Balita Disandera Paman Pakai Pisau di Sultra, Momen Penyelamatannya Menegangkan

Jakarta - Seorang balita perempuan berusia 3 tahun di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami insiden penyanderaan yang dilakukan oleh pamannya sendiri, Dedi (27). Drama penyanderaan

Jul 08, 2026 - 05:05
0 0
Balita Disandera Paman Pakai Pisau di Sultra, Momen Penyelamatannya Menegangkan

Jakarta - Seorang balita perempuan berusia 3 tahun di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami insiden penyanderaan yang dilakukan oleh pamannya sendiri, Dedi (27). Drama penyanderaan yang berlangsung menegangkan ini terjadi di depan kantor Koramil dan Polsek Sampara, Desa Totombe Jaya, Kecamatan Sampara, pada Rabu (1/7) sekitar pukul 07.00 Wita. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, peristiwa mencekam ini bermula dari kepanikan pelaku yang merasa tengah diburu oleh seseorang yang hendak membunuhnya.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut langsung melaporkannya kepada pihak berwenang. Polisi dan anggota Koramil yang berada tidak jauh dari lokasi segera bergerak cepat untuk mengamankan situasi. Pelaku yang dalam kondisi gelisah dan tidak rasional itu nekat menyandera keponakannya sendiri sambil memegang sebilah pisau. Beruntung, petugas yang sudah terlatih dalam penanganan situasi darurat berhasil melakukan negosiasi dan penyelamatan dalam waktu singkat.

"Awalnya pelaku terlihat gelisah, menangis sambil berkeliling rumah dan terus mengatakan ada yang mau membunuhnya," ujar Kasat Reskrim Polres Konawe AKP Laode M Jefri Hamzah kepada Warkini.com.

Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana kondisi psikologis pelaku yang diduga mengalami tekanan berat sebelum akhirnya melakukan aksi nekat tersebut. Tim gabungan dari Polsek Sampara dan Koramil setempat langsung membentuk perimeter pengamanan dan berusaha menenangkan pelaku. Negosiasi berlangsung alot karena pelaku terus berteriak dan mengancam akan melukai balita malang itu. Suasana semakin tegang ketika pisau yang dipegang pelaku beberapa kali diarahkan ke tubuh korban yang menangis histeris.

Momen kritis terjadi saat pelaku sedikit lengah. Seorang anggota polisi yang sudah mengamati gerak-gerik pelaku sejak awal langsung menyergap dan melucuti pisau dari tangannya. Bersamaan dengan itu, petugas lain segera menarik korban menjauh dan membawanya ke tempat aman. Seluruh proses penyelamatan berlangsung dalam hitungan detik, namun meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang menyaksikannya. Balita tersebut langsung diperiksa kesehatannya dan dipastikan tidak mengalami luka serius, meskipun tampak sangat ketakutan.

Pihak kepolisian mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan intensif, termasuk evaluasi kondisi kejiwaannya. Sementara itu, korban telah dikembalikan kepada orang tuanya yang syok berat atas kejadian yang menimpa putri kecil mereka. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap tanda-tanda gangguan kejiwaan di lingkungan sekitar agar kejadian serupa dapat dicegah sebelum terlambat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bobby-hartono

Editor Viral. Editor kurasi konten viral dan trending.

Comments (0)

User