SUKABUMI — Seorang asisten rumah tangga berinisial PAL (41) ditangkap aparat kepolisian di Makassar, Sulawesi Selatan, setelah diduga menghabisi nyawa majikannya, seorang profesor lansia berinisial RPP (74), di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban ditemukan tewas di dalam kamarnya dengan luka diduga akibat dihantam bantal. Kasus ini mengejutkan warga karena korban dikenal sebagai akademisi senior yang tinggal seorang diri bersama ART-nya.
Penangkapan PAL dilakukan setelah polisi melakukan pengejaran lintas provinsi selama beberapa hari. Pelaku sempat melarikan diri ke Makassar, diduga untuk mengelabui petugas dan menghilangkan jejak. Kini, PAL telah dibawa kembali ke Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres setempat.
Kronologi Penemuan Jasad Korban
Peristiwa nahas itu terungkap pada Jumat, 25 September, ketika anak korban bersama warga mendatangi rumah RPP karena curiga tak ada kabar sejak beberapa hari sebelumnya. Setelah memaksa masuk ke dalam kamar, mereka mendapati sang profesor sudah tak bernyawa dalam posisi tertidur, namun dengan sejumlah tanda kekerasan. Warga langsung melapor ke polisi.
- Kamis, 24 September — Korban terakhir terlihat beraktivitas seperti biasa di rumahnya. Pelaku masih berada di lokasi.
- Jumat, 25 September — Anak korban bersama warga menemukan RPP meninggal dunia di kamar. Laporan segera dibuat ke polisi.
- Sabtu, 26 September — Polisi mengidentifikasi PAL sebagai tersangka utama. Pelaku diketahui sudah melarikan diri keluar kota.
- Beberapa hari setelahnya — Tim gabungan menangkap PAL di Makassar tanpa perlawanan berarti.
Motif dan Barang Bukti
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga pembunuhan ini dilatarbelakangi persoalan pribadi antara korban dan pelaku. Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci secara gamblang apa pemicu utamanya. Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk bantal yang diduga digunakan untuk menutup wajah korban hingga kehabisan napas.
"Pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih kami periksa untuk mendalami motif dan peran pelaku. Kami pastikan proses hukum berjalan transparan," ujar seorang petugas kepolisian di Sukabumi, dikutip dari keterangan resmi.
Pihak keluarga korban mengaku syok dan berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Mereka juga meminta aparat mengusut tuntas apakah ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa ini.
Profil Korban dan Dampak Sosial
Almarhum RPP dikenal sebagai profesor yang mendedikasikan hidupnya di dunia pendidikan. Ia memilih tinggal di rumahnya di Sukabumi dan sehari-hari dirawat oleh PAL. Sejumlah kolega dan mantan mahasiswa menyampaikan duka mendalam atas kepergian korban.
- Korban: RPP, 74 tahun, profesor dan akademisi senior.
- Tersangka: PAL, 41 tahun, asisten rumah tangga korban.
- Lokasi kejadian: Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
- Tempat penangkapan: Makassar, Sulawesi Selatan.
Kasus ini menjadi peringatan serius tentang pentingnya pengawasan dan komunikasi rutin bagi lansia yang tinggal bersama pengasuh. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi kerabat lanjut usia, terutama yang hidup terpisah dari keluarga inti.
Comments (0)