Kronologi Perampok Gasak Uang dan Sekap Karyawan Minimarket di Bekasi

Bekasi - Aksi pencurian disertai kekerasan mengguncang sebuah minimarket di Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam (18/6) itu meninggalkan

Jul 08, 2026 - 05:55
0 0
Kronologi Perampok Gasak Uang dan Sekap Karyawan Minimarket di Bekasi

Bekasi - Aksi pencurian disertai kekerasan mengguncang sebuah minimarket di Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam (18/6) itu meninggalkan trauma mendalam bagi dua orang karyawan yang sedang bertugas. Pelaku tunggal berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp12,1 juta setelah sebelumnya menyekap korban di dalam toko.

Informasi yang dihimpun Warkini.com dari kepolisian mengungkap rangkaian kejadian yang berlangsung cepat namun terencana. Dua orang saksi, NA dan TI, tengah menjalani shift malam mereka seperti biasa. Suasana minimarket terpantau sepi. Sekitar pukul 22.00 WIB, seorang pria masuk sendirian. Pria tersebut mengenakan topi dan masker—penampilan yang sejatinya sudah lazim, sehingga tidak langsung menimbulkan kecurigaan. Ia tampak seperti pembeli biasa yang hendak berbelanja.

Namun, gerak-geriknya berubah drastis begitu mendekati meja kasir. Tanpa peringatan, pelaku langsung mendekati NA yang berada di balik mesin kasir. Dengan tangan yang menyimpan sesuatu di balik bajunya, ia menodongkan benda yang sangat mirip dengan senjata api ke arah korban. Ancaman tersebut membuat NA dan TI tidak bisa berkutik. Di bawah tekanan, pelaku memerintahkan karyawan untuk menyerahkan seluruh uang yang ada di laci kasir.

Dalam kondisi ketakutan, NA terpaksa menuruti permintaan pelaku. Semua uang tunai hasil penjualan hari itu, yang belakangan diketahui berjumlah Rp12,1 juta, diserahkan begitu saja. Tidak puas sampai di situ, pelaku kemudian memaksa kedua korban menuju ruang belakang atau area gudang minimarket. Di sana, mereka disekap agar tidak dapat segera melaporkan kejadian atau menghubungi bantuan. Setelah memastikan kedua korban tidak bisa bergerak bebas, pelaku langsung melarikan diri dengan membawa uang hasil kejahatannya.

"Awal kejadiannya, pada saat Saksi NA dan TI sedang bertugas, tiba-tiba pelaku datang sendirian dengan menggunakan topi dan masker," jelas Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).

Lebih lanjut, AKBP Abdul Rahim mengungkapkan bahwa pelaku menghampiri meja kasir dan langsung menodong saksi NA dengan benda yang diduga kuat senjata api. Benda tersebut sengaja disembunyikan di balik bajunya, sehingga korban hanya bisa menduga-duga jenis ancaman yang dihadapinya, namun tekanan psikologisnya sudah cukup untuk melumpuhkan perlawanan.

Polisi kini terus mendalami kasus ini. Sejumlah langkah penyelidikan sudah dilakukan, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Keberadaan pelaku yang hanya seorang diri dan menutupi wajahnya dengan masker serta topi menjadi tantangan tersendiri bagi tim Jatanras. Namun, ciri fisik dan rekaman aksinya diharapkan bisa menjadi petunjuk kuat untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait agar segera melapor.

Sementara itu, kedua korban yang sempat disekap telah berhasil membebaskan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi terdekat. Mereka diketahui tidak mengalami luka fisik serius, namun masih dalam kondisi trauma. Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengelola usaha ritel untuk meningkatkan sistem keamanan, terutama pada jam-jam rawan atau saat minimarket dalam kondisi sepi pengunjung. Warkini.com akan terus memantau perkembangan kasus ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kimberly-sutanto

Reporter Selebriti. Reporter selebriti dan entertainment.

Comments (0)

User