warkini.
Travel

Alexander Zverev Raih Gelar Perdana US Open Usai Tundukkan Ben Shelton

Petenis nomor satu dunia, Alexander Zverev, akhirnya menuntaskan penantian panjangnya di Flushing Meadows. Lewat pertarungan sengit empat set yang menguras

Alexander Zverev Raih Gelar Perdana US Open Usai Tundukkan Ben Shelton

Petenis nomor satu dunia, Alexander Zverev, akhirnya menuntaskan penantian panjangnya di Flushing Meadows. Lewat pertarungan sengit empat set yang menguras emosi dan stamina di Arthur Ashe Stadium, petenis asal Jerman ini sukses menaklukkan harapan publik tuan rumah, Ben Shelton, dengan skor akhir 6-3, 7-6 (7-2), 5-7, dan 6-2.

Kemenangan prestisius ini bukan hanya menjadi trofi US Open perdana sepanjang karier Zverev, tetapi juga menegaskan dominasinya sebagai gelar Grand Slam kedua yang berhasil ia amankan pada musim ini. Atmosfer stadion yang bergemuruh mendukung petenis muda Amerika Serikat tak mampu menggoyahkan ketenangan mental sang unggulan teratas.

Dominasi Awal: Zverev Kuasai Dua Set Pertama

Sejak servis pertama dilepaskan, Zverev langsung tancap gas menampilkan performa tanpa celah. Kombinasi servis keras yang presisi dan reli-reli solid dari baseline membuat Ben Shelton kesulitan mengembangkan gaya permainan agresifnya yang khas.

"Saya tahu Ben punya kekuatan luar biasa dan dukungan penuh dari penonton. Kuncinya adalah tetap tenang di momen-momen krusial dan tidak membiarkan diri saya terbawa ritme permainannya," ungkap Zverev seusai laga.

Zverev mengamankan set pembuka dengan meyakinkan lewat skor 6-3. Memasuki set kedua, duel berlangsung jauh lebih ketat hingga babak tie-break. Kematangan taktik Zverev terbukti menjadi pembeda utama saat ia melibas babak penentuan tersebut dengan skor telak 7-2.

Kronologi Jalannya Pertandingan Final

Berikut adalah urutan momen kunci yang menentukan jalannya pertarungan perebutan gelar juara:

  1. Set 1 (6-3): Zverev langsung mematahkan servis Shelton di awal laga dan mendikte reli panjang untuk menutup set pembuka dalam tempo relatif cepat.
  2. Set 2 (7-6 [2]): Shelton mulai menemukan ritme servisnya, memaksa set berlanjut ke babak tie-break, namun ketenangan Zverev membuatnya unggul nyaman 2-0.
  3. Set 3 (5-7): Tertinggal 5-6 dan di ambang kekalahan, Shelton melepaskan rentetan pukulan forehand bertenaga untuk meraih break penting dan memperpanjang nafas ke set keempat.
  4. Set 4 (6-2): Usai selebrasi emosional memompa semangat penonton, Shelton justru goyah di servis pembuka set penentu. Zverev langsung memanfaatkan momentum tersebut untuk mengunci kemenangan telak.

Mentalitas Juara di Momen Penentuan

Harapan publik New York sempat membubung tinggi ketika Shelton bangkit secara dramatis di ujung set ketiga. Petenis muda berusia 23 tahun itu sempat mengepalkan tangan dan menempelkan tangan ke telinganya untuk membakar semangat seisi stadion.

Namun, di awal set keempat, Zverev menunjukkan karakter sejati seorang juara dunia. Alih-alih tertekan, ia langsung mematahkan servis pertama Shelton, meredam gelombang momentum lawan, dan terus melaju mulus mengunci kemenangan 6-2. Shelton memang berjuang mati-matian hingga poin terakhir, tetapi presisi dan konsistensi servis Zverev hari ini terlalu tangguh untuk dibendung.

Petenis nomor satu dunia Alexander Zverev sukses mengalahkan wakil tuan rumah Ben Shelton di partai final dengan skor 6-3, 7-6 (2), 5-7, 6-2. Kemenangan ini menandai trofi US Open perdana sekaligus gelar Grand Slam keduanya tahun ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User