Zainul Munasichin Soroti Akses Kesehatan di Pulau Karimun
Karimun - Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Agenda ini menjadi bagian dari pengawasan langsung terhadap implementasi...
Karimun - Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Agenda ini menjadi bagian dari pengawasan langsung terhadap implementasi program jaminan sosial dan layanan kesehatan di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis unik.
Mendengar Langsung Keluhan Warga Pesisir
Dalam kunjungannya, Zainul menyempatkan diri berdialog dengan warga di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Ia mendapati masih adanya kesenjangan akses, terutama bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil yang hanya bisa dijangkau dengan transportasi laut. "Kami sengaja memilih Karimun karena karakteristik daerahnya yang terdiri dari banyak pulau. Ini menjadi cermin bagaimana program pemerintah pusat harus adaptif terhadap kondisi lokal," ujar politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial memang tengah gencar melakukan pemantauan lapangan untuk mengevaluasi efektivitas program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan berbagai regulasi ketenagakerjaan. Zainul menekankan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menyerap data akurat yang akan menjadi bahan rapat dengar pendapat di Senayan.
Tantangan Infrastruktur dan Tenaga Medis
Salah satu temuan penting yang dicatat Zainul adalah distribusi tenaga kesehatan yang belum merata. Fasilitas kesehatan di pulau-pulau kecil seringkali hanya mengandalkan bidan desa atau perawat dengan peralatan terbatas. "Kita tidak bisa menyamakan standar pelayanan di Jakarta dengan di pulau terpencil. Harus ada terobosan, mungkin melalui telemedicine yang didukung konektivitas internet yang memadai," tambahnya.
Ia juga menyoroti perlunya insentif khusus bagi tenaga kesehatan yang bersedia ditempatkan di daerah terpencil. Menurutnya, faktor kesejahteraan menjadi kunci untuk memastikan pelayanan kesehatan berkelanjutan dan tidak hanya bersifat temporer. Dalam diskusi tertutup dengan pemerintah daerah, Zainul mendorong agar alokasi anggaran kesehatan lebih diprioritaskan pada penguatan puskesmas dan puskesmas pembantu di pulau-pulau.
Perlindungan Pekerja Sektor Maritim
Selain kesehatan, isu ketenagakerjaan juga menjadi perhatian. Kabupaten Karimun yang memiliki banyak pekerja di sektor kelautan dan perbatasan masih menghadapi persoalan perlindungan sosial. Zainul mengingatkan pentingnya sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan pekerja informal lainnya. "Perlindungan bagi pekerja rentan harus terus ditingkatkan. Mereka adalah tulang punggung ekonomi daerah, namun seringkali luput dari jaring pengaman sosial," tegasnya.
Kunjungan kerja spesifik ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkeadilan serta perlindungan tenaga kerja yang menyeluruh. Zainul berjanji akan membawa aspirasi dari Karimun ke dalam pembahasan di DPR, termasuk dalam evaluasi anggaran dan revisi undang-undang terkait.
Comments (0)