Argentina Lumat Mesir, Messi Cetak Gol Kedua di 16 Besar

Riuh rendah 71.000 penonton di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa (7/7/2026) malam, seketika meledak saat Lionel Messi melesakkan gol kedua Argentina k

Jul 11, 2026 - 22:10
0 1
Argentina Lumat Mesir, Messi Cetak Gol Kedua di 16 Besar

Riuh rendah 71.000 penonton di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa (7/7/2026) malam, seketika meledak saat Lionel Messi melesakkan gol kedua Argentina ke gawang Mesir pada menit ke-67. Momen itu bermula dari kerja sama apik di sepertiga akhir; umpan terobosan Enzo Fernández berhasil disundul Messi yang berdiri bebas di kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut kiri gawang yang tak mampu dijangkau kiper Mohamed El Shenawy. Tanpa ragu, Messi berlari ke sudut lapangan, merentangkan kedua tangan, lalu mengepalkan tangan kanannya ke udara—sebuah pose khas yang mengingatkan publik pada selebrasi emosionalnya di final Piala Dunia 2022. Di sekelilingnya, rekan setim menyusul dan menumpuk dalam pelukan hangat. Argentina pun memastikan langkah ke perempat final dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Mesir.

Gol Pembuka dan Dominasi Argentina

Argentina sejatinya sudah memberi sinyal sejak menit awal bahwa mereka ingin menuntaskan laga tanpa drama. Baru sembilan menit berjalan, Julián Álvarez membuka skor melalui sontekan mendatar hasil umpan tarik Nicolás González. Umpan silang González dari sisi kiri berhasil melewati dua bek Mesir dan diselesaikan dingin Álvarez. Setelah gol itu, La Albiceleste terus menggempur pertahanan Mesir yang dikawal Ahmed Hegazi. Statistik mencatat penguasaan bola Argentina mencapai 64 persen di babak pertama dengan 12 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Namun El Shenawy beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap 1-0 hingga jeda.

“Kami tahu lini pertahanan Mesir solid dan berbahaya lewat serangan balik cepat,” ujar pelatih Argentina, Lionel Scaloni, selepas pertandingan. “Instruksi kami adalah tetap sabar membongkar, dan syukurlah di babak kedua peluang-peluang itu berbuah.”

Momen Emas Messi di Atlanta

Memasuki babak kedua, intensitas permainan Argentina meningkat. Pada menit ke-57, hampir saja Alexis Mac Allister menggandakan keunggulan andai tendangan bebasnya tak membentur mistar. Tekanan terus berlanjut hingga akhirnya Messi mencatatkan namanya di papan skor sepuluh menit kemudian. Gol itu bukan sekadar menambah keunggulan, tetapi sekaligus menandai gol ke-15 Messi di sepanjang kariernya di Piala Dunia, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa di turnamen ini—mengungguli Miroslav Klose yang sebelumnya memegang rekor 14 gol sejak 2014.

Sesaat sebelum gol, kapten Argentina itu tampak tenang mengatur tempo. “Saya hanya mencoba berada di posisi yang tepat. Umpan dari Enzo sangat sempurna, saya tinggal menanduknya,” kata Messi dengan senyum kecil di sesi wawancara usai laga. Tatapannya menyiratkan keyakinan, seolah-olah menegaskan bahwa agenda besarnya di Amerika Utara belum usai.

Perlawanan Mesir dan Gol Penutup

Mesir yang diasuh pelatih Hossam Hassan tidak serta-merta menyerah. Di menit ke-78, Mohamed Salah—sang ujung tombak The Pharaohs—mendapat peluang emas lewat skema serangan balik. Namun sundulannya dari jarak dekat masih bisa ditepis kiper Emiliano Martínez dengan refleks gemilang. Kejutan baru lahir pada menit ke-85; bek tengah Ahmed Hegazi sukses menanduk bola pojok dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Sempat muncul gugup di wajah para pemain Argentina, tetapi Messi dengan pengalamannya segera menenangkan situasi dan meminta rekan-rekannya kembali fokus.

Gol penutup Argentina tiba pada masa injury time. Nicolás González yang tak kenal lelah menusuk kotak penalti dan dijatuhkan, menghasilkan penalti. Lautaro Martínez yang baru masuk di menit ke-80 menunaikan tugasnya dengan dingin: skor berakhir 3-1 untuk Argentina. Seisi stadion bergemuruh, sementara ribuan suporter La Albiceleste di tribune selatan mulai menyanyikan “Muchachos”—lagu kebangsaan tak resmi mereka sejak kampanye 2022.

Rekor dan Harapan Menuju Perempat Final

Kemenangan ini tak hanya meloloskan Argentina ke babak delapan besar, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di 14 pertandingan beruntun di Piala Dunia sejak 2022. Skuad asuhan Scaloni tampak kian solid menjelang duel berat di perempat final melawan pemenang laga Kroasia vs Portugal yang dijadwalkan dua hari kemudian. Sepanjang laga melawan Mesir, Argentina mencatat 20 tembakan (7 tepat sasaran), 8 sepak pojok, dan hanya 2 pelanggaran—sebuah performa yang mencerminkan kedewasaan taktikal tim.

Bagi Messi, malam itu juga menjadi sorotan personal. Selain mencatat rekor, ia mendapatkan tepuk tangan panjang dari seluruh penjuru stadion saat ditarik keluar di menit ke-88. Seluruh—termasuk para pendukung Mesir—serentak berdiri dan bertepuk tangan. “Masih ada yang lebih besar yang harus kami capai,” cetusnya singkat saat ditanya perasaannya, seolah mengisyaratkan bahwa final yang diimpikan adalah mahkota ketiga bagi Argentina.

FAQ

T: Berapa skor akhir Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026?
J: Argentina menang 3-1. Gol Argentina dicetak oleh Julián Álvarez (9’), Lionel Messi (67’), dan Lautaro Martínez (90+2’/penalti). Gol Mesir dicetak Ahmed Hegazi (85’).

T: Di mana dan kapan pertandingan Argentina vs Mesir berlangsung?
J: Laga dilaksanakan di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, pada Selasa, 7 Juli 2026 malam waktu setempat.

T: Rekor apa yang dipecahkan Messi dalam pertandingan ini?
J: Messi mengoleksi 15 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia, melampaui rekor Miroslav Klose (14 gol) sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah turnamen.

[TAGS]: Lionel Messi, Argentina vs Mesir, Piala Dunia 2026, babak 16 besar, Atlanta

[SOCIAL_TWEET]: Malam bersejarah di Atlanta! Lionel Messi cetak gol kedua dan menorehkan rekor sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia. Argentina kalahkan Mesir 3-1, melesat ke perempat final 🏆🇦🇷 #Messi #PialaDunia2026 #ARGvsEGY
[SOCIAL_TG]: 🇦🇷 ARGENTINA 3-1 MESIR 🇪🇬
⚽ Julián Álvarez 9’
⚽ Lionel Messi 67’
⚽ Ahmed Hegazi 85’
⚽ Lautaro Martínez 90+2’ (pen)
Messi jadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia (15 gol). Argentina melaju ke perempat final!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User