Suasana tenang di kawasan Dusun Candirejo, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, mendadak gempar pada Jumat (11/9) pagi. Warga setempat yang tengah memulai aktivitas harian di sekitar bantaran sungai dikagetkan oleh pemandangan memilukan. Sesosok tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa terlihat mengapung terbawa arus di aliran Sungai Opak, menciptakan kepanikan seketika di pemukiman warga tersebut.
Jasad yang belakangan diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia lanjut (lansia) tersebut ditemukan tersangkut pada tumpukan sampah dan vegetasi sungai. Warga yang pertama kali melihat objek mencurigakan itu langsung mendekati pinggir sungai untuk memastikan situasi, sebelum akhirnya melaporkan kejadian mengerikan ini kepada pihak kepolisian setempat dan relawan SAR.
Kronologi Penemuan dan Proses Evakuasi Mencekam
Menurut keterangan beberapa warga di lokasi kejadian, penemuan bermula ketika salah seorang warga melintas di tepi sungai dan melihat benda berukuran cukup besar mengapung seraya terseret arus pelan. Setelah diamati lebih dekat, ternyata objek tersebut adalah tubuh seorang pria lansia yang posisinya tertelungkup di tengah aliran air.
"Awalnya dikira tumpukan sampah atau bangkai hewan yang hanyut dari hulu. Namun setelah diperhatikan lebih teliti, terlihat jelas bagian anggota tubuh manusia. Kami tidak berani menyentuh dan langsung menghubungi petugas kepolisian serta tim SAR," ujar salah seorang warga setempat yang menyaksikan lokasi awal penemuan.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Berbah bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman, Relawan SAR, dan petugas medis segera meluncur ke lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung cukup dinamis mengingat medan tebing sungai yang cukup curam dan licin. Petugas harus menuruni bantaran sungai dengan peralatan khusus untuk mengamankan jenazah agar tidak hanyut lebih jauh ke arah hilir.
Setelah berjuang selama beberapa waktu, jajaran tim gabungan berhasil membawa jasad lansia tersebut naik ke daratan pada pertengahan hari. Kondisi fisik korban saat dievakuasi sudah mengalami pembengkakan akibat terlalu lama terendam di dalam air.
Penyelidikan Identitas dan Penyebab Kematian
Pihak Tim Identifikasi Inafis Polres Sleman langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal di lokasi penemuan. Berdasarkan pemeriksaan sementara, tidak ditemukan dokumen identitas resmi seperti KTP atau petunjuk identitas lainnya yang melekat pada pakaian korban. Hal ini menyulitkan petugas untuk langsung mengenali sosok almarhum secara cepat.
Guna kepentingan penyelidikan lanjutan dan autopsi medis, jenazah lansia tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY menggunakan ambulans relawan. Kepolisian masih mendalami apakah terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban atau murni akibat murni kecelakaan akibat terpeleset dan tenggelam di sungai.
| Parameter Informasi | Keterangan Kejadian |
|---|---|
| Lokasi Penemuan | Sungai Opak, Dusun Candirejo, Tegaltirto, Berbah, Sleman |
| Waktu Kejadain | Jumat, 11 September |
| Estimasi Usia Korban | Lanjut Usia (Lansia / Belum Teridentifikasi) |
| Tindakan Lanjutan | Evakuasi ke RS Bhayangkara & Olah TKP Inafis |
Himbauan Kepolisian dan Keselamatan Warga
Kapolsek Berbah mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga di sepanjang aliran Sungai Opak yang merasa kehilangan anggota keluarga berstatus lansia, untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat atau berkoordinasi dengan RS Bhayangkara.
Selain itu, aparat kepolisian dan relawan keselamatan mengingatkan warga setempat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di daerah aliran sungai. "Kami mengingatkan masyarakat agar memberikan pengawasan ekstra kepada anggota keluarga yang sudah lanjut usia atau memiliki keterbatasan fisik agar tidak beraktivitas sendirian di dekat bantaran sungai yang rawan licin dan terjal," ungkap pihak kepolisian setempat.
- Masyarakat yang kehilangan anggota keluarga diharapkan melapor ke Polsek Berbah atau Polres Sleman.
- Memeriksa posko pengaduan warga hilang di wilayah Sleman dan sekitarnya.
- Menghindari aktivitas berisiko di sepanjang pinggiran Sungai Opak saat arus kencang.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian masih terus melakukan penyisiran informasi serta menunggu hasil penanganan medis formal dari pihak rumah sakit untuk mengungkap identitas pasti dan penyebab kematian korban lansia tersebut.
Comments (0)