warkini.
Viral

Lampung — Marinir Siagakan Ransus Damkar Hadapi Ancaman Karhutla

Musim kemarau yang melanda berbagai wilayah Indonesia sering kali membawa ancaman serius berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tak terkecuali di Pro

Lampung — Marinir Siagakan Ransus Damkar Hadapi Ancaman Karhutla

Musim kemarau yang melanda berbagai wilayah Indonesia sering kali membawa ancaman serius berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tak terkecuali di Provinsi Lampung. Menyikapi potensi bahaya tersebut, prajurit petarung dari Korps Marinir TNI Angkatan Laut bergerak cepat. Melalui jajaran Brigade Infanteri 4 Marinir/BS (Brigif 4 Mar/BS) yang bermarkas di Lampung, pasukan baret ungu ini mengintensifkan kesiapsiagaan personel dan alutsista demi mengamankan wilayah dari gempuran si jago merah.

Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui pelatihan intensif bagi Tim Rescue Ransus (Kendaraan Khusus) Pemadam Kebakaran. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh armada dan prajurit berada dalam kondisi prima serta siap diterjunkan sewaktu-waktu saat situasi darurat bencana timbul.

Latihan Taktis dan Penguasaan Medan Terjal

Kondisi geografis Lampung yang mencakup kawasan hutan lindung, perkebunan luas, hingga perbukitan menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman api. Oleh karena itu, para prajurit tidak hanya dituntut memiliki ketahanan fisik yang kuat, tetapi juga keahlian mengoperasikan Ransus Damkar di medan sulit.

Pelatihan yang digelar Brigif 4 Marinir/BS mencakup berbagai skenario penanganan darurat di lapangan. Beberapa fokus utama dalam pembinaan kesiapsiagaan ini meliputi:

  • Teknik pemadaman darat: Penguasaan peralatan selang tekanan tinggi dan pemadaman manual di titik api yang sulit dijangkau kendaraan.
  • Manajemen armada Ransus: Optimalisasi pengoperasian kendaraan khusus pemadam di trek berlumpur atau berbatu.
  • Navigasi taktis: Pemetaan titik panas (hotspot) secara cepat guna mencegah penyebaran api yang meluas.
"Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Prajurit Brigif 4 Marinir/BS harus selalu siap siaga kapan pun negara dan masyarakat membutuhkan, terutama dalam menyelamatkan lingkungan serta permukiman warga dari ancaman kebakaran,"
ungkap perwira lapangan di sela-sela kegiatan latihan.

Sinergi Lintas Instansi dan Strategi Penanganan

Menghadapi bencana skala besar seperti karhutla tentu tidak bisa dilakukan secara mandiri. Korps Marinir terus menjalin koordinasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni Kementerian LHK, serta instansi kepolisian setempat.

Berikut adalah gambaran strategi integrasi penanganan karhutla yang diterapkan oleh kesatuan:

Fokus Penanganan Strategi Operasional Marinir
Respons Cepat Penyiagaan Tim Rescue Ransus Damkar 24 jam penuh di markas.
Mitigasi Rawan Patroli berkala di kawasan hutan dan area perkebunan rentan terbakar.
Kolaborasi Lapangan Simulasi pemadaman gabungan bersama BPBD dan relawan lokal.

Bentuk Pengabdian Nyata untuk Masyarakat

Keterlibatan Korps Marinir dalam upaya penanganan bencana merupakan bagian integral dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Ancaman karhutla tidak hanya merusak ekosistem hayati, tetapi juga berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat akibat polusi asap serta mengganggu roda perekonomian daerah.

Dengan hadirnya penyiagaan armada Ransus Damkar beserta personel terlatih dari Brigif 4 Marinir/BS, diharapkan titik api yang muncul dapat segera dipadamkan sebelum membesar. Kehadiran prajurit TNI di tengah potensi bencana memberikan rasa aman yang nyata bagi warga Lampung.

Selain menyiagakan pasukan, Marinir juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar. Kesadaran bersama menjadi benteng utama dalam mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan yang berulang setiap tahunnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User