Inggris Taklukkan Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Babak knockout Piala Dunia 2026 menyajikan duel yang tak terlupakan ketika Inggris berhadapan dengan Meksiko di hadapan pendukung tuan rumah yang memadati stadion di Mexico City. Laga yang digelar pad...
Babak knockout Piala Dunia 2026 menyajikan duel yang tak terlupakan ketika Inggris berhadapan dengan Meksiko di hadapan pendukung tuan rumah yang memadati stadion di Mexico City. Laga yang digelar pada Minggu malam waktu setempat itu berakhir dengan kemenangan meyakinkan The Three Lions, namun jalannya pertandingan jauh dari kata mudah. Inggris harus bekerja keras meredam gempuran Meksiko yang tampil habis-habisan di depan publik sendiri, sebelum akhirnya memastikan tiket perempat final lewat skor yang mengakhiri mimpi El Tri.
Tekanan Sejak Peluit Awal
Meksiko langsung tancap gas begitu wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Dukungan puluhan ribu suporter yang menciptakan lautan hijau di tribune menjadi energi tambahan bagi pasukan El Tri. Mereka menekan lini pertahanan Inggris lewat serangan-serangan cepat dari sektor sayap. Sejumlah peluang emas tercipta di 15 menit pertama, membuat barisan belakang Inggris yang digalang John Stones harus bekerja ekstra keras. Namun kiper Inggris tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial yang menggagalkan upaya Meksiko membuka keunggulan lebih dulu.
Inggris perlahan mulai menemukan ritme permainan setelah melewati badai serangan awal. Lini tengah yang dikomandoi Jude Bellingham berhasil meredam agresivitas Meksiko dan mulai membangun serangan dari kedalaman. Pendekatan sabar ini akhirnya membuahkan hasil di penghujung babak pertama. Sebuah skema serangan balik cepat yang diakhiri dengan umpan silang akurat berhasil dikonversi menjadi gol oleh Bukayo Saka, membawa Inggris unggul 1-0 saat turun minum. Gol ini sontak meredam gemuruh stadion yang sebelumnya bergemuruh.
Kane Mengunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Meksiko meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Pelatih Meksiko melakukan sejumlah pergantian pemain ofensif untuk menambah daya gedor. Tekanan bertubi-tubi kembali menghantam pertahanan Inggris, namun koordinasi lini belakang yang solid serta ketenangan dalam mengantisipasi bola-bola udara membuat gawang Inggris tetap aman. Puncaknya terjadi di menit-menit krusial ketika Inggris justru mampu menggandakan keunggulan lewat skema serangan yang hampir identik dengan gol pertama.
Harry Kane kemudian menjadi bintang utama setelah mencetak gol ketiga Inggris yang benar-benar memupus asa Meksiko. Berawal dari pergerakan tanpa bola yang cerdas, striker andalan Inggris itu menerima umpan terobosan sebelum dengan dingin menaklukkan kiper Meksiko dalam situasi satu lawan satu. Gol tersebut memicu selebrasi emosional sang kapten, yang tampak meluapkan seluruh tekanan yang ia hadapi sepanjang turnamen. Ekspresi lega sekaligus penuh determinasi terpancar jelas dari wajahnya, seolah menegaskan bahwa Inggris datang ke turnamen ini dengan misi serius.
Jalan Terjal Menanti di Perempat Final
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Meksiko yang harus mengakhiri perjalanan mereka di depan pendukung sendiri. Sementara itu, Inggris melangkah ke perempat final dengan kepercayaan diri tinggi, meski hasil ini tak lantas membuat mereka terbebas dari kritik. Permainan di babak pertama yang cenderung bertahan dan mengandalkan serangan balik masih menjadi catatan yang harus dievaluasi oleh Gareth Southgate.
Dengan lawatan ke markas Meksiko yang terkenal sulit ditaklukkan, kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan mental skuad Inggris. Harry Kane kini telah mengoleksi kontribusi gol yang signifikan di turnamen ini, menjadikannya salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas. Pertanyaan besarnya sekarang adalah mampukah Inggris mempertahankan momentum ini saat menghadapi lawan yang lebih tangguh di babak selanjutnya? Jalan menuju final masih panjang, tapi satu hal yang pasti: laga melawan Meksiko ini akan dikenang sebagai salah satu pertarungan paling dramatis di Piala Dunia 2026.
Baca juga:
Comments (0)