warkini.
Viral

JAKARTA — IHSG Ditutup Anjlok 7,9 Persen Akibat Gelombang Aksi Jual

Lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) dilanda kepanikan hebat pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur ke zona merah

JAKARTA — IHSG Ditutup Anjlok 7,9 Persen Akibat Gelombang Aksi Jual

Lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) dilanda kepanikan hebat pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur ke zona merah pekat setelah anjlok sedalam 7,9 persen di akhir sesi perdagangan. Aksi jual masif oleh investor domestik maupun asing langsung memicu tekanan beruntun sejak bel pembukaan dibunyikan.

Kondisi pasar saham hari ini mencerminkan sentimen negatif yang luar biasa kuat. Papan perdagangan didominasi warna merah menyala, di mana sebanyak 672 saham tercatat berguguran, sementara hanya 30 saham yang berhasil menguat, dan 95 saham lainnya stagnan atau tidak mengalami perubahan harga sama sekali.

Kronologi Perdagangan: IHSG Tertekan Tanpa Ampun

Perjalanan IHSG sepanjang hari ini memperlihatkan tekanan jual yang tidak memberi ruang bagi indeks untuk melakukan rebound. Berikut adalah urutan kejadian selama sesi perdagangan berlangsung:

  1. Sesi I (Pukul 09.00 WIB): IHSG langsung dibuka ambles lebih dari 3 persen hanya beberapa menit setelah transaksi perdana dimulai. Saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) langsung tertekan aksi lepas portofolio.
  2. Sesi Siang (Pukul 11.30 WIB): Memasuki jeda siang, tekanan bukannya mereda melainkan semakin mengganas hingga menyentuh penurunan di atas 5 persen. Investor institusi tampak melakukan penyesuaian portofolio secara agresif.
  3. Sesi II (Pukul 13.30–16.00 WIB): Memasuki penutupan, pelemahan semakin tidak terbendung hingga akhirnya indeks terkunci di level terendahnya hari ini dengan koreksi curam mencapai 7,9 persen.
"Gelombang aksi jual hari ini sangat masif dipicu oleh kombinasi sentimen global dan kekhawatiran likuiditas. Hampir tidak ada sektor yang mampu bertahan dari koreksi tajam ini," ungkap analis pasar modal.

Rincian Saham dan Sektor yang Terpukul Parah

Pelemahan ekstrem ini melanda hampir seluruh sektor di bursa, mulai dari sektor perbankan, teknologi, konsumer, hingga energi. Nilai transaksi harian melonjak drastis akibat kepanikan pelaku pasar yang berebut keluar untuk mengamankan modal (cut loss).

Bagi para pelaku pasar dan investor ritel, kondisi anjloknya pasar secara mendadak seperti ini menuntut strategi yang matang agar tidak terjebak dalam kerugian yang lebih dalam:

  • Hindari Panic Selling: Jangan terburu-buru menjual seluruh aset dalam keadaan panik tanpa analisis fundamental yang jelas.
  • Amankan Porsi Kas: Memegang uang tunai lebih banyak memberi fleksibilitas untuk masuk kembali saat valuasi saham telah terdiskon besar.
  • Cermati Saham Berfundamental Kuat: Saham-saham dengan kinerja keuangan sehat biasanya menjadi yang pertama pulih saat IHSG kembali berbalik arah.

Hingga akhir sesi, para pelaku pasar masih bersikap wait and see mengantisipasi respons kebijakan dari otoritas bursa serta pergerakan pasar regional pada perdagangan esok hari.

Lantai bursa dilanda kepanikan: 📉 672 saham turun 📈 30 saham naik ⚪ 95 saham stagnan Baca analisis selengkapnya di Warkini.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User