warkini.
Viral

Kemenpar Pacu Devisa Pariwisata Indonesia Mampu Tembus Ratusan Triliun

Sektor pariwisata Indonesia kembali menunjukkan taji sebagai salah satu mesin penggerak ekonomi utama nasional. Berdasarkan laporan terbaru Kementerian Par

Kemenpar Pacu Devisa Pariwisata Indonesia Mampu Tembus Ratusan Triliun

Sektor pariwisata Indonesia kembali menunjukkan taji sebagai salah satu mesin penggerak ekonomi utama nasional. Berdasarkan laporan terbaru Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, capaian penerimaan devisa dari sektor pariwisata mencatatkan tren kenaikan yang amat signifikan. Angka ini menjadi sinyal positif pulihnya industri pelesiran tanah air secara kuat setelah sempat terpukul hebat dalam beberapa tahun terakhir.

Kenaikan devisa ini bukan sekadar keberuntungan sesaat. Pemerintah terus memutar otak untuk menggenjot penerimaan negara dengan mengarahkan fokus pada pariwisata berkualitas (quality tourism). Targetnya sangat jelas: menarik wisatawan mancanegara (wisman) yang tidak hanya datang berlibur, tetapi juga tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak selama berkunjung ke berbagai destinasi eksotis tanah air.

Analisis Strategi: Bergeser dari Kuantitas ke Pariwisata Berkualitas

Selama bertahun-tahun, indikator keberhasilan sektor pariwisata kerap diukur hanya berdasarkan jumlah kedatangan turis asing. Namun, kini pendulum strategi nasional bergeser cukup drastis. Kemenparekraf bersama para pemangku kepentingan industri menyepakati bahwa kualitas belanja wisatawan jauh lebih krusial dibanding sekadar mengejar angka kedatangan.

"Kita tidak lagi hanya mengejar berapa juta turis yang masuk, tetapi seberapa besar kontribusi ekonomi yang mereka tinggalkan untuk masyarakat lokal melalui lama tinggal (length of stay) dan pengeluaran harian," ujar salah satu pengamat ekonomi pariwisata nasional.

Untuk melihat gambaran lonjakan penerimaan devisa ini secara lebih detail, berikut adalah perbandingan data capaian devisa dan target kunjungan wisatawan mancanegara dalam kurun waktu terakhir:

Tahun Capaian Devisa (USD) Target Wisman (Juta) Rata-rata Belanja/Turis
2022 USD 6,7 Miliar 5,5 Juta USD 1.250
2023 USD 14,0 Miliar 11,7 Juta USD 1.379
2024 (Proyeksi) USD 15,0 - 16,2 Miliar 14,3 Juta USD 1.400+

Langkah Strategis Pemerintah Menggenjot Devisa

Guna menjaga momentum pertumbuhan yang sangat positif ini, pemerintah menetapkan beberapa langkah strategis berkesinambungan. Berikut urutan fokus kebijakan yang sedang dieksekusi di lapangan:

  1. Pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP): Pembenahan infrastruktur kelas dunia di Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.
  2. Penyelenggaraan Event Internasional: Menggaet konser musik dunia, kejuaraan olahraga global seperti MotoGP, serta konvensi bisnis internasional (MICE).
  3. Kemudahan Aksesibilitas dan Visa: Peluncuran layanan Electronic Visa on Arrival (e-VoA) serta kebijakan Golden Visa untuk menggaet wisatawan berkantong tebal.
  4. Pemasaran Digital Terintegrasi: Kampanye *Wonderful Indonesia* yang difokuskan pada pasar berpotensi tinggi seperti Australia, Singapura, India, Tiongkok, dan Eropa.

Dengan integrasi berbagai strategi tersebut, penerimaan devisa dari sektor ini diperkirakan dapat melampaui IDR 240 triliun. Dampak positifnya tak hanya dirasakan oleh kas negara, melainkan juga langsung merembes ke pelaku UMKM lokal, industri perhotelan, hingga pemandu wisata di kawasan daerah.

Pemerintah menargetkan devisa pariwisata menembus angka USD 15-16,2 Miliar (sekitar IDR 240 triliun). Strategi bergeser dari sekadar kuantitas turis menjadi "Quality Tourism" dengan meningkatkan lama tinggal dan pengeluaran wisatawan. Simak rincian data dan strateginya di Warkini.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kimberly-sutanto

Reporter Hiburan. Meliput film, musik, dan selebriti Indonesia.

Comments (0)

User