Lampung Selatan — Maxim Remuk Dihajar Kereta di Perlintasan Tanpa Palang
Auto panik satu kampung pas lihat video viral sebuah mobil ringsek parah akibat dihantam kereta api di perlintasan tanpa palang pintu, Kamis sore kemarin.
Auto panik satu kampung pas lihat video viral sebuah mobil ringsek parah akibat dihantam kereta api di perlintasan tanpa palang pintu, Kamis sore kemarin. Kejadian yang bikin netizen “amit-amit” ini berlokasi di Jalan Sebiay, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Yang bikin makin ngeri, mobil nahas itu adalah taksi online Maxim yang sedang narik cuan. Yuk, kita bedah kronologi dan bumbu-bumbu hebohnya, ala Warkini yang anti-baper!
Detik-Detik Tabrakan: Dari ‘Notifikasi Masuk’ Sampai Suara Gluduk
Ini bukan sinetron, tapi dramanya nyata banget. Begini urutan kejadian yang berhasil dirangkum dari saksi dan unggahan warga di grup WhatsApp gosip setempat:- Pukul 16.20 WIB — Pengemudi Maxim, sebut saja Andi (29), baru saja menerima orderan dari aplikasi. Ia melaju dari arah pasar Natar menuju Desa Sebiay, bawa penumpang yang ternyata menurut kabar burung, seorang emak-emak habis belanja bulanan.
- Pukul 16.28 WIB — Mobil tiba di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, tanpa sirine, tanpa lampu peringatan—hanya ada papan bertuliskan “Awas Kereta Api” yang udah miring dan penuh coretan ‘Padamu Negeri’ dari anak punk.
- Pukul 16.30 WIB — Saksi mata, Pak RT yang lagi nongkrong di warung kopi, bilang kereta barang dari arah Tanjung Karang sudah membunyikan klakson panjang. Namun, si pengemudi diduga nggak dengar karena konsentrasi lihat notifikasi orderan baru dan fokus ngegas. “Nggak ada palang, jadi biasa aja gitu lewatnya,” celetuk Pak RT.
- Tubrukan Dahsyat — Kereta datang dari kanan tanpa bisa dihindari. Hantaman persis di bagian depan-bemper mobil, bikin kendaraan terpental sekitar 15 meter ke sisi rel. Bunyinya, kata seorang ibu pedagang cilok, “kayak petasan 17-an, tapi versi horor.”
- Lokasi Pasca-Tabrakan — Mobil langsung jadi besi penyok. Bagian depan ambyar, kaca pecah, dan bemper terlepas. Beruntung, api tidak muncul.
Comments (0)