warkini.
Travel

Islandia Pimpin Indeks Perdamaian Global 2026, Indonesia Peringkat 69

Halo pembaca Warkini.com! Lembaga riset internasional Institute for Economics and Peace (IEP) baru saja merilis laporan tahunan Global Peace Index (GPI) 20

Islandia Pimpin Indeks Perdamaian Global 2026, Indonesia Peringkat 69

Halo pembaca Warkini.com! Lembaga riset internasional Institute for Economics and Peace (IEP) baru saja merilis laporan tahunan Global Peace Index (GPI) 2026. Laporan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai peta kedamaian dunia di tengah ketegangan geopolitik yang masih melanda berbagai belahan bumi. Berdasarkan data terbaru ini, Islandia kembali mengukuhkan dominasinya sebagai negara paling damai di dunia, sementara Rusia berada di posisi terbawah sebagai negara paling tidak damai. Lantas, bagaimana dengan posisi Indonesia? Negara kita tercinta berhasil bertengger di peringkat ke-69 secara global.

Daftar Negara Paling Damai GPI 2026, Indonesia Peringkat 69

Posisi Indonesia di urutan ke-69 menunjukkan bahwa tingkat stabilitas nasional berada pada kategori sedang menuju baik. Meskipun situasi dalam negeri relatif kondusif jika dibandingkan dengan beberapa negara berkembang lainnya, masih terdapat sejumlah indikator keamanan dan sosial yang membutuhkan perhatian serius agar Indonesia bisa melesat ke papan atas kedamaian dunia.

Mengapa Indonesia Berada di Peringkat 69 Dunia?

Penilaian GPI mengukur 23 indikator kualitatif dan kuantitatif yang dikelompokkan ke dalam tiga domain utama: tingkat keselamatan dan keamanan masyarakat, skala konflik domestik maupun internasional yang sedang berlangsung, serta tingkat militarisasi suatu negara.

Untuk kasus Indonesia, faktor pendukung utama yang menjaga posisi di peringkat 69 adalah minimnya keterlibatan langsung dalam konflik antarnegara dan tingkat militarisasi yang terkendali. Namun, terdapat aspek-aspek yang masih menahan skor Indonesia, seperti isu ketertiban umum, potensi gesekan sosial, dan persepsi kriminalitas di wilayah perkotaan besar.

"Posisi Indonesia di papan tengah merupakan cerminan ketahanan nasional yang stabil. Namun, memperkuat transparansi hukum serta menjaga ketahanan sosial dari polarisasi adalah kunci vital jika Indonesia ingin menembus jajaran 50 besar dunia dalam beberapa tahun mendatang," ujar analis kebijakan publik global.

Dominasi Islandia dan Keterpurukan Rusia di Papan Bawah

Islandia menyabet predikat negara paling damai sejak laporan GPI pertama kali diluncurkan. Faktor utama ketangguhan Islandia meliputi ketiadaan pasukan militer berdiri, tingkat kejahatan yang sangat rendah, serta sistem kesejahteraan dan tingkat kepercayaan sosial yang amat tinggi di kalangan warganya.

Sebaliknya, posisi Rusia terjerembap ke peringkat paling dasar di GPI 2026. Keterlibatan berlanjut dalam konflik militer regional, beban pengeluaran pertahanan yang membengkak, sanksi ekonomi global, serta pengetatan kebebasan sipil dalam negeri menjadi penyebab utama menancapnya Rusia di zona paling tidak damai.

Berikut adalah perbandingan data beberapa negara pilihan dalam laporan GPI 2026:

Negara Peringkat GPI 2026 Tingkat Kedamaian Faktor Kunci
Islandia 1 Sangat Tinggi Stabilitas politik sempurna, tanpa militer, kriminalitas minim
Singapura 6 Sangat Tinggi Keamanan domestik ketat, stabilitas ekonomi kawasan
Indonesia 69 Sedang Bebas konflik luar negeri, tantangan keamanan domestik & gesekan sosial
Rusia 163 Sangat Rendah Konflik militer aktif, tingkat militarisasi tinggi, sanksi global

Langkah Strategis Memperbaiki Indeks Kedamaian Indonesia

Untuk meningkatkan posisi pada laporan-laporan mendatang, Indonesia perlu berfokus pada perbaikan terstruktur. Penilaian GPI memberikan indikasi jelas mengenai area perbaikan yang harus diprioritaskan oleh pemerintah dan masyarakat:

  1. Penguatan Ketahanan Sosial: Mencegah timbulnya gesekan antarkelompok dengan mendorong dialog inklusif dan toleransi di tingkat akar rumput.
  2. Peningkatan Kualitas Keamanan Publik: Menurunkan angka kriminalitas jalanan dan meningkatkan efektivitas penegakan hukum di area urban.
  3. Diplomasi Aktif di Kawasan: Mempertahankan politik luar negeri bebas aktif untuk terus menjaga kedamaian di kawasan Asia Tenggara.

Secara keseluruhan, laporan GPI 2026 menjadi pengingat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya rasa aman, keadilan, dan stabilitas yang dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

• Islandia: Peringkat 1 (Paling Damai) • Indonesia: Peringkat 69 • Rusia: Peringkat 163 (Paling Tidak Damai) Simak ulasan mendalam mengenai posisi Indonesia dan indikator penilaiannya hanya di Warkini.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sasha-gunawan

Reporter Fashion & Beauty. Meliput tren mode, kecantikan, dan industri kreatif.

Comments (0)

User