warkini.
Travel

Banjarmasin — Arus Kencang Hambat Pencarian Korban KM Virgo Transport

Operasi pencarian korban musibah tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8 memasuki hari keempat dengan tantangan alam yang kian berat. Tim SAR Gabungan yang

Banjarmasin — Arus Kencang Hambat Pencarian Korban KM Virgo Transport

Operasi pencarian korban musibah tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8 memasuki hari keempat dengan tantangan alam yang kian berat. Tim SAR Gabungan yang dikerahkan ke perairan Banjarmasin terpaksa menghadapi kondisi medan ekstrem di bawah laut, sehingga belum berhasil menemukan tambahan korban baru hingga Rabu malam.

Penyisiran di perairan lepas semula dirancang menggunakan dua strategi utama, yakni pemantauan visual di permukaan serta operasi penyelaman langsung ke titik bangkai kapal. Namun, kuatnya pergerakan arus bawah air membuat tim penyelam tidak bisa leluasa bergerak dan harus mengutamakan faktor keselamatan personel.

Hari Keempat Operasi: Arus Laut Capai 7 Knot

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa kendala teknis dan dinamika cuaca laut menjadi faktor penentu mandeknya evakuasi di dasar air. Kecepatan arus di kedalaman dilaporkan melonjak drastis hingga mencapai batas yang sangat berbahaya bagi penyelam profesional sekalipun.

"Hari ini, hari keempat kita belum mendapatkan korban yang baru untuk bisa kita evakuasi. Beberapa kendala kita hadapi, terutama untuk operasi underwater yang belum maksimal bisa kita laksanakan," tutur Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat memberikan keterangan pers.

Berdasarkan data teknis di lapangan, kondisi arus bawah laut mencatat angka yang mengkhawatirkan:

  • Kecepatan Arus Riil: Berkisar antara 6 hingga hampir 7 knot di area pencarian utama.
  • Ambang Batas Aman: Prosedur keselamatan standar penyelaman SAR menetapkan batas maksimal arus di bawah 1,5 knot.
  • Keputusan Lapangan: Penyelam yang sempat turun ke titik koordinat langsung ditarik kembali ke atas armada pendukung demi mencegah risiko fatal.

Kronologi Manuver Penyelamatan Tim SAR Gabungan

Upaya evakuasi terus dioptimalkan dengan melibatkan berbagai unsur maritim terpadu. Berikut adalah rangkaian langkah taktis yang dilakukan oleh tim gabungan di lapangan:

  1. Pemberangkatan Armada Subuh Hari: Tim SAR gabungan bersama unsur TNI AL dan relawan bertolak menuju titik koordinat tenggelamnya KM Virgo Transport 8 sejak pagi buta untuk memanfaatkan jarak pandang optimal.
  2. Penyisiran Sektor Permukaan: Kapal patroli dan perahu karet melakukan penyisiran melingkar (circular search) guna mendeteksi serpihan kapal atau tanda-tanda korban yang terapung.
  3. Penerjunan Tim Khusus Bawah Air: TNI AL melalui arahan Danlanal Banjarmasin, Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra, mengerahkan dua tim khusus penyelam terlatih untuk menembus kedalaman air.
  4. Penarikan Personel Penyelam: Mengingat turbulensi arus yang melampaui ambang batas 1,5 knot, operasi bawah air ditangguhkan sementara demi keselamatan regu penyelamat.

Fokus Evaluasi dan Rencana Pencarian Lanjutan

Meskipun operasi penyelaman sempat terhenti, penyisiran di area permukaan tetap berlangsung hingga batas waktu operasional harian. Danlanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra memastikan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperketat sembari membaca pola pasang surut air laut untuk menentukan jendela waktu penyelaman berikutnya.

Tim SAR Gabungan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pencarian pada hari kelima dengan mengerahkan pemindaian sonar dan peralatan deteksi bawah air tambahan. Keluarga korban yang menunggu di posko darurat diharapkan tetap memperoleh pembaruan berkala seiring upaya maksimal para petugas di garis depan perairan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User