Harry Kane Jadi Pahlawan, Inggris Kalahkan Meksiko 3-2
Mexico City – Tim Nasional Inggris sukses mengunci tempat di perempat final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan tuan rumah Meksiko dalam laga yang berlangsung penuh drama di Estadio Azteca, Minggu (5/...
Mexico City – Tim Nasional Inggris sukses mengunci tempat di perempat final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan tuan rumah Meksiko dalam laga yang berlangsung penuh drama di Estadio Azteca, Minggu (5/7) malam. Gol penentu dari sang kapten, Harry Kane, pada menit ke-78 memastikan kemenangan 3-2 atas El Tri yang tampil trengginas di hadapan pendukung sendiri.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, tensi tinggi langsung mewarnai jalannya pertandingan. Inggris sebetulnya mampu tampil dominan di awal babak pertama lewat penguasaan bola yang rapi. Hasilnya, pada menit ke-22, Jude Bellingham membuka keunggulan lewat sepakan first-time dari luar kotak penalti yang meluncur deras tanpa bisa dihentikan kiper Carlos Acevedo. Namun, kegembiraan The Three Lions tak bertahan lama. Hanya berselang 12 menit, Meksiko menyamakan kedudukan lewat aksi Santiago Giménez yang berhasil menanduk bola hasil umpan silang akurat Hirving Lozano, membuat Stadion Azteca bergemuruh.
Jual Beli Serangan di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, intensitas permainan kian meningkat. Pelatih Gareth Southgate memasukkan Bukayo Saka yang langsung menggebrak lini belakang Meksiko. Pada menit ke-60, Saka sukses membawa Inggris unggul lagi setelah menusuk dari sisi kanan dan melepaskan tembakan menyilir ke tiang jauh. Skor berubah jadi 2-1.
Keunggulan tersebut lagi-lagi gagal dipertahankan lama. Meksiko yang tidak ingin malu di kandang sendiri langsung merespons cepat. Hirving Lozano menjadi aktor penyama skor pada menit ke-65 lewat skema serangan balik mematikan, memanfaatkan kelengahan koordinasi lini belakang Inggris. Skor imbang 2-2 pun memaksa kedua tim untuk saling menggempur demi menghindari perpanjangan waktu.
Kane, Sang Penentu di Momen Kritis
Ketika tensi laga berada di puncaknya, Harry Kane tampil sebagai pembeda. Berawal dari umpan terobosan Phil Foden, Kane berhasil lolos dari jebakan offside lalu dengan dingin menaklukkan Acevedo lewat chip ball yang menawan. Gol tersebut menjadi gol kelima Kane di turnamen ini, sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu striker paling klinis di dunia.
Setelah gol ketiga itu, Meksiko menggencarkan tekanan secara habis-habisan. Pelatih Juan Carlos Osorio memasukkan sejumlah pemain ofensif, namun solidnya duet John Stones dan Marc Guéhi di jantung pertahanan sukses meredam setiap ancaman hingga peluit panjang berbunyi. Penampilan apik kiper Jordan Pickford di menit-menit akhir dengan dua penyelamatan krusial juga turut menjadi kunci keberhasilan Inggris mempertahankan keunggulan.
Dengan kemenangan ini, Inggris berhak melaju ke babak delapan besar untuk menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Uruguay. Sementara itu, Meksiko harus mengubur mimpi mereka untuk pertama kalinya menembus perempat final sejak 1986. Data statistik mencatat Inggris unggul dalam penguasaan bola 54% berbanding 46%, namun Meksiko lebih agresif dengan 16 tembakan, 7 di antaranya tepat sasaran.
Selebrasi Harry Kane usai mencetak gol terlihat penuh emosi, menjadi simbol perjuangan dan ketenangan di bawah tekanan luar biasa. Kemenangan dramatis ini sekaligus membayar rasa penasaran publik Inggris yang menanti momen gemilang di Piala Dunia edisi Amerika Utara tersebut.
Baca juga:
Comments (0)