warkini.
Travel

LAMPUNG SELATAN — Belasan Siswa Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

Suasana belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif, Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, mendadak gempar pada Rabu pagi. Pro

LAMPUNG SELATAN — Belasan Siswa Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

Suasana belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif, Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, mendadak gempar pada Rabu pagi. Program yang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan nutrisi peserta didik justru berujung pada kepanikan massal. Sebanyak 11 siswa mengeluhkan mulas hebat hingga muntah-muntah tak lama setelah menyantap sajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah mereka.

Peristiwa ini berawal ketika pihak sekolah membagikan paket makanan MBG kepada 80 siswa sekitar pukul 09.30 WIB. Makanan yang dipasok oleh unit penyedia SPPG Dapur 03 Pematang Pasir tersebut berisikan hidangan nasi putih, udang goreng, tahu, serta olahan sayur wortel. Namun, keceriaan para siswa saat menikmati santapan tersebut tidak bertahan lama.

Kronologi Detik-Detik Gejala Mual dan Muntah Siswa

Hanya berselang satu jam setelah mengonsumsi makanan tersebut, tepatnya sekitar pukul 10.30 WIB, beberapa murid mulai menunjukkan gejala tak biasa. Mayoritas siswi perempuan tiba-tiba memegangi perut mereka karena rasa sakit yang membakar, diikuti oleh rasa mual yang kuat hingga akhirnya muntah di area sekolah.

"Awalnya anak-anak lahap menyantap menu yang diberikan. Namun selang sejam kemudian, beberapa murid mengeluh sakit perut yang amat sangat dan mulai muntah-muntah. Kami langsung mengambil tindakan cepat untuk mengevakuasi mereka," ungkap Kepala MI Ma’arif Khoirudin saat mengonfirmasi musibah yang menimpa anak didiknya.

Melihat kondisi murid yang semakin melemah, pihak sekolah bergegas melarikan para korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Berdasarkan data penanganan medis, lima siswa dirawat intensif di Puskesmas Rawat Inap Ketapang, sementara enam siswa lainnya dilarikan ke Klinik dr. Ido untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Data Rincian Insiden MBG di MI Ma’arif Ketapang

Untuk memberikan gambaran jelas mengenai insiden dugaan keracunan makanan ini, berikut adalah rincian data kejadian yang dihimpun di lapangan:

Parameter Informasi Detail Kejadian
Lokasi Sekolah MI Ma’arif, Desa Pematang Pasir, Ketapang, Lampung Selatan
Total Penerima Menu 80 Siswa
Jumlah Korban Terdampak 11 Siswa (Diduga Keracunan)
Komposisi Menu MBG Nasi, Udang, Tahu, dan Sayur Wortel
Pemasok Makanan SPPG Dapur 03 Pematang Pasir
Fasilitas Kesehatan Terkait Puskesmas Rawat Inap Ketapang & Klinik dr. Ido

Uji Laboratorium dan Evaluasi Ketat Standar Keamanan Pangan

Guna memastikan penyebab pasti gangguan pencernaan massal ini, pihak berwenang bersama Dinas Kesehatan setempat bergerak cepat mengambil tindakan investigasi. Sampel sisa makanan dari dapur penyedia—termasuk udang dan olahan sayur—serta sampel muntahan dari para siswa telah diamankan untuk dilakukan uji laboratorium secara komprehensif.

Kejadian ini menyenggol isu krusial terkait pengawasan rantai pasok dan higienitas dalam program makanan skala besar untuk anak sekolah. Ketatnya pengawasan kualitas bahan makanan segar seperti seafood (udang) menjadi poin kritis yang disorot, mengingat bahan makanan laut sangat rentan terkontaminasi bakteri jika penanganan dan penyimpanannya tidak optimal.

Masyarakat dan orang tua murid kini mendesak pihak pengelola program MBG serta dinas terkait untuk memperketat standar operasional prosedur (SOP) memasak. Evaluasi total terhadap SPPG Dapur 03 Pematang Pasir dinilai sangat mendesak agar insiden serupa tidak terulang kembali dan membahayakan keselamatan para generasi muda penerus bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS jovan-pratama

Reporter Kuliner. Food enthusiast. Review restoran, resep, dan tren makanan.

Comments (0)

User