Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional di TMP Kalibata Menyambut Hari Bhayangkara ke-80
Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, saat Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo memimpin upacara ziarah dan tabur bunga. Kegiatan in
Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, saat Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo memimpin upacara ziarah dan tabur bunga. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, momen penting yang mengingatkan kembali pengabdian panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia bagi bangsa dan negara. Para pejabat utama Markas Besar Polri turut hadir, menunjukkan penghormatan mendalam kepada arwah para pahlawan yang telah gugur.
Langkah tegap pasukan upacara mengawali seluruh prosesi. Bunyi terompet mengalun pelan, mengantarkan penghormatan kepada arwah pahlawan. Seluruh peserta selanjutnya mengheningkan cipta, mendoakan para pejuang yang telah mendahului. Sebagai simbol penghargaan, Dedi Prasetyo kemudian meletakkan karangan bunga di monumen pusara. Doa bersama pun dipanjatkan agar jasa para pahlawan terus menjadi inspirasi dan semangat bagi generasi penerus Bhayangkara.
Rangkaian Penuh Makna Sejarah
Upacara ziarah tersebut bukan sekadar ritual kenegaraan, melainkan juga cerminan komitmen Polri untuk menjaga api perjuangan para pendahulunya. Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo dalam amanatnya yang disampaikan seusai upacara mengatakan bahwa momen ini harus dijadikan refleksi bagi setiap anggota Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat. “Hari Bhayangkara bukan hanya milik Polri, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia yang bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Nilai-nilai kepahlawanan yang tertanam di makam ini harus terus hidup di setiap langkah pengabdian kami,” ujarnya sebagaimana dikutip oleh tim Warkini.com di lokasi.
Setelah peletakan karangan bunga di monumen utama, Dedi Prasetyo didampingi para pejabat utama bergerak menuju pusara-pusara pahlawan. Mereka menaburkan bunga sebagai simbol penghormatan pribadi kepada para tokoh bangsa dan anggota Polri yang telah tiada. Prosesi ini berlangsung dengan khidmat, diiringi suasana hening yang hanya dipecah oleh langkah kaki tertib para peserta.
Ziarah Serentak di Seluruh Indonesia
Bersamaan dengan upacara di TMP Kalibata, jajaran Polri di berbagai daerah juga melaksanakan ziarah di lokasi-lokasi bersejarah. Berdasarkan laporan yang dihimpun oleh media kami, mulai dari Sabang hingga Merauke, para personel Polres dan Polda menyambangi taman makam pahlawan serta tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh bangsa. Kegiatan serentak ini menjadi bukti bahwa Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dirayakan di pusat, tetapi juga menyentuh akar rumput sebagai wujud penghargaan seluruh institusi terhadap jasa para perintis kemerdekaan dan pendiri Polri.
Di beberapa daerah, kegiatan ziarah juga dirangkaikan dengan bakti sosial, pembersihan makam pahlawan, dan doa bersama dengan keluarga para pejuang. Hal ini semakin memperkuat pesan bahwa pengabdian Polri tidak terlepas dari akar sejarah dan kebersamaan dengan masyarakat. Seluruh rangkaian ini direncanakan akan dilanjutkan dengan upacara puncak Hari Bhayangkara yang dipusatkan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, dengan harapan semangat pengabdian terus menyala dalam setiap jiwa anggota Bhayangkara.
Comments (0)