Ancelotti Pimpin Latihan Brasil Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Persiapan Tim Nasional Brasil menuju putaran final Piala Dunia 2026 terus dimatangkan. Pada Selasa, 3 Juni 2025, pelatih kepala Carlo Ancelotti memimpin langsung sesi latihan yang digelar di pusat pel...
Persiapan Tim Nasional Brasil menuju putaran final Piala Dunia 2026 terus dimatangkan. Pada Selasa, 3 Juni 2025, pelatih kepala Carlo Ancelotti memimpin langsung sesi latihan yang digelar di pusat pelatihan di Sao Paulo. Kehadiran pelatih asal Italia itu menjadi pusat perhatian karena Brasil akan menghadapi Ekuador dalam laga kualifikasi yang krusial.
Strategi Ancelotti Mulai Terbaca
Sesi latihan berlangsung dengan intensitas tinggi. Ancelotti tampak memberikan penekanan pada transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Beberapa pemain bintang seperti Vinícius Júnior dan Rodrygo terlihat mengikuti instruksi dengan fokus. Pelatih berpengalaman itu juga menyempatkan diri untuk berbicara empat mata dengan kapten tim, Marquinhos, membahas pola pressing yang akan diterapkan saat melawan Ekuador.
Ancelotti, yang mengambil alih kursi pelatih Brasil pada awal 2024, dikenal dengan pendekatan manajemen yang tenang namun detail. Di bawah asuhannya, Seleção perlahan membangun identitas permainan yang menggabungkan kreativitas ala Brasil dengan disiplin taktik khas sepak bola Eropa. Kombinasi ini diharapkan mampu membawa Brasil lolos ke Piala Dunia dengan status juara grup.
Di sisi lain, latihan ini juga menjadi momen kembalinya beberapa pemain yang sempat absen karena cedera. Nama-nama seperti Eder Militao dan Bruno Guimaraes terpantau sudah bergabung dalam sesi penuh, meskipun tim medis masih memantau kebugaran mereka. Ancelotti diperkirakan akan melakukan rotasi untuk menjaga stamina para pemain di tengah jadwal kualifikasi yang padat.
Ujian Berat dari Ekuador
Laga melawan Ekuador bukanlah pertandingan yang bisa dianggap remeh. Tim asal negara Andalan itu kini menghuni posisi tiga besar klasemen sementara kualifikasi zona Conmebol, hanya terpaut beberapa poin dari Brasil. Kecepatan dan fisik pemain Ekuador menjadi ancaman nyata, terutama jika Brasil tidak bisa menguasai lapangan tengah. Ancelotti dikabarkan akan mengandalkan skema 4-3-3 fleksibel dengan pergerakan tanpa bola yang dinamis.
“Kami menghormati Ekuador, tapi target kami jelas: tiga poin di kandang sendiri,” ujar salah satu staf pelatih yang enggan disebut namanya. Dukungan suporter di Sao Paulo juga diharapkan bisa menjadi suntikan moral bagi Neymar dan kawan-kawan.
Menariknya, Ancelotti terlihat sesekali tersenyum dan bercanda dengan para pemain muda seperti Endrick, yang baru berusia 19 tahun. Hal itu menunjukkan suasana tim tetap cair meski tekanan besar menghadang. Publik Brasil tentu berharap tuah pengalaman Ancelotti di level klub bisa berbuah manis di panggung internasional.
Pertandingan melawan Ekuador dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini. Hasil positif akan memantapkan langkah Brasil menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara. Seluruh negeri kini menantikan aksi tim kesayangannya di bawah arahan pelatih yang telah mengoleksi gelar juara di lima liga top Eropa itu. Jika berhasil meraih kemenangan, Brasil akan semakin dekat dengan tiket otomatis ke putaran final. Dukungan dari suporter di stadion diyakini bakal menjadi senjata tambahan.
Baca juga:
Comments (0)