Al Haris: Profil dan Kinerja Gubernur Jambi

Al Haris: Profil dan Kinerja Gubernur Jambi

Jul 12, 2026 - 04:42
Updated: 2 hours ago
0 0
Al Haris: Profil dan Kinerja Gubernur Jambi

Profil Singkat

Lo pasti familiar sama muka satu ini kalau sering lihat spanduk proyek di Jambi. Al Haris, atau lengkapnya Drs. H. Al Haris, M.Si., bukan tipikal pejabat yang tiba-tiba nyelonong dari dunia entertainment atau pengusaha jadi kepala daerah. Gue jamin, ini orang dari bawah banget. Lahir di Desa Peradun, 23 November 1972, perjalanan hidupnya tuh kayak tipikal anak desa yang punya mimpi jadi PNS. Siapa sangka, dari staf biasa, akhirnya doi nangkring di kursi Gubernur Jambi periode 2021—2024 dan lanjut lagi di periode kedua 2025—2030.

Pendidikannya linear banget sama birokrasi. Sarjana Ilmu Pemerintahan, lalu lanjut Magister Ilmu Administrasi. Jadi, ya pantes aja kalau cara mikirnya tertata dan sistematis. Gayanya mungkin keliatan soft dan kalem, tapi jangan salah, orang kalem bukan berarti nggak punya gebrakan.

Karier dan Riwayat Jabatan

Kalau ngomongin karier, ini dia si "anak emas" birokrasi Jambi. Perjalanannya panjang, dari bawah:

  • Staf Biro Pemerintahan Pemprov Jambi — titik awal doi belajar ngurusin administrasi.
  • Kepala Bagian Humas Pemkab Batanghari — mulai ketemu sama dunia komunikasi publik.
  • Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari — posisi ini bikin dia ngerti urusan teknis pemerintahan.
  • Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi — nah, ini titik balik penting! Di sini dia belajar soal infrastruktur yang kelak jadi DNA-nya.
  • Penjabat (Pj.) Bupati Merangin — dikirim buat menenangkan daerah dan terbukti berhasil.
  • Bupati Batanghari (2016—2021) — dua periode jadi bupati bikin namanya naik daun karena program "Bebas Murni" dan pembangunan desa yang kenceng. Di sini dia tahu persis problem wong cilik.

Setelah Batanghari, gue naik kelas. Modal kinerja dan jaringan, doi akhirnya maju Pilgub Jambi dan menang. Kariernya bukan instan, jadi wajar kalau dia paham betul seluk-beluk birokrasi sampai ke pelosok.

Kinerja dan Program Unggulan

Oke, ini bagian yang paling lo tunggu. Selama memimpin Jambi (2021—2025 dan berlanjut lagi), branding Al Haris sangat kental di jargon "Jambi Mantap" (Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah, Produktif). Tapi apa cuma slogan?

"Gue nggak mau Jambi cuma jadi kota lewat di tengah Sumatera. Jambi harus jadi tujuan, bukan alternatif." — ini vibe-nya Al Haris kalau ngomongin visinya.

Nah, berikut beberapa "jejak" konkret yang paling berasa dampaknya buat lo sebagai anak muda maupun masyarakat umum:

  • Dumisake (Dana UMi UMK dan Koperasi): Ini senjata rahasia dia. Bantuan langsung buat pelaku UMKM dan koperasi di 11 kabupaten/kota. Di tahun 2025, alokasinya udah nambah gede. Lo yang punya bisnis kecil bisa dapet modal bergulir tanpa riba, ini yang bikin dia disukai emak-emak pelaku usaha.
  • Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan: Julukan "Bupati Infrastruktur" waktu di Batanghari nggak hilang saat doi jadi Gubernur. Jalan poros desa, jembatan penghubung antar kecamatan, hingga pengaspalan jalan mulus di kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh nggak luput. Akses logistik perkebunan sawit dan karet warga jadi lebih gampang.
  • Jambi Smart Province: Di sektor digital, doi gencar banget. Pemasangan internet gratis di ruang publik dan desa, digitalisasi pelayanan publik lewat aplikasi "Si Jambi", hingga program beasiswa untuk anak petani yang mau kuliah di bidang IT. Lo anak Gen Z yang tech-savvy pasti ngerasain manfaatnya.
  • Peningkatan IPM dan Kesehatan: Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jambi di era doi pelan tapi pasti naik (udah nyentuh 73,5 di 2025). Program "Satu Desa Satu Puskesmas" dan subsidi transportasi bagi pasien miskin di pelosok cukup sukses menekan angka stunting yang tadinya agak tinggi.

Satu hal yang bikin gue geleng-geleng, doi tipikal pemimpin yang "turun gunung" rutin. Bukan cuma pas kampanye, tapi seminggu bisa 3-4 kali sidak ke lapangan tanpa protokoler berlebihan. Ini bikin para Kepala OPD di Pemprov nggak bisa tidur nyenyak kalau programnya molor.

Tantangan dan Harapan

Ya, nggak bisa dipungkiri, nggak semua mulus. Masalah banjir di Kota Jambi dan perambahan hutan di kawasan TN Tiga Puluh masih jadi PR besar yang sampai sekarang belum tuntas betul. Ada juga isu soal pengelolaan tambang dan sawit yang kadang bikin anak muda lingkungan hidup naikin alis. Tapi, di periode keduanya yang dimulai 2025 ini, tantangan terbesar doi adalah memastikan Jambi nggak cuma bergantung pada anggaran transfer pusat, tapi mulai mandiri lewat PAD yang kuat.

Buat gue, daya tarik Al Haris itu pada konsistensinya. Dia bukan orator ulung, tapi eksekutornya lumayan on-fire. Dengan pengalaman panjang di birokrasi, dia paham bahwa membangun Jambi nggak bisa c

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User