warkini.
Viral

IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen ke Level 6.121

Pasar saham Indonesia kembali ditutup di zona merah. Pada Senin, 29 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus mengakui kekalahan setelah ber

IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen ke Level 6.121

Pasar saham Indonesia kembali ditutup di zona merah. Pada Senin, 29 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus mengakui kekalahan setelah berjuang sepanjang dua sesi perdagangan. Indeks ditutup melemah 0,43 persen ke level 6.121,70, melanjutkan tekanan yang sempat menyelimuti bursa dalam beberapa hari terakhir.

Pergerakan hari ini tergolong volatil. Sejak pasar dibuka pagi hari, pelaku pasar tampak ragu menambah porsi beli. Tekanan jual datang dari berbagai sektor, dan sentimen negatif dari kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut memperberat suasana di lantai bursa.

Sesi I: Pembukaan Diliputi Kewaspadaan

Sesi pertama dibuka dengan nada hati-hati. Investor asing terlihat masih melakukan aksi ambil untung, sementara investor domestik memilih menunggu arah kebijakan yang akan diumumkan BEI. Beberapa saham berkapitalisasi besar menjadi motor pelemahan indeks.

  1. Pembukaan pagi — IHSG langsung tertekan setelah aksi jual beruntun di saham-saham unggulan.
  2. Pertengahan sesi I — tekanan meluas ke sektor perbankan dan energi, dua kelompok saham dengan bobot terbesar di indeks.
  3. Akhir sesi I — indeks sempat memantul tipis, namun gagal bertahan di zona hijau.

Jumlah saham yang melemah juga tidak sedikit. Sebanyak 373 saham ditutup di area merah, mengalahkan jumlah saham yang mampu menguat. Kondisi ini menegaskan bahwa pelemahan hari ini bukan sekadar gerak teknikal, melainkan mencerminkan kekhawatiran yang cukup luas di kalangan pelaku pasar.

Sesi II: Percobaan Bangkit yang Gagal

Menjelang sesi kedua, sempat terlihat upaya dari sekelompok investor untuk mengangkat kembali indeks. Namun beli-support yang datang tidak cukup kuat. Setiap kali IHSG mencoba naik, tekanan jual langsung menyambutnya kembali.

"Volatilitas yang meningkat hari ini menunjukkan pasar masih mencari titik keseimbangan baru. Investor tampak menunggu kejelasan arah kebijakan sebelum mengambil posisi besar."

Keputusan BEI terkait aturan perdagangan terbaru menjadi sorotan utama. Pasar menilai aturan tersebut dapat mengubah pola transaksi dalam jangka pendek, sehingga sebagian pelaku memilih mengurangi eksposur sementara waktu.

Penutupan: Indeks Bertahan di 6.121,70

Di akhir perdagangan, IHSG resmi ditutup pada 6.121,70 atau turun 0,43 persen dibanding penutupan sebelumnya. Volatilitas pasar tercatat meningkat sepanjang hari, dengan rentang pergerakan yang lebih lebar dibanding rata-rata sesi biasanya.

  • Level penutupan: 6.121,70
  • Perubahan: melemah 0,43 persen
  • Saham melemah: 373 saham
  • Faktor tekanan: aksi jual asing dan kebijakan baru BEI

Para analis menilai pergerakan pekan ini akan sangat bergantung pada bagaimana pasar mencerna aturan baru BEI serta sikap investor asing. Jika tekanan jual berlanjut, ruang koreksi masih terbuka. Sebaliknya, data ekonomi domestik yang solid bisa menjadi penyeimbang yang dibutuhkan pasar.

Bagi investor ritel, situasi seperti ini menuntut kehati-hatian ekstra. Menjaga diversifikasi portofolio dan tidak terburu-buru mengambil keputusan tetap menjadi strategi paling aman di tengah bursa yang belum menemukan arah pasti.

Tekanan jual meluas pada perdagangan 29 September 2026. Tercatat 373 saham melemah, sementara volatilitas pasar meningkat. Dua pendorong utama: aksi jual asing dan kebijakan baru BEI. Baca selengkapnya di Warkini.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User