Suasana sore di Cafe PICA Pojok Sudirman, Denpasar, tampak hangat dan penuh kekeluargaan pada Rabu (9/9/2026). Di tengah kehangatan tersebut, terjalin sebuah aksi nyata yang melintasi lautan, menghubungkan rasa simpati warga Bali dengan saudara-saudara mereka di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Merayakan perjalanan usianya yang ke-17, organisasi FNA Bali memilih untuk membagikan kebahagiaan dengan cara yang menyentuh hati: mengulurkan tangan bagi warga yang terdampak bencana alam gempa bumi.
Secara simbolis, uang tunai sejumlah Rp17 juta diserahkan langsung oleh Presiden FNA Bali, Ida Bagus Alit, yang didampingi oleh Ketua Panitia HUT ke-17 FNA Bali, Nyoman Tri Putrawan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Panitia Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) sekaligus Ketua Perhimpunan Jurnalis Nusa Tenggara Timur (PENA NTT) Bali, Agustinus Apollonaris Klasa Daton. Momen ini sekaligus menjadi bukti bahwa perayaan ulang tahun tidak selalu identik dengan pesta kemewahan, melainkan bisa diisi dengan hembusan napas kemanusiaan.
Makna Angka 17 dan Semangat Kepedulian
Angka Rp17 juta yang disumbangkan memiliki makna tersendiri, selaras dengan usia 17 tahun yang kini disandang oleh FNA Bali. Namun, bagi pengurus dan anggota FNA Bali, besaran angka tersebut hanyalah wujud fisik dari sebuah kepedulian yang jauh lebih besar. Ketua Panitia HUT, Nyoman Tri Putrawan yang akrab disapa Komang BL, menegaskan bahwa ketulusan untuk berbagi adalah inti dari aksi sosial ini.
"Bantuan dari kami FNA ini untuk korban yang terkena dampak gempa bumi di sejumlah kabupaten atau kota di Flores, NTT pascagempa 15 Agustus 2026. Jangan dilihat nilainya, tetapi lihatlah kepedulian dan keikhlasan kami untuk membantu saudara-saudara kita di sana," ujar Komang BL saat acara penyerahan.
Gempa bumi yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 lalu memang meninggalkan luka mendalam serta kerusakan infrastruktur di beberapa kawasan. Oleh karena itu, momentum syukuran ulang tahun ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh FNA Bali untuk meringankan beban mereka yang sedang berduka. Presiden FNA Bali, Ida Bagus Alit, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini menjadi puncak sekaligus penutup dari seluruh rangkaian acara peringatan ulang tahun FNA Bali yang ke-17. Ia menaruh harapan besar agar sumbangan ini dapat membawa kemanfaatan nyata. "Kami berharap bantuan yang disalurkan melalui rekan-rekan jurnalis ini bisa tepat sasaran dan sedikit banyak mengurangi beban penderitaan warga Flores," tutur Ida Bagus Alit dengan penuh empati.
Menyambung Asosiasi Kemanusiaan Lewat Sinergi Media
Penyaluran bantuan ini sengaja menggandeng Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) dan PENA NTT Bali. Langkah kolaboratif ini dinilai sangat strategis karena jaringan jurnalis di lapangan memiliki akses dan pemetaan data yang akurat mengenai wilayah-wilayah yang paling membutuhkan uluran tangan di Flores.
Berikut adalah ringkasan aksi kepedulian yang digalang oleh FNA Bali:
| Detail Kegiatan | Keterangan |
|---|---|
| Bentuk Bantuan | Uang Tunai Rp17.000.000 |
| Pemberi Bantuan | FNA Bali (Presiden: Ida Bagus Alit) |
| Mitra Penyalur | Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) & PENA NTT Bali |
| Penerima Manfaat | Masyarakat Korban Gempa Flores, NTT |
| Lokasi Penyerahan | Cafe PICA Pojok Sudirman, Denpasar |
Ketua PENA NTT Bali, Agustinus Apollonaris Klasa Daton, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan oleh FNA Bali. Menurutnya, sinergi antara komunitas lokal Bali dan para insan pers menjadi preseden positif dalam upaya penanggulangan bencana pasca-krisis. Bantuan keuangan ini akan segera disalurkan ke posko-posko bencana di Flores untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi, mulai dari bahan makanan hingga perlengkapan logistik dasar.
Aksi nyata FNA Bali ini menegaskan kembali nilai-nilai gotong royong dan persaudaraan lintas pulau yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Di saat saudara di Flores berjuang bangkit dari puing-puing pascagempa, dukungan moral dan materiil dari Bali menjadi penjelas bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit tersebut.
Comments (0)