warkini.
Travel

FILIPINA — Kubu Sara Duterte Sebut Marcos Tak Layak Memimpin

Panasnya panggung politik di Manila kembali membara. Hubungan antara dua dinasti politik terbesar di Filipina kini berada di titik nadir setelah kubu Wakil

FILIPINA — Kubu Sara Duterte Sebut Marcos Tak Layak Memimpin

Panasnya panggung politik di Manila kembali membara. Hubungan antara dua dinasti politik terbesar di Filipina kini berada di titik nadir setelah kubu Wakil Presiden Sara Duterte melontarkan kritik pedas yang menyasar langsung Presiden Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr. Pertikaian terbuka ini menandai berakhirnya masa "bulan madu" koalisi yang pernah memenangkan Pemilu 2022 lalu dengan suara mutlak.

Juru bicara kubu Duterte, **Atty. Paolo Panelo Jr.**, secara terbuka menuding Presiden Marcos Jr. telah meremehkan (*trivializing*) berbagai tuduhan serius yang diarahkan kepadanya. Menurut Panelo, respons santai dan terkesan mengabaikan yang ditunjukkan oleh sang presiden justru menjadi bukti nyata atas ketidakmampuannya dalam memimpin negara secara bijaksana.

"Sikap presiden yang menganggap sepele tuduhan mendasar ini membuktikan secara gamblang bahwa dia telah lepas dari realitas dan sama sekali tidak layak untuk menduduki jabatan presiden," tegas Panelo dalam pernyataan resminya di Manila.

Konflik ini meletus setelah Marcos merespons serangkaian pernyataan kontroversial yang sebelumnya dilontarkan oleh Sara Duterte dengan nada meragukan stabilitas emosional sang wakil presiden. Saling lempar kritik ini menegaskan perselisihan sengit yang kini tak lagi bisa disembunyikan dari publik.

Keretakan Aliansi Politik UniTeam

Hubungan politik antara keluarga Marcos dan keluarga Duterte sebenarnya sempat digadang-gadang sebagai simbol persatuan politik terkuat di Filipina modern melalui gerbong **UniTeam**. Namun, perbedaan pandangan strategis, utamanya terkait kebijakan luar negeri dan reformasi konstitusi, membuat retakan itu semakin melebar hingga sulit disatukan kembali.

Isi Perbedaan Kubu Marcos Jr. Kubu Duterte
Kebijakan Luar Negeri Cenderung mendekat ke Amerika Serikat Mendukung hubungan erat dengan Tiongkok
Reformasi Konstitusi Mendorong pembukaan investasi asing Menolak keras perubahan undang-undang
Pengawasan Anggaran Memangkas dana rahasia wakil presiden Menilai pemangkasan sebagai serangan politik

Para pengamat politik menilai perselisihan ini bukan sekadar cekcok personal, melainkan benturan kepentingan antar-faksi elit. "Kondisi ini mencerminkan kerapuhan koalisi taktis yang sejak awal hanya dibangun demi meraih kekuasaan, bukan atas dasar kesamaan ideologi yang kokoh," ungkap analis politik kawasan di Manila.

Saling Serang di Tengah Krisis Kepercayaan

Eskalasi konflik meningkat tajam ketika Sara Duterte mengkritik kinerja pemerintahan Marcos Jr. secara mendasar. Tuduhan mengenai ketidakmampuan mengendalikan inflasi, lonjakan harga bahan pokok, hingga persoalan keamanan nasional menjadi amunisi utama yang ditembakkan ke arah Istana Malacañang.

Namun, alih-alih memberikan jawaban substantif atas kritik tersebut, respons Marcos Jr. yang terkesan meremehkan justru memicu kemarahan mendalam di kubu Duterte. **Kubu Duterte menilai Marcos menggunakan taktik pengalihan isu** untuk menutupi kelemahan kepemimpinannya di mata publik Filipina.

Dampak Terhadap Stabilitas Politik Filipina

Pertikaian terbuka antara presiden dan wakil presiden ini berpotensi mengganggu jalannya roda pemerintahan serta stabilitas ekonomi Filipina jelang Pemilu Sela (**Midterm Elections**) pada **2025**. Pasar dan investor mengamati dengan cermat dinamika ketegangan ini karena kekhawatiran akan terjadinya kebuntuan legislatif (*legislative gridlock*).

Kini, publik Filipina menyaksikan drama politik yang kian memanas. Dengan saling tuding yang terus berlanjut, persatuan nasional yang dahulu dijanjikan UniTeam kini menyisakan kompromi politik yang runtuh di tengah jalan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User