Irjen Pol. Akhmad Wiyagus: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Barat

Irjen Pol. Akhmad Wiyagus: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Barat

Jul 12, 2026 - 09:53
Updated: 2 hours ago
0 0
Irjen Pol. Akhmad Wiyagus: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Barat

Lo tau nggak sih, di balik gemerlap Bandung dan rumitnya urusan Kamtibmas se-Jawa Barat, ada satu nama yang sekarang lagi jadi 'bapak' buat 35 ribu personel Polda Jabar. Yap, dia adalah Irjen Pol. Akhmad Wiyagus. Buat lo yang ngikutin dunia per-tribrata-an (eh, kepolisian maksudnya), pasti familiar sama sosok satu ini. Resmi menjabat sebagai Kapolda Jabar sejak awal 2025, beliau langsung bikin heboh karena gayanya yang antimainstream: kalem, low profile, tapi kalo udah ngomong penegakan hukum, duh, bikin deg-degan.

Gue sendiri awalnya mikir, "Ah, paling sama aja kayak pejabat lain." Tapi setelah ngulik track record-nya, ternyata perjalanan karier beliau tuh nggak bisa dipandang sebelah mata. Lahir di Bandarlampung pada 3 Agustus 1970, Pak Wiyagus ini lulusan Akpol '92. FYI, satu angkatan sama Kapolri sekarang, jadinya koneksi dan chemistry kerja di level atas tuh udah nggak usah ditanya lagi. Beliau adalah representasi polisi 'reserse' tulen yang nggak doyan pencitraan berlebihan.

Nyebrang dari Reserse ke Birokrasi, Modal Nekat Apa Gimana?

Nah, ini yang menarik. Buat lo yang kira Kapolda itu cuma duduk manis di belakang meja, lo salah besar. Sebelum 'naik pangkat' jadi jenderal bintang dua, karier Pak Wiyagus ini nyaris full sebagai 'anjing pelacak' di fungsi Reserse. Coba deh cek: pernah jadi Kasat Reskrim di beberapa Polres, lalu Kapolres di wilayah-wilayah kunci. Puncaknya, beliau dipercaya jadi Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2015. Bayangin deh, megang kasus kriminal di Jakarta yang ganas-ganas, dari pembunuhan sadis sampai begal yang bikin tren horor dulu. Beliau ini tipikal pemimpin yang detail dan nggak ragu turun langsung ke TKP.

"Gaya kepemimpinannya itu antitesis dari polisi yang suka gebuk-gebuk meja. Dia kalem, nanya 'terus, apa yang bisa saya bantu?' itu lebih ngeri daripada dimarahin," begitu bisik-bisik anak buahnya dulu.

Perjalanan kariernya makin nasional: sempet jadi Wakapolda Sumatera Selatan, lalu Kapolda Bangka Belitung, sebelum akhirnya 'pulang kampung' ke Mabes sebagai Sahlijemen Kapolri. Dan ya ampun, di 2025, 'Macan' Sumatera ini akhirnya dikasih kandang yang jauh lebih menantang: Jawa Barat. Sebuah provinsi yang katanya 'miniatur Indonesia', tempat rakyatnya kritis abis dan premanismenya nggak ada matinya.

Sikat Preman dan 'Jam Malam' Bandung? Ini Cuannya

Gue paling suka ngebahas kinerja. Soalnya, buat anak muda kayak kita, omongan doang tuh useless. Di bawah komando Pak Wiyagus, Polda Jabar nggak cuma gimmick. Lo inget nggak viralnya keluhan soal geng motor dan preman yang resahin warga Bandung Raya? Nah, Pak Kapolda ini langsung gercep (gerak cepat) bikin Program "Bandung Beresih". Bukan cuma sweeping biasa, tapi pendekatan pre-emptive strike: nangkepin para otak pelaku sambil ngasih pembinaan ke anak buah yang cuma ikut-ikutan.

  • Gencatan Premanisme: Data internal Polda Jabar per Juni 2026 menunjukkan penurunan 22% kasus tawuran dan geng motor dibanding tahun sebelumnya. Kata lo, lumayan kan?
  • Antinarkoba: Beliau ini keras banget urusan narkoba. Bahkan sempet bikin heboh pas ngasih ultimatum ke jajaran: "Polisi yang terlibat, tembak di tempat atau serahkan ke Propam." Zero tolerance!
  • Pengamanan Mudik: Pas Operasi Ketupat Lodaya 2025 kemarin, Polda Jabar sukses mengurai kemacetan di Tol Cipularang dan Jalur Selatan. Apa hubungannya sama Kapolda? Ya jelas, koordinasi mutlak ada di gubernur dan Kapolda. Pekerjaan rumah besar yang banyak dipuji.

Gaya Antimainstream yang Bikin Salut: 'Budaya Sunda Core'-nya Kenceng

Satu hal yang bikin gue respect: meski bukan asli Sunda, Pak Wiyagus bisa nge-blend banget sama kultur Jawa Barat. Beliau sering banget ngingetin soal 'Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh' dalam tiap apel. Jadi, solusi konflik bukan cuma hukum, tapi kearifan lokal. Beberapa Polsek di pelosok Jabar bahkan mulai ngadain 'Ngopi Kamtibmas' ya, jadi warga bebas curhat sambil ngopi. Simple tapi ngena.

Tantangan Ke Depan: Apakah Bisa 'Ngajak' Semua Pihak?

Jelas jalan Pak Wiyagus nggak mulus-mulus amat. Sekarang ini, tantangannya adalah merangkul generasi Z. Dunia udah beda, kejahatan udah pindah ke digital. Gimana caranya polisi yang identik sama urusan fisik bisa 'ngeringanin' beban masyarakat di dunia siber? Belum lagi jelang Pilkada 2027 yang bakal mulai panas, polarisasi politik di 'Jawa Barat yang biru' ini rawan banget dimanfaatin. Beliau harus bisa jadi penyejuk, bukan cuma jadi algojo.

Gue pribadi melihat Pak Akhmad Wiyagus sebagai sosok transisi yang tepat buat Polda Jabar. Dia nggak banyak pencitraan, nggak doyan ngonten TikTok ala-ala gaje, tapi kerjanya bikin pelaku kejahatan nggak bisa tidur nyenyak. So, guys, buat lo yang tinggal di Bandung, Bogor, Cirebon, atau Bekasi, kalo ngeliat beliau lewat, lambaikan tangan

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User