warkini.
Viral

Bangkalan Targetkan 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Terserap Industri

Arus industrialisasi yang mulai bergerak kencang di Kabupaten Bangkalan, Madura, membawa angin segar sekaligus tantangan besar bagi perekonomian daerah. Pe

Bangkalan Targetkan 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Terserap Industri

Arus industrialisasi yang mulai bergerak kencang di Kabupaten Bangkalan, Madura, membawa angin segar sekaligus tantangan besar bagi perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Bangkalan secara tegas mematok target tinggi agar gelombang investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak langsung bagi warganya. Sedikitnya 80 persen dari total kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri baru ditargetkan harus diisi oleh putra-daerah.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa momentum ekspansi industri tidak boleh menjadikan masyarakat setempat hanya sebagai penonton di tanah kelahirannya sendiri. Kebijakan afirmatif ini disiapkan sebagai benteng agar pertumbuhan ekonomi selaras dengan penurunan angka pengangguran terbuka dan pengentasan kemiskinan di Madura.

Bukan Sekadar Penonton di Rumah Sendiri

Langkah pemda mendorong penyerapan tenaga kerja lokal ini dituangkan dalam komitmen kerja sama nyata bersama para pelaku usaha dan calon investor yang hendak mendirikan pabrik maupun unit logistik di Bangkalan. Menurut Bupati Lukman Hakim, regulasi perizinan investasi ke depan akan senantiasa disandingkan dengan kesanggupan perusahaan menyerap sumber daya manusia (SDM) lokal.

"Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi, namun dengan catatan tegas: masyarakat Bangkalan harus menjadi prioritas utama. Target kita minimal 80 persen tenaga kerja lokal terserap agar manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat bawah," tegas Lukman Hakim.

Kawasan strategis di sekitar akses Jembatan Suramadu dan wilayah pesisir Bangkalan kini menjadi magnet baru bagi sektor manufaktur, perkapalan, hingga pergudangan. Akses logistik yang kian mudah menuju Surabaya menjadikan kabupaten di ujung barat Pulau Madura ini destinasi investasi yang sangat kompetitif di Jawa Timur.

Strategi Peningkatan Kualitas SDM Menjawab Kebutuhan Pasar

Menyadari bahwa target penyerapan 80 persen membutuhkan kesiapan kompetensi, Pemkab Bangkalan tidak tinggal diam. Pemerintah daerah kini merombak kurikulum vokasi serta menggenjot pelatihan bersertifikasi melalui Balai Latihan Kerja (BLK) guna mempersempit jurang antara kualifikasi lulusan lokal dengan standar operasional industri modern.

Beberapa langkah strategis yang tengah digulirkan pemerintah daerah mencakup:

  • Revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK): Menyesuaikan program kejuruan dengan kebutuhan riil industri manufaktur, teknik mesin, dan digitalisasi logistik.
  • Kemitraan Link and Match SMK: Menghubungkan sekolah kejuruan secara langsung dengan industri agar lulusan langsung siap kerja.
  • Klausul Komitmen Investasi: Memasukkan kesepakatan penyerapan tenaga kerja lokal dalam nota kesepahaman (MoU) setiap perizinan baru.

Menuju Transformasi Ekonomi Madura yang Inklusif

Transformasi ekonomi Bangkalan dari basis agraris-tradisional menuju era industri modern menuntut sinergi antara pemerintah, akademisi, dan asosiasi pengusaha. Kesiapan mental dan keahlian teknis generasi muda Bangkalan kini menjadi penentu utama apakah target 80 persen serapan naker ini mampu terwujud secara optimal.

Dengan komitmen regulasi yang kuat dan penguatan kapasitas SDM secara berkesinambungan, Bangkalan optimis dapat membalik stigma daerah pinggiran menjadi episentrum pertumbuhan industri baru yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing tinggi di Jawa Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User