Chery Jaguar Land Rover (CJLR) telah memantapkan posisinya sebagai salah satu produsen

Perjalanan Pembentukan Joint Venture Tonggak awal berdirinya CJLR tidak terlepas dari ambisi besar kedua belah pihak untuk menguasai segmen premium di pas

Jul 19, 2026 - 15:35
0 0
Chery Jaguar Land Rover (CJLR) telah memantapkan posisinya sebagai salah satu produsen

Perjalanan Pembentukan Joint Venture

Tonggak awal berdirinya CJLR tidak terlepas dari ambisi besar kedua belah pihak untuk menguasai segmen premium di pasar terbesar dunia. Berikut kronologi singkat perjalanan pendirian hingga operasional pabrik:

  1. 21 Maret 2012 — Chery Automobile dan Jaguar Land Rover secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama untuk membentuk perusahaan patungan dengan komposisi kepemilikan 50:50. Kesepakatan ini menjadi pintu masuk JLR ke dalam rezim industri otomotif China yang mewajibkan mitra lokal bagi produsen asing.
  2. November 2012 — Pemerintah China memberikan persetujuan administratif final terhadap pembentukan CJLR, membuka jalan bagi konstruksi fasilitas produksi pertama di Changshu, sebuah kota industri yang terletak sekitar 100 kilometer barat laut Shanghai.
  3. Mei 2014 — Pabrik CJLR di Changshu diresmikan dan memasuki tahap uji coba produksi. Fasilitas seluas lebih dari 500.000 meter persegi ini dirancang dengan standar manufaktur 4.0, dilengkapi teknologi las laser, cat otomatis penuh, serta jalur perakitan fleksibel yang mampu menampung beberapa model dalam satu lini.
  4. Oktober 2014 — Unit pertama Land Rover Range Rover Evoque keluar dari jalur perakitan Changshu, menandai dimulainya produksi massal CJLR dan menjadi model pertama hasil rakitan lokal JLR di China.

Ekspansi Lini Model Secara Bertahap

Setelah sukses memproduksi Evoque, CJLR tidak berdiam diri. Perusahaan secara agresif memperluas portofolio produknya untuk menjawab permintaan segmen SUV kompak, SUV medium, serta sedan eksekutif yang terus meningkat di China. Berikut adalah urutan peluncuran dan produksi kelima model andalan:

  1. Land Rover Evoque (2014–sekarang) — Sebagai pioneer, Evoque lokal menjadi tolok ukur kualitas CJLR. Model ini dirakit dengan tingkat kandungan lokal yang terus ditingkatkan guna memenuhi kebijakan konten dalam negeri China.
  2. Jaguar XFL (2016) — CJLR melakukan debutnya di segmen sedan premium dengan meluncurkan Jaguar XFL. Varian轴距 (wheelbase) panjang ini dikembangkan khusus untuk pasar China, menawarkan ruang kaki ekstra di baris kedua yang menjadi preferensi konsumen kelas atas lokal.
  3. Jaguar XEL (2017) — Melanjutkan strategi wheelbase panjang, CJLR memperkenalkan Jaguar XEL. Model sedan kompak ini diposisikan untuk bersaing dengan rival Jerman di segmen entry-level premium, menggabungkan DNA sporty Jaguar dengan kenyamanan eksekutif.
  4. Jaguar E-Pace (2018) — SUV kompak pertama Jaguar yang diproduksi di Changshu. Kehadiran E-Pace melengkapi trio SUV Jaguar dan menunjukkan fleksibilitas pabrik CJLR dalam merakit arsitektur berbeda, dari platform D8 yang digunakan Evoque hingga platform PTA untuk E-Pace.
  5. Land Rover Discovery (awal 2020-an) — Model SUV tujuh penumpang ini kemudian bergabung dalam daftar produksi Changshu, memperkuat lini off-road dan keluarga Land Rover. Rakitan lokal Discovery memungkinkan penetapan harga yang lebih kompetitif dibandingkan unit impor.

Dampak Industri dan Prospek ke Depan

Operasional CJLR di Changshu telah menciptakan ribuan lapangan kerja, baik di level teknisi lokal maupun tenaga ahli yang dikirim dari fasilitas JLR di Solihull dan Halewood, Inggris. Transfer pengetahuan ini diperkirakan telah meningkatkan kapasitas rantai pasok komponen otomotif premium di sekitar wilayah Yangtze River Delta. Lebih dari 80 persen pemasok bahan baku dan komponen CJLR kini berasal dari dalam negeri China, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan awal berdirinya perusahaan.

Namun, CJLR juga menghadapi tantangan ketat dari kompetitor Jerman dan produsen listrik domestik yang tumbuh pesat. Penjualan kendaraan konvensional di China mengalami tekanan seiring transisi energi nasional menuju elektrifikasi. Menyikapi hal itu, JLR secara global telah mengumumkan strategi Reimagine yang akan membawa merek Jaguar menjadi label listrik murni pada 2025, sementara Land Rover mulai memperkenalkan varian electrified. Changshu diproyeksikan akan berperan krusial dalam roadmap tersebut, mengingat fasilitasnya memiliki ruang untuk adaptasi jalur perakitan kendaraan listrik (EV).

Dengan lima model yang saat ini aktif diproduksi, CJLR tetap menjadi contoh paten bagaimana kerja sama lintas benua dapat menghasilkan produk premium yang diterima pasar lokal. Keberhasilan ini sekaligus menjadi pengingat bahra daya saing manufaktur otomotif China kini setara dengan standar global, setidaknya di segmen kendaraan mewah yang menuntut presisi tinggi.

[SOCIAL_TWEET]: 🚗 Chery Jaguar Land Rover (CJLR) produksi 5 model premium di pabrik Changshu: Discovery, Evoque, E-Pace, XFL, & XEL. Simak kronologi perjalanan joint venture China-Inggris ini. #Otomotif #CJLR [SOCIAL_TG]: 📰 Chery Jaguar Land Rover di Changshu melahirkan Discovery, Evoque, E-Pace, XFL, dan XEL. Bagaimana kronologi pendirian joint venture ini? Baca selengkapnya dalam reportase Warkini.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User