Hari Bhayangkara ke-80, Polri Pamerkan Prototipe Kendaraan Listrik
Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memamerkan prototipe kendaraan operasional hasil konversi dari bahan bakar minyak (BBM) ke tenaga listrik
Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memamerkan prototipe kendaraan operasional hasil konversi dari bahan bakar minyak (BBM) ke tenaga listrik berbasis baterai. Demonstrasi kendaraan ramah lingkungan ini digelar di Jakarta pada Rabu (1/7/2026) sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari jadi Korps Bhayangkara.
Pameran ini menjadi sorotan publik karena menampilkan kendaraan patroli konvensional yang telah dimodifikasi dengan sistem penggerak listrik murni, mencerminkan langkah progresif Polri dalam mengadopsi teknologi hijau untuk mendukung tugas-tugas kepolisian.
Kami menempatkan diri sebagai fasilitator riset dan pengkajian yang akan menjembatani tumbuhnya ekosistem penguasaan teknologi konversi ini. Inisiatif ini merupakan komitmen Polri untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sambil tetap menjaga lingkungan.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Ruddi Setiawan, menjelaskan bahwa pengembangan prototipe kendaraan listrik ini merupakan manifestasi dukungan institusi terhadap program percepatan strategi prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya transisi energi nasional. Menurutnya, Polri secara aktif membangun ekosistem inovasi teknologi komponen konversi kendaraan BBM ke listrik yang terintegrasi di lingkungan internal Polri.
Laporan dari media kami mengungkapkan bahwa kendaraan yang dipamerkan dilengkapi dengan baterai berkapasitas tinggi yang mampu menempuh jarak operasional yang cukup untuk tugas patroli perkotaan. Proses konversi ini dikerjakan sepenuhnya oleh tim peneliti internal Polri bekerjasama dengan mitra industri strategis, menunjukkan kemandirian teknologi yang signifikan.
Konsep kendaraan listrik Polri ini dirancang khusus dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional di lapangan, termasuk daya tahan baterai untuk pengejaran, sistem komunikasi terintegrasi, dan perlengkapan kepolisian lainnya yang tetap berfungsi optimal dengan suplai listrik. Pengembangan ini juga menargetkan pengurangan emisi karbon dari armada kendaraan Polri yang saat ini masih didominasi oleh kendaraan berbahan bakar fosil.
Melalui langkah ini, Polri berharap dapat menjadi pionir di kalangan institusi pemerintah dalam menerapkan teknologi kendaraan listrik sekaligus menginspirasi instansi lain untuk berkontribusi dalam pencapaian target net zero emission nasional. Rencana selanjutnya, Polri akan melakukan uji coba kendaraan listrik ini di beberapa wilayah operasional prioritas sebagai bagian dari validasi performa dan keandalan jangka panjang.
Dengan demonstrasi ini, masyarakat dapat menyaksikan langsung bahwa Polri tidak hanya fokus pada tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban semata, melainkan juga aktif berpartisipasi dalam agenda strategis nasional di bidang lingkungan dan energi berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema pelayanan modern dan ramah lingkungan.
Comments (0)