Aktivis Pakistan Dihukum Penjara Seumur Hidup, Picu Kecaman Nasional dan Internasional

Islamabad — Sebuah pengadilan anti-terorisme di Pakistan menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap dua aktivis hak sipil terkemuka pada 25 Juni lalu, memicu gelombang kritik dari dalam dan lu

Jul 06, 2026 - 13:28
0 1
Aktivis Pakistan Dihukum Penjara Seumur Hidup, Picu Kecaman Nasional dan Internasional

Islamabad — Sebuah pengadilan anti-terorisme di Pakistan menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap dua aktivis hak sipil terkemuka pada 25 Juni lalu, memicu gelombang kritik dari dalam dan luar negeri. Mahrang Baloch, 33 tahun, dan Sibghatullah Shahji dinyatakan bersalah atas kematian seorang tentara paramiliter yang terjadi dalam bentrokan saat demonstrasi di Balochistan pada Juli 2024. Putusan ini segera menuai kecaman karena dinilai sebagai bentuk pembungkaman terhadap suara kritis, terutama dalam isu pelanggaran hak asasi manusia di provinsi barat daya Pakistan tersebut.

Tolak Proses Hukum, Aktivis Sebut Putusan sebagai Alat Represi

Baloch dan Shahji sejak awal menolak mengakui legitimasi pengadilan tersebut dan memilih untuk memboikot seluruh proses persidangan. Mereka membantah semua dakwaan yang diajukan oleh jaksa penuntut. Melalui pernyataan yang disampaikan oleh pengacara mereka, Israr Jattak, Baloch menyebut putusan itu sebagai bukti nyata bahwa hukum digunakan sebagai alat untuk membungkam aktivisme dan perbedaan pendapat.

Jattak mengonfirmasi bahwa tim kuasa hukum akan segera mengajukan banding atas vonis tersebut. Ia juga memastikan bahwa kondisi fisik dan mental kedua kliennya saat ini dalam keadaan baik. Namun, ia menekankan bahwa hukuman ini memiliki implikasi jauh melampaui dua individu tersebut, karena menyasar jantung gerakan sipil di Balochistan.

Simbol Perlawanan terhadap Penghilangan Paksa

Mahrang Baloch bukanlah nama asing dalam lanskap aktivisme hak asasi manusia di Asia Selatan. Ia adalah figur sentral dalam Komite Persatuan Balochistan dan telah menghabiskan bertahun-tahun memimpin aksi damai menentang dugaan praktik penghilangan paksa dan pembunuhan di luar hukum yang, menurut laporan media kami dan organisasi internasional, marak terjadi di wilayah tersebut. Pemerintah Pakistan secara konsisten membantah tuduhan tersebut, meskipun sejumlah badan PBB telah mendokumentasikan pola pelanggaran yang sistemik.

Penahanan dan vonis terhadap Baloch telah memicu pernyataan keprihatinan dari berbagai organisasi seperti Human Rights Watch dan Amnesty International, yang menyerukan pembebasan segera kedua aktivis dan mengecam penggunaan undang-undang anti-terorisme yang dinilai tidak proporsional terhadap warga sipil yang menyuarakan pendapat.

Konteks Gejolak di Balochistan

Kematian tentara paramiliter yang menjadi dasar dakwaan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Balochistan, provinsi terbesar namun termiskin di Pakistan. Wilayah ini telah lama menjadi pusat pemberontakan bersenjata oleh kelompok separatis serta lokasi aksi protes warga yang merasa termarginalkan. Analis politik di media kami mencatat bahwa penggunaan pengadilan anti-terorisme untuk mengadili para pembela hak asasi manusia ini berpotensi memperdalam jurang kepercayaan antara negara dan masyarakat sipil di wilayah tersebut, alih-alih meredakan konflik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User