Viral

Dinding Bata Berongga, Cara Estetik Pisahkan Teras dan Ruang Tamu

Bestie, lo pernah nggak sih ngerasa rumah tuh berasa sempit padahal luasnya lumayan? Plot twist-nya: masalahnya bukan ukuran, tapi nggak ada pembatas yang bikin ruang terasa punya 'zona'-nya sendiri. ...

Dinding Bata Berongga, Cara Estetik Pisahkan Teras dan Ruang Tamu

Bestie, lo pernah nggak sih ngerasa rumah tuh berasa sempit padahal luasnya lumayan? Plot twist-nya: masalahnya bukan ukuran, tapi nggak ada pembatas yang bikin ruang terasa punya 'zona'-nya sendiri. Nah, di sinilah dinding bata berongga alias hollow brick wall jadi penyelamat. Parah sih, elemen yang satu ini literally lagi viral banget di Pinterest dan TikTok rumah tangga, dan gue paham banget kenapa.

Bayangin lo duduk di ruang tamu, mau santai nonton series Netflix, tapi tiba-tiba ada yang lewat di teras bawa jemuran. Mood banget kan langsung pecah? Dinding bata berongga hadir sebagai solusi yang nggak cuma fungsional, tapi juga auto naikin level estetika rumah lo.

Kenapa Sih Bata Berongga Beda dari Dinding Biasa?

Bata berongga itu bata beton yang dibikin dengan lubang-lubang di bagian tengahnya. Lubang ini bukan cuma buat gaya-gayaan, lho. Ada alasan teknis yang bikin dia green flag buat rumah tropis kayak Indonesia.

Pertama, sirkulasi udara. Lubang-lubangnya bikin angin bisa lewat, jadi ruang tamu lo nggak berasa kayak sauna di siang bolong. Kedua, cahaya alami. Sinar matahari bisa masuk dengan pola bayangan yang estetik banget — sering disebut light and shadow play — yang otomatis bikin feed Instagram rumah lo naik kelas. Ketiga, hemat material. Karena ada rongga, penggunaan betonnya lebih sedikit dibanding dinding solid, jadi lebih ramah kantong dan lingkungan.

"Awalnya cuma pengen pembatas biasa, tapi pas dipasang bata berongga, rumah kayak punya karakter sendiri. Tamu-tamu pada nanya beli di mana," curhat seorang pemilik rumah di salah satu forum desain interior.

Cara Mainkan Susunan Biar Nggak Sekadar Dinding Bolong

Nah, ini bagian serunya. Bata berongga tuh fleksibel banget, bestie. Lo bisa susun vertikal, horizontal, atau dibikin pola zigzag biar makin artsy. Ada juga yang nyusunnya jarang-jarang biar makin 'transparan', atau rapat biar privasi lebih terjaga. Yang penting, sesuaikan sama kebutuhan.

Kalau teras lo sering dipakai buat nongkrong atau kerja remote, susunan rapat bikin suara bising dari jalan nggak gampang masuk. Tapi kalau lo pengen ruang tamu terasa lega dan terang, susunan jarang plus tinggi sekitar 1,5 sampai 2 meter udah cukup jadi pembatas visual tanpa bikin sesak. Ingat, tinggi jangan melebihi 2,5 meter kalau nggak mau ruangan malah berasa kayak bunker.

Kombinasi Material yang Bikin Makin Estetik

Bata berongga tuh literally cocok dipadukan sama banyak material. Kayu jadi pasangan paling aman — nuansa hangatnya bikin bata yang keras jadi seimbang. Lo bisa tambahin floating shelf dari kayu di salah satu sisinya buat naruh tanaman atau buku. Auto jadi spot foto yang nggak ngebosenin.

Pengen lebih industrial? Kombinasikan dengan besi hitam atau kaca tempered. Pengen lebih natural? Biarin tumbuhan rambat kayak money plant menjalar di celah-celahnya. Selain cantik, tanaman ini juga bantu menyaring debu. Kolaborasi yang green flag banget, kan?

Satu hal yang sering kelupaan: finishing. Bata berongga bisa dibiarkan ekspos, diplester halus, atau dicat warna netral kayak putih, abu, atau terakota. Kalau lo tipe yang gampang bosan, cat netral lebih aman karena gampang diganti sesuai mood.

Yang Harus Diwaspadai Sebelum Gas Pol

Jangan asal ikut tren, ya. Ada beberapa hal yang wajib lo perhatiin. Pertama, pondasi. Bata berongga tetap punya beban, jadi pastikan strukturnya kuat. Kedua, perawatan. Celah-celahnya bisa jadi sarang debu dan sarang laba-laba kalau nggak rutin dibersihin. Siapkan kuas atau vacuum kecil buat bersihin tiap bulan.

Ketiga, soal privasi. Kalau lo tinggal di area padat dan tetangga bisa ngintip dari celah, susunan rapat atau kombinasi kaca buram bisa jadi jalan tengah. Jangan sampai niatnya estetik, tapi malah jadi red flag buat kenyamanan.

Intinya, dinding bata berongga bukan cuma pembatas, tapi statement desain. Dia memisahkan teras dan ruang tamu tanpa harus bikin rumah berasa sumpek. Cocok banget buat lo yang pengen rumah terasa lebih rapi, terang, dan instagramable tanpa renovasi besar-besaran.

Gimana, bestie? Ada yang udah kepikiran mau pasang di rumah? Atau lo punya pengalaman pakai bata berongga yang malah bikin drama? Drop di kolom komentar, ya! Kita diskusiin bareng.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User