warkini.
Viral

India — Prabowo Hadiri KTT BRICS Sebagai Anggota Penuh

Suasana Pangkalan Angkatan Udara India (AFS) Palam di New Delhi pada Jumat malam (11/9) terasa hangat saat pesawat kepresidenan Republik Indonesia mendarat

India — Prabowo Hadiri KTT BRICS Sebagai Anggota Penuh

Suasana Pangkalan Angkatan Udara India (AFS) Palam di New Delhi pada Jumat malam (11/9) terasa hangat saat pesawat kepresidenan Republik Indonesia mendarat mulus. Presiden Prabowo Subianto tampak melangkah turun dari tangga pesawat dengan penuh percaya diri, menyapa jajaran pejabat tinggi pemerintah India dan para diplomat yang menjemputnya. Kedatangan ini bukan sekadar agenda kunjungan kerja biasa. Ini adalah momen bersejarah bagi diplomasi luar negeri Indonesia, di mana Presiden Prabowo untuk pertama kalinya menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 dengan status resmi sebagai anggota penuh.

Bergabungnya Indonesia secara resmi ke dalam blok ekonomi utama yang beranggotakan negara-negara berkembang ini menandai babak baru kiprah Jakarta di panggung internasional. Langkah ini menegaskan komitmen Indonesia untuk aktif terlibat dalam merancang arah kebijakan ekonomi global yang lebih serasi, berkeadilan, dan tidak memihak.

Langkah Strategis Memperkuat Posisi Global South

Keputusan Indonesia menjadi anggota penuh BRICS menyedot perhatian banyak pihak. Sebagai negara dengan tradisi politik luar negeri bebas aktif, keikutsertaan Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo menegaskan bahwa Jakarta tidak sedang memilih salah satu blok geopolitik dunia. Sebaliknya, Indonesia ingin memperkuat posisi tawar negara-negara berkembang (Global South) di tengah dinamika geopolitik yang kian memanas.

Dalam kesempatan wawancara singkat di lokasi, Presiden Prabowo menegaskan visi diplomasi Indonesia di forum ekonomi bergengsi tersebut.

"Indonesia hadir di KTT BRICS bukan untuk berpihak pada kubu mana pun, melainkan untuk membangun jembatan kolaborasi. Sebagai anggota penuh, kita ingin memastikan suara negara berkembang didengar secara adil, stabilitas pangan dan energi terjaga, serta kerja sama ekonomi global berjalan tanpa diskriminasi," tegas Presiden Prabowo Subianto.

Para pengamat politik internasional menilai keikutsertaan ini sebagai terobosan diplomasi yang berani namun tetap terukur. Keanggotaan penuh memberikan Indonesia akses langsung terhadap pembiayaan pembangunan infrastruktur berkelanjutan melalui New Development Bank (NDB), sekaligus membuka lebar jalur perdagangan non-tradisional di kawasan Latin, Afrika, dan Eurasia.

Peta Kekuatan Ekonomi BRICS dan Peran Indonesia

Dengan bergabungnya Indonesia, pilar kekuatan ekonomi BRICS menjadi semakin kukuh. Blok ini kini menguasai sebagian besar populasi dunia serta menyumbang porsi dominan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global berdasar kriteria keseimbangan kemampuan berbelanja (PPP).

Indikator Utama Kelompok BRICS Kontribusi & Peran Indonesia
Populasi Global > 45% Total Penduduk Dunia 280+ juta jiwa (Pasar terbesar di ASEAN)
PDB (PPP) Global > 36% PDB Dunia Kekuatan Ekonomi USD 1,3 Triliun+
Fokus Strategis Dedolarisasi & Bank Pembangunan (NDB) Penyedia komoditas kritis & penyeimbang rantai pasok

Kehadiran Indonesia memberikan bobot geopolitik yang amat signifikan. Sebagai pemegang kepemimpinan de facto di ASEAN, Indonesia membawa suara kawasan Asia Tenggara ke dalam forum BRICS. Dunia kini menyaksikan Indonesia tidak lagi sekadar menjadi penonton pasif, melainkan penggerak utama dalam perumusan tatanan ekonomi baru.

Agenda Kunci Prabowo di New Delhi

Selama gelaran KTT BRICS ke-18 di India, Presiden Prabowo dijadwalkan mengikuti sejumlah pertemuan bilateral dengan para pemimpin negara anggota. Isu ketahanan pangan, transisi energi hijau, hingga digitalisasi ekonomi menjadi agenda utama yang akan diusung Indonesia.

Selain itu, skema transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) juga diprediksi menjadi topik hangat. Indonesia yang telah sukses mengimplementasikan sistem ini bersama beberapa negara mitra di Asia Tenggara siap memperluas skema LCT ke anggota BRICS lainnya. Langkah ini sangat krusial untuk menekan ketergantungan pada dolar AS serta menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan dunia.

Kunjungan Presiden Prabowo ke New Delhi ini memancarkan optimisme baru. Indonesia melangkah mantap di KTT BRICS ke-18 untuk mengawal kepentingan nasional sekaligus memperjuangkan masa depan ekonomi dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User