Bos Sido Muncul Dukung Wisata Jamu, Optimistis Jadi Mesin Baru Pariwisata

Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki fondasi yang sangat kokoh untuk menjadi pemain utama di sektor pariwi

Jul 08, 2026 - 08:46
0 1
Bos Sido Muncul Dukung Wisata Jamu, Optimistis Jadi Mesin Baru Pariwisata

Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki fondasi yang sangat kokoh untuk menjadi pemain utama di sektor pariwisata kesehatan atau wellness tourism. Kekayaan tradisi jamu Nusantara dinilainya sebagai modal kultural sekaligus komoditas unggulan yang mampu mendongkrak daya tarik wisata Tanah Air ke level global.

Kolaborasi Strategis Lintas Lembaga

Pernyataan tersebut diutarakan Irwan menanggapi inisiatif bersama antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Pariwisata. Kedua lembaga ini tengah merancang kolaborasi strategis untuk mengangkat jamu tradisional, kosmetik berbahan alami, serta layanan wisata medis (medical tourism) sebagai mesin baru penggerak industri pariwisata nasional. Irwan menilai langkah ini tepat karena menyasar pada aspek fundamental yang diminati setiap wisatawan, yaitu kesehatan.

"Kesehatan itu goal setiap orang. Saya melihat wisata kesehatan itu bisa menjadi motor penggerak pariwisata di Indonesia,"

Kutipan tersebut ia sampaikan dalam program bincang-bincang Leader Talk yang diakses melalui laporan media kami, Jumat (3/7/2026). Irwan menekankan bahwa di tengah tren global yang makin sadar akan gaya hidup sehat dan perawatan holistik, Indonesia berada di posisi yang sangat diuntungkan. Pasalnya, warisan budaya jamu yang telah berusia ratusan tahun menyimpan filosofi keseimbangan tubuh yang sejalan dengan konsep pariwisata kesehatan modern.

Jamu sebagai Identitas dan Produk Wisata

Menurut Irwan, jamu tidak sekadar menjadi produk komersial. Lebih dari itu, jamu adalah identitas bangsa yang mampu menawarkan pengalaman autentik bagi para pelancong domestik maupun mancanegara. Ia membayangkan destinasi-destinasi wisata di Indonesia dapat mengintegrasikan paket wisata jamu—mulai dari tur pabrik jamu tradisional, kelas meracik ramuan herbal, hingga terapi kesehatan berbasis rempah—yang semuanya dikurasi sebagai atraksi bernilai tambah tinggi.

Hal ini juga sejalan dengan peluang ekonomi baru yang terbuka lebar. Irwan menyebut, bila ekowisata dan wisata budaya sudah dikenal luas, maka wellness tourism berbasis jamu bisa menjadi diferensiator unik Indonesia di peta persaingan pariwisata dunia. "Kita punya segalanya: bahan baku alam melimpah, kearifan lokal yang masih hidup, dan komunitas peracik jamu yang tersebar di seluruh pelosok negeri," tegasnya.

Dukungan penuh dari Sido Muncul sendiri diwujudkan melalui berbagai program pelestarian jamu, termasuk penelitian ilmiah terhadap khasiat tanaman obat, edukasi ke sekolah-sekolah, serta festival jamu tahunan yang menyedot partisipasi masyarakat luas. Irwan berharap, kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dapat mempercepat terbentuknya ekosistem wellness tourism yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Dengan sinergi antara BPOM, Kementerian Pariwisata, dan para pelaku industri jamu, optimisme Irwan Hidayat bukan sekadar wacana. Wisata berbasis kesehatan tradisional berpeluang menjadi pilar baru yang membawa nama Indonesia ke pentas sebagai destinasi wellness tourism unggulan dunia. Informasi selengkapnya mengenai inisiatif ini dapat diikuti melalui laporan-laporan kami di Warkini.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rangga-pradana

Reporter Lifestyle. Reporter kuliner, travel, dan gaya hidup.

Comments (0)

User