warkini.
Travel

Festival Bandoneon Osvaldo Ruggiero Merayakan Warisan Legenda Tango Argentina

Suasana musim panas di Mar del Plata puluhan tahun silam selalu dipenuhi kehangatan yang tak terlupakan. Di sebuah meja makan sederhana milik Club de Pesca

Festival Bandoneon Osvaldo Ruggiero Merayakan Warisan Legenda Tango Argentina

Suasana musim panas di Mar del Plata puluhan tahun silam selalu dipenuhi kehangatan yang tak terlupakan. Di sebuah meja makan sederhana milik Club de Pesca, gestur jemari legenda besar tango Osvaldo Pugliese tampak begitu lihai seolah-olah ia sedang memimpin sebuah orkestra simfoni yang megah. Padahal, saat itu ia hanya sedang asyik bermain kartu truco untuk mengisi waktu luang. Di seberang mejanya, seorang pemuda bernama Adrián Ruggiero memperhatikan setiap isyarat tersebut dengan cermat. Adrián adalah putra dari Osvaldo Ruggiero, salah satu pemain instrumen fueye (bandoneon) paling vital dalam orkestra bentukan Pugliese.

Persaudaraan erat yang terjalin antar musisi tango pada masa keemasan tersebut tidak hanya terbangun di atas panggung pertunjukan yang megah, melainkan juga melekat kuat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Adrián mengenang betapa indahnya momen kebersamaan masa kecilnya saat mereka berkumpul untuk santap malam bersama musisi ternama lainnya seperti Emilio Balcarce sambil menikmati siaran pertandingan sepak bola musim panas, atau berdiskusi hangat dengan Juan José Mosalini, maestro bandoneon yang kemudian menetap dan berkarier di Prancis.

Sebuah kisah menarik terjadi pada suatu malam di dekat Casino Mar del Plata. Osvaldo Ruggiero menyerahkan sebuah map berisi lembaran partitur lagu legendaris berjudul "Bordoneo y 900" kepada Mosalini. Karya musik yang monumental ini kelak direkam oleh Mosalini di studio legendaris Abbey Road di London untuk dijadikan musik latar film animasi pendek karya Disney yang berjudul Lorenzo.

Fraternitas Musisi dan Warisan Emosional Sang Maestro

Bagi Adrián Ruggiero, kenangan-kenangan berharga di masa kecil itu membentuk cara pandangnya terhadap dunia seni dan kehidupan secara mendalam. Nilai-nilai kekeluargaan itulah yang ingin terus dihidupkan sampai saat ini.

"Semua pengalaman ini meninggalkan kesan yang sangat kuat dalam hidup saya. Ada sebuah cara hidup dan cara berbagi yang tidak langsung berkaitan dengan teknis musik semata, melainkan sebuah fraternitas sejati antar musisi," kenang Adrián dengan penuh haru.

Penyelenggaraan Festival Bandoneón Osvaldo Ruggiero Ke-4

Nilai-nilai kebersamaan dan kecintaan yang mendalam pada instrumen khas tango inilah yang mendasari lahirnya **Festival de Bandoneón Osvaldo Ruggiero**. Memasuki edisi resminya yang **ke-4**, festival ini diprakarsai dan diorganisasi oleh **Asociación Civil Fábrica Argentina de Tango**. Organisasi ini dipimpin langsung oleh dua bersaudara yang juga merupakan pemain bandoneon handal, yaitu **Adrián Ruggiero** dan **Daniel Ruggiero**.

Festival bergengsi ini diselenggarakan khusus untuk menghormati dedikasi mendiang ayah mereka, **Osvaldo Ruggiero**, yang wafat pada tahun **1994** pada usia **71 tahun**. Semasa hidupnya, sang ayah bukan hanya menjadi pilar utama dalam orkestra Pugliese, tetapi juga seorang komposer genius sekaligus pendiri orkestra ikonik **Sexteto Tango**.

Informasi Utama Detail Catatan Sejarah
Tokoh Utama Osvaldo Ruggiero (1923–1994)
Inisiator Festival Adrián Ruggiero & Daniel Ruggiero
Penyelenggara Asociación Civil Fábrica Argentina de Tango
Karya Momen Penting Partitur "Bordoneo y 900" (Direkam di Abbey Road)

Menjaga Napas Musik Tango untuk Generasi Mendatang

Rangkaian pergelaran yang dimulai pada minggu ini menghadirkan berbagai macam agenda pertunjukan musik, pertukaran pengetahuan, serta ruang apresiasi bagi para pecinta instrumen bandoneon dari berbagai penjuru wilayah. Melalui embusan napas instrumen berbilah bambu dan logam ini, Ruggiero bersaudara berkomitmen memastikan bahwa generasi muda tidak hanya mempelajari cara menekan tombol-tombol bandoneon secara teknis, tetapi juga mewarisi kehangatan spiritual serta jiwa kolaborasi yang diwariskan oleh para maestro legendaris tango Argentina.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS wendy-anwar

Reporter Travel. Menjelajah destinasi Indonesia dan tips wisata.

Comments (0)

User