjadi mitra permodalan yang paling tepat untuk mendanai proyek berisiko terukur dengan prospek jangka panjang seperti bioteknologi.

Melalui injeksi modal atau skema pendanaan fleksibel dari Danantara, Bio Farma dapat memfokuskan investasinya pada beberapa pilar utama, antara lain:

  • Peningkatan Kapasitas Pabrik: Memodernisasi fasilitas produksi agar memenuhi standar regulasi global (FDA, EMA, dan WHO Pre-qualification).
  • Riset Vaksin Baru: Mempercepat komersialisasi vaksin preventif, termasuk vaksin demam berdarah (Dengue), TBC generasi baru, dan vaksin HPV.
  • Penguatan Rantai Pasok Global: Membangun pusat distribusi serta kerja sama transfer teknologi (tech transfer) dengan mitra strategis di Afrika, Asia Selatan, dan Timur Tengah.

Menatap Masa Depan Ketahanan Kesehatan

Ekspansi Bio Farma bukan semata-mata demi mengejar profitabilitas korporasi, melainkan juga bagian dari misi memperkuat ketahanan kesehatan nasional dan global. Ketika kapasitas produksi dalam negeri semakin kuat dan diakui dunia, Indonesia memiliki daya tawar yang jauh lebih kokoh dalam menghadapi potensi ancaman pandemi di masa depan.

Dengan sokongan modal yang terarah dari Danantara, Bio Farma optimistis mampu mengukuhkan statusnya bukan hanya sebagai jago kandang, melainkan raksasa farmasi yang berdaya saing tinggi di pasar global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rangga-pradana

Content Creator. Mengelola konten viral, podcast, dan video pendek.

Comments (0)

User