warkini.
Viral

BMKG Catat 118 Gempa Bumi Guncang Kabupaten Bandung Sejak Agustus

Warga di kawasan Kabupaten Bandung dan sekitarnya belakangan ini kerap dikejutkan oleh getaran tanah yang datang silih berganti. Badan Meteorologi, Klimato

BMKG Catat 118 Gempa Bumi Guncang Kabupaten Bandung Sejak Agustus

Warga di kawasan Kabupaten Bandung dan sekitarnya belakangan ini kerap dikejutkan oleh getaran tanah yang datang silih berganti. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah mencatat sebanyak 118 kali aktivitas gempa bumi yang berpusat di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya terhitung sejak 11 Agustus lalu hingga saat ini. Rangkaian lindu dangkal ini menarik perhatian publik karena frekuensinya yang cukup intens dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir.

Aktivitas kegempaan yang terjadi didominasi oleh gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo kecil hingga sedang, dengan kedalaman yang rata-rata sangat dangkal. Meski sebagian besar tidak berpotensi menimbulkan kerusakan masif, getaran yang berulang sempat memicu kekhawatiran warga di sejumlah kecamatan.

Kronologi Peningkatan Aktivitas Seismik

Berdasarkan data monitoring Stasiun Geofisika BMKG, lonjakan getaran tanah ini terjadi secara bertahap dalam rentang waktu satu bulan terakhir:

  1. 11 Agustus: Titik awal kemunculan klaster gempa lokal pertama terdeteksi dengan magnitudo rendah, menandai adanya pelepasan energi pada sesar aktif setempat.
  2. Pertengahan Agustus hingga Awal September: Frekuensi getaran terus meningkat secara fluktuatif, di mana beberapa kejadian sempat dirasakan nyata oleh masyarakat dengan skala intensitas II hingga III MMI.
  3. Pekan Terkini: Total akumulasi gempa bumi menembus angka 118 kejadian, dengan mayoritas episenter berada di darat pada kedalaman kurang dari 10 kilometer.
"Aktivitas gempa yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung ini merupakan jenis gempa bumi kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu oleh pergerakan sesar aktif lokal di wilayah Jawa Barat," jelas perwakilan tim seismologi BMKG dalam keterangannya.

Mengenal Pemicu: Jalur Sesar Aktif Garsela

Secara geologis, wilayah Bandung Raya dan sekitarnya dikelilingi oleh beberapa struktur patahan aktif yang signifikan. Dari hasil analisis mekanisme sumber, rangkaian gempa bumi yang terjadi disinyalir kuat berhubungan erat dengan aktivitas Sesar Garsela (Garut Selatan), khususnya segmen Rakutai dan Kencana yang melintasi kawasan selatan Bandung.

Karakteristik sesar lokal ini memang kerap menghasilkan rentetan gempa kecil atau earthquake swarm sebelum energinya benar-benar terdisipasi secara penuh. Kedalaman hiposenter yang sangat dangkal menyebabkan guncangan terasa cukup menghentak secara lokal, meskipun kekuatan magnitudonya relatif kecil di bawah M4,0.

Langkah Kesiapsiagaan dan Imbauan BMKG

Menghadapi fenomena ini, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG mengingatkan pentingnya langkah-langkah mitigasi praktis berikut:

  • Periksa Kondisi Rumah: Pastikan struktur bangunan tempat tinggal tidak mengalami keretakan yang membahayakan struktur utama pascagetaran.
  • Pahami Jalur Evakuasi: Kenali area terbuka di sekitar tempat tinggal dan siapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting serta perlengkapan darurat.
  • Akses Informasi Resmi: Selalu pantau kanal resmi BMKG melalui aplikasi InfoBMKG atau media sosial terverifikasi untuk pembaruan parameter gempa secara aktual.

BMKG menegaskan bahwa monitoring selama 24 jam terus dilakukan guna mengamati dinamika pelepasan energi patahan aktif di Jawa Barat demi menjaga keselamatan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User