warkini.
Travel

Kutai Timur — Cegah Karhutla, PT SHJ Ajak Warga Tanam Jagung

Upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat terus digalakkan di Kalimantan Timur. Melalui langkah konkret di lapangan, PT

Kutai Timur — Cegah Karhutla, PT SHJ Ajak Warga Tanam Jagung

Upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat terus digalakkan di Kalimantan Timur. Melalui langkah konkret di lapangan, PT Surya Hutani Jaya (SHJ) menggandeng para pemangku kepentingan dan warga lokal untuk menanam jagung bersama di Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur. Inisiatif cerdas ini hadir bukan sekadar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, melainkan juga menjadi strategi ampuh dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pembukaan lahan tanpa bakar.

Kolaborasi Hijau di Lahan Produktif Petani

Kegiatan penanaman jagung kali ini dipusatkan di atas lahan milik salah satu petani setempat bernama Kamili dengan luas sekitar 1,5 hektare. Guna memastikan proses budidaya berjalan maksimal, PT SHJ memberikan bantuan menyeluruh mulai dari benih jagung hibrida unggul, pupuk, hingga sarana pengendalian gulma.

Aksi kolaboratif ini sejatinya merupakan kelanjutan dari program budidaya jagung tahap sebelumnya yang telah berjalan di lahan seluas 4,5 hektare. Menariknya, rantai pasok hasil panen jagung dari para petani ini rencananya akan diserap dan dipasarkan langsung ke Perum Bulog demi menjamin kepastian harga sekaligus menopang ketersediaan cadangan pangan regional.

“Kami ingin membantu masyarakat memperoleh sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,†terang District Manager Muara Bengkal PT SHJ, Budi Kuswanto.

Ubah Paradigma Buka Lahan Tanpa Membakar

Lebih lanjut, Budi Kuswanto menegaskan bahwa edukasi pencegahan karhutla yang paling efektif harus dimulai dari tingkat tapak. Dengan mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif, warga didorong untuk meninggalkan kebiasaan lama membuka lahan dengan cara membakar hutan yang berisiko tinggi memicu bencana kabut asap.

Langkah sinergis ini juga mendapat apresiasi penuh dari aparat penegak hukum setempat. Kapolsek Muara Bengkal, AKP Rahmat Hartoyo, menilai kerja sama lintas sektor antara korporasi, kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan kunci utama terciptanya stabilitas pangan dan keamanan lingkungan.

“Tanam jagung bersama ini menjadi wujud nyata kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional,†ungkap AKP Rahmat Hartoyo dengan penuh optimisme.

Manfaat Kunci Program Budidaya Jagung Berkelanjutan

Program pemanfaatan lahan ramah lingkungan ini memberikan dampak positif berlapis bagi masyarakat di Muara Bengkal, antara lain:

  • Mitigasi Bencana Karhutla: Mengurangi risiko titik api dengan membiasakan pembukaan lahan tanpa pembakaran (*zero burning*).
  • Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Membuka sumber penghasilan baru yang stabil bagi para petani setempat.
  • Jaminan Penyerapan Pasar: Kerja sama distribusi dengan Bulog memberikan kepastian harga jual hasil panen.
  • Penguatan Ketahanan Pangan: Mendukung ketersediaan pasokan jagung berkualitas di tingkat daerah maupun nasional.

Melalui keterlibatan aktif masyarakat dan pendampingan berkelanjutan dari dunia usaha, program ini membuktikan bahwa perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi warga dapat berjalan beriringan tanpa harus saling mengorbankan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rangga-pradana

Content Creator. Mengelola konten viral, podcast, dan video pendek.

Comments (0)

User