warkini.
Viral

Pontianak Diterjang Kabut Asap Karhutla, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat

Suasana pagi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, belakangan ini tidak lagi menyuguhkan langit biru yang cerah. Sebaliknya, selimut tebal kabut asap akibat

Pontianak Diterjang Kabut Asap Karhutla, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat

Suasana pagi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, belakangan ini tidak lagi menyuguhkan langit biru yang cerah. Sebaliknya, selimut tebal kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tampak memadati setiap sudut kota. Jarak pandang berkurang drastis, sementara aroma sangit vegetasi terbakar menyusup hingga ke dalam rumah-rumah warga. Kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan ini menempatkan kualitas udara kota di titik kritis.

Berdasarkan data pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), konsentrasi partikel debu halus (PM2.5) di wilayah Pontianak dan sekitarnya telah menembus batas aman. Kualitas udara secara resmi dikategorikan sebagai Sangat Tidak Sehat, sebuah tingkat ancaman nyata yang membahayakan kesehatan respirasi masyarakat setempat.

Ancaman Kesehatan dan Lonjakan Kasus ISPA

Peningkatan intensitas kabut asap ini berbanding lurus dengan meningkatnya risiko penyakit Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Anak-anak, lansia, dan kelompok rentan menjadi pihak yang paling terdampak oleh buruknya kualitas udara ini. "Setiap kali keluar rumah, mata langsung terasa perih dan dada menyesak. Anak-anak terpaksa kami batasi beraktivitas di luar," ungkap Rahmad, salah seorang warga kawasan Pontianak Tenggara.

Untuk memahami lebih jelas klasifikasi risiko kesehatan berdasarkan kondisi udara saat ini, berikut adalah rincian skala Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berlaku:

Kategori ISPU Rentang Nilai Dampak Kesehatan
Baik 0 - 50 Kadar cemaran minimal, sangat aman bagi manusia.
Sedang 51 - 100 Dapat berdampak pada kelompok yang sangat sensitif.
Tidak Sehat 101 - 200 Berisiko merugikan kesehatan pada populasi umum.
Sangat Tidak Sehat 201 - 300 Menimbulkan risiko serius bagi seluruh lapisan masyarakat.
Berbahaya > 300 Kondisi darurat, tingkat keparahan tinggi bagi populasi.

Kondisi di Pontianak saat ini berada pada level Sangat Tidak Sehat, di mana pemaparan udara luar ruangan tanpa pelindung dapat menyebabkan iritasi mata, tenggorokan gatal, hingga gangguan pernapasan kronis.

Aktivitas Kota Terganggu dan Upaya Penanggulangan

Dampak Karhutla tidak hanya merenggut kesegaran udara, tetapi juga mengganggu mobilitas harian warga. Jarak pandang yang terbatas di jalan raya membuat para pengendara harus ekstra waspada dan menyalakan lampu kendaraan meski di siang hari. Sektor transportasi udara pun berada dalam ancaman penundaan penerbangan apabila kepekatan asap semakin meningkat di sekitar bandara.

"Pemerintah daerah bersama satgas gabungan terus berupaya melakukan pemadaman darat dan pemantauan titik panas (hotspot). Namun, tiupan angin kencang dan cuaca kering menjadi tantangan berat di lapangan."

Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker standar medis atau N95 saat terpaksa harus keluar rumah. Penggunaan pemurni udara (air purifier) di dalam ruangan serta menjaga hidrasi tubuh sangat disarankan untuk meminimalkan paparan racun asap.

Fenomena tahunan Karhutla di Pulau Borneo ini kembali menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam pencegahan pembukaan lahan dengan cara membakar. Tanpa ketegasan hukum dan kesadaran menjaga ekosistem gambut, kabut asap akan terus menjadi momok yang mengintai kesehatan warga Pontianak setiap musim kemarau tiba.

Kota Pontianak dan sekitarnya kini dikepung kabut asap pekat akibat Kebakaran Hutan dan Lahan. Indeks Kualitas Udara berada pada kategori Sangat Tidak Sehat, mengancam kesehatan masyarakat serta mengganggu aktivitas harian. Bagi warga Pontianak, pastikan untuk selalu menggunakan masker standar N95 dan kurangi kegiatan outdoor. Baca ulasan lengkap berita ini di Warkini.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User