warkini.
Viral

DPR Apresiasi Langkah Kemendikdasmen Pulihkan Pendidikan di NTT

Komisi X DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam memulihkan sektor pendidi

DPR Apresiasi Langkah Kemendikdasmen Pulihkan Pendidikan di NTT

Komisi X DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam memulihkan sektor pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya rehabilitasi fasilitas belajar-mengajar pasca bencana alam maupun kendala infrastruktur di daerah tersebut dinilai menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak belajar anak-anak Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menyampaikan bahwa langkah responsif kementerian sangat krusial agar kegiatan belajar anak-anak di NTT tidak terhenti berlarut-larut. Menurutnya, pemulihan akses pendidikan di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) membutuhkan perhatian ekstra dan koordinasi lintas sektor yang solid.

"Kami di Komisi X mengapresiasi komitmen dan respons cepat Kemendikdasmen yang langsung turun tangan memastikan sarana belajar darurat dan bantuan pendidikan segera tiba di NTT. Pendidikan anak-anak tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun," ujar Kurniasih dalam keterangannya.

Fokus Pemulihan Fasilitas dan Pendampingan Psikososial

Dalam proses rehabilitasi ini, Kemendikdasmen bersama pemerintah daerah setempat telah menyusun sejumlah langkah prioritas guna mempercepat normalisasi kegiatan belajar mengajar. Fokus utama tidak hanya terbatas pada perbaikan fisik gedung sekolah, namun juga mencakup dukungan mental bagi para siswa dan tenaga pendidik.

Beberapa langkah strategis pemulihan pendidikan di NTT meliputi:

  • Penyediaan Ruang Kelas Darurat: Membangun tenda dan fasilitas belajar sementara yang aman agar proses belajar tetap berlangsung.
  • Distribusi Paket Bantuan Pendidikan: Menyalurkan seragam, buku pelajaran, modul ajar, hingga perlengkapan sekolah bagi siswa terdampak.
  • Program Trauma Healing: Memberikan pendampingan psikososial untuk mengatasi trauma emosional pada siswa dan guru.
  • Pendataan dan Rehabilitasi Gedung: Melakukan asesmen kerusakan sekolah untuk program perbaikan jangka panjang yang lebih tahan bencana.

Sinergi Pusat dan Daerah Demi Pemerataan Kualitas

Kurniasih menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen dan dinas pendidikan daerah. Kolaborasi ini dinilai sangat vital agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran serta mempercepat revitalisasi sekolah-sekolah yang rusak parah.

Selain perbaikan jangka pendek, DPR juga mendorong Kemendikdasmen untuk menyusun skema ketahanan infrastruktur sekolah yang lebih tangguh terhadap potensi bencana di masa depan. Standardisasi bangunan sekolah ramah bencana harus menjadi acuan dalam setiap proyek rehabilitasi dan rekonstruksi di NTT.

"Revitalisasi infrastruktur sekolah ke depan harus mempertimbangkan aspek mitigasi bencana. Anak-anak kita berhak belajar di lingkungan yang bukan hanya nyaman, tetapi juga aman dari risiko bencana alam," tambah Kurniasih.

Komisi X DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal alokasi anggaran fungsi pendidikan agar difokuskan pada pengentasan disparitas sarana dan prasarana di wilayah pelosok. Diharapkan, pemulihan ekosistem pendidikan di NTT ini dapat berjalan lancar sehingga anak-anak dapat kembali menuntut ilmu dengan ceria dan optimal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User