Kecelakaan tunggal yang melibatkan angkutan modifikasi atau kereta kelinci kembali terjadi di Klaten, Jawa Tengah. Sebuah kereta kelinci yang mengangkut puluhan rombongan warga Desa Beji dilaporkan terguling saat melintasi jalur perbukitan di kawasan Gunung Pegat, Kecamatan Bayat. Insiden mendadak tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kendaraan modifikasi terbuka tersebut membawa sedikitnya 46 orang penumpang yang mayoritas merupakan warga sekampung. Rombongan tersebut semula berniat menikmati perjalanan wisata lokal sebelum kendaraan nahas itu kehilangan keseimbangan dan terguling di tepi jalan.
Detik-detik Kereta Kelinci Hilang Kendali di Jalur Curam
Kawasan Gunung Pegat dikenal memiliki kontur jalan yang cukup menantang, dipenuhi tanjakan terjal serta kelokan tajam. Saat melintasi salah satu turunan dan tikungan, pengemudi diduga kesulitan mengendalikan laju kendaraan lantaran beban angkut yang terlampau berat. Suasana ceria seketika berubah menjadi jeritan histeris ketika rangkaian gerbong kereta kelinci oleng lalu terhempas ke aspal.
"Medan di sekitar Gunung Pegat memang memiliki kontur jalan yang menanjak dan berliku. Diduga kendaraan tidak mampu menahan beban berlebih saat bermanuver di jalur turunan, sehingga oleng dan akhirnya terguling," ungkap salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Warga sekitar yang mendengar dentuman keras langsung berhamburan memberikan pertolongan pertama kepada para penumpang yang berhamburan di bahu jalan. Sebagian besar penumpang mengalami luka lecet dan memar, namun beberapa di antaranya harus segera dievakuasi menggunakan ambulans relawan menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Empat Korban Masih Jalani Perawatan Intensif
Dari total puluhan penumpang yang berada di atas kereta kelinci tersebut, tercatat empat orang korban harus menjalani rawat inap intensif di rumah sakit akibat luka benturan yang cukup serius. Sementara penumpang lainnya telah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis darurat atas luka ringan dan rasa trauma yang mereka alami.
- Lokasi Kejadian: Kawasan jalan perbukitan Gunung Pegat, Klaten.
- Jumlah Penumpang: 46 orang rombongan warga Desa Beji.
- Dampak Kecelakaan: 4 korban dirawat di rumah sakit, puluhan luka ringan.
- Faktor Pemicu: Dugaan kelebihan kapasitas di medan perbukitan curam.
Sorotan Terhadap Larangan Kereta Kelinci di Jalan Raya
Insiden ini kembali memantik sorotan tajam terkait aspek keselamatan kendaraan modifikasi di jalan umum. Aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan sejatinya telah berulang kali mengeluarkan larangan keras bagi kereta kelinci atau odong-odong untuk beroperasi di luar kawasan wisata tertutup.
Kendaraan jenis ini tidak dibekali uji kelaikan teknis (KIR), sabuk pengaman standar, maupun struktur pelindung rangka yang memadai saat terjadi benturan. Pihak kepolisian setempat kini mengamankan bangkai kendaraan beserta pengemudinya guna pemeriksaan lebih lanjut dan mengimbau masyarakat agar tidak lagi menyewa kendaraan modifikasi tanpa standar keamanan resmi untuk perjalanan rombongan di jalur rawan.
Comments (0)